Pada usia 53 tahun, Elon Musk terus mendefinisikan ulang masa depan teknologi global

Berapa usia Elon Musk pada tahun 2025? Dengan usia 53 tahun, pengusaha kelahiran Afrika Selatan ini yang telah berkiprah lebih dari lima dekade tetap menjadi arsitek transformasi yang memengaruhi miliaran orang. Tetapi perjalanan hidupnya jauh melampaui sekadar biografi — ini adalah kisah bagaimana satu individu mampu menguasai lima sektor yang benar-benar berbeda: mobilitas, energi, eksplorasi luar angkasa, kecerdasan buatan, dan infrastruktur internet.

Dari Silicon Valley ke kerajaan multibillion-dollar

Ketika Musk tiba di AS pada tahun 90-an, Silicon Valley sedang bergelora dengan peluang. Perusahaan pertamanya, Zip2, menyelesaikan masalah tertentu: menawarkan peta digital untuk surat kabar di era sebelum Google. Pada tahun 1999, penjualannya ke Compaq menghasilkan US$ 307 juta, mengukuhkannya sebagai miliarder pada usia 28 tahun.

Langkah berikutnya bahkan lebih berani. Ia mendirikan X.com, sebuah fintech yang berkembang menjadi PayPal dan merevolusi transaksi online. Ketika eBay membelinya seharga US$ 1,5 miliar pada tahun 2002, Musk keluar dengan US$ 180 juta — modal awal yang akan menciptakan usaha-usaha paling disruptifnya.

Tesla: lebih dari sekadar mobil, sebuah industri yang dibayangkan ulang

Tesla bukan hanya produsen kendaraan listrik. Di bawah komando Musk, perusahaan ini berubah menjadi referensi global untuk baterai, panel surya, penyimpanan energi, dan teknologi otomotif. Autopilot — solusi mengemudi asistennya — menjaga perusahaan tetap di garis depan mobilitas otonom.

Dampaknya? Memaksa raksasa tradisional seperti Volkswagen, BYD, GM, dan Stellantis untuk mempercepat investasi dalam elektrifikasi. Di Brasil, pengaruhnya meluas ke pemasok litium dan produsen komponen. Tesla saat ini mengelola kapitalisasi pasar bernilai miliaran dolar dengan pengumuman yang diposting Musk di X.

SpaceX: memprivatisasi yang mustahil

Didirikan pada tahun 2002, SpaceX menghadapi industri antariksa yang secara historis didominasi oleh pemerintah. Mengembangkan roket yang dapat digunakan kembali yang mengurangi biaya hingga 90% dan menandatangani kontrak miliaran dolar dengan NASA dan Angkatan Udara.

Starlink — divisi internet satelitnya — sudah beroperasi di lebih dari 70 negara, termasuk Brasil, menawarkan konektivitas ke daerah terpencil. Dengan penilaian lebih dari US$ 200 miliar, SpaceX adalah startup swasta paling berharga di Amerika Utara dan platform penting untuk pertahanan dan geopolitik global.

xAI, Neuralink, dan The Boring Company: triad inovatif

Sementara raksasa teknologi seperti Google dan OpenAI mendominasi AI, Musk meluncurkan xAI pada tahun 2023 dengan misi berbeda: “memahami realitas”. Chatbot Grok mendapatkan perhatian besar pada 2024–2025.

Neuralink berusaha menciptakan antarmuka otak-komputer untuk pasien dengan gangguan motorik, membuka batasan etika dan ilmiah tanpa preseden.

The Boring Company, yang tampaknya eksentrik, menyelesaikan kemacetan kota melalui terowongan pintar — proyek yang sudah berjalan di AS.

Kekayaan dalam pergerakan: US$ 350 miliar dan terus bertambah

Dengan usia 53 tahun, Elon Musk mengumpulkan kekayaan lebih dari US$ 350 miliar, tersebar di Tesla, SpaceX, Neuralink, xAI, dan kepemilikan kecil lainnya. Kekayaannya berfluktuasi miliaran sesuai dengan perubahan saham Tesla — kadang dalam hitungan jam.

Pengaruh di pasar: lima bidang dampak

Mobilitas dan energi: Setiap langkah Tesla bergaung di saham produsen baterai dan litigasi.

Kecerdasan buatan: Kompetisi langsung dengan Microsoft, Meta, Google, dan OpenAI.

Pertahanan geopolitik: Starlink menjadi infrastruktur kritis dalam konflik militer.

Cryptocurrency: Tweet-nya tentang Bitcoin dan Dogecoin sudah menyebabkan fluktuasi hingga 30%.

Industri luar angkasa: SpaceX mendorong perlombaan swasta yang tak terelakkan.

Kontroversi dan kehadiran tanpa filter

Pada usia 53 tahun, Elon Musk membangun citra pengusaha “tanpa tabu”. Di X (Twitter lama), ia mengkritik kebijakan pemerintah, mengomentari cryptocurrency yang menggerakkan pasar, dan terlibat dalam sengketa publik dengan pesaing. Posisi politiknya — mulai dari mendukung Javier Milei hingga dekat dengan Donald Trump — memperkuat narasi yang mempolarisasi.

Mengapa investor harus mengikuti Elon Musk

Memahami Elon Musk pada usia 53 tahun adalah memahami transformasi teknologi dan ekonomi dalam 10 tahun ke depan. Perusahaannya tidak hanya bersaing — mereka mendefinisikan ulang seluruh sektor. Bagi investor, jurnalis, dan ekonom, mengikuti jejaknya bukanlah pilihan, melainkan kebutuhan strategis.

BTC-0,53%
DOGE-1,82%
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
0/400
Tidak ada komentar
  • Sematkan

Perdagangkan Kripto Di Mana Saja Kapan Saja
qrCode
Pindai untuk mengunduh aplikasi Gate
Komunitas
Bahasa Indonesia
  • 简体中文
  • English
  • Tiếng Việt
  • 繁體中文
  • Español
  • Русский
  • Français (Afrique)
  • Português (Portugal)
  • Bahasa Indonesia
  • 日本語
  • بالعربية
  • Українська
  • Português (Brasil)