Perjanjian sewa untuk beli adalah hibrida antara menyewa dan membeli. Dalam model ini:
Jika Anda memutuskan untuk tidak membeli, Anda mungkin kehilangan biaya opsi dan kredit sewa yang dibayarkan.
Contoh:
Di Australia, skema sewa untuk beli sering dipasarkan kepada pembeli rumah pertama yang kesulitan dengan uang muka. Meskipun mereka bisa menjadi menarik, Komisi Sekuritas dan Investasi Australia (ASIC) sebelumnya telah memperingatkan bahwa beberapa perjanjian mungkin tidak sesuai dengan kepentingan terbaik pembeli.
Itulah mengapa sangat penting untuk:
Perjanjian sewa untuk beli dapat menjadi batu loncatan ke pasar properti, terutama bagi orang Australia yang kesulitan menabung untuk uang muka. Namun, ini tidak tanpa risiko. Meskipun menawarkan fleksibilitas dan kesempatan untuk mengunci harga properti saat ini, pembeli harus memastikan mereka berada dalam posisi keuangan yang cukup kuat untuk menyelesaikan pembelian saat waktu itu tiba.
1. Apa itu perjanjian sewa untuk beli?
Ini adalah pengaturan perumahan di mana penyewa menyewa properti dengan opsi untuk membelinya nanti dengan harga yang disepakati.
2. Apakah saya masih perlu hipotek dengan sewa untuk membeli?
Ya, pada akhir periode sewa Anda harus memenuhi syarat untuk mendapatkan pinjaman rumah standar untuk membeli properti.
3. Apa yang terjadi jika saya tidak membeli properti tersebut?
Anda mungkin kehilangan biaya opsi Anda dan kredit sewa yang diterapkan untuk pembelian.
4. Apakah sewa untuk beli umum di Australia?
Ini ada tetapi lebih jarang dibandingkan dengan penyewaan atau pembelian tradisional. Ini sering dipasarkan kepada pembeli rumah pertama.
5. Apakah sewa untuk membeli itu aman?
Ini bisa aman jika kontrak jelas dan nasihat hukum diambil, tetapi ada risiko kehilangan uang jika Anda tidak menyelesaikan pembelian.