Berinvestasi di ETF: Panduan Lengkap untuk Pemula di 2023

Los dana yang diperdagangkan di bursa (ETFs) telah menjadi pilihan yang semakin populer di kalangan investor yang ingin mendapatkan keuntungan tanpa menghabiskan waktu untuk analisis pasar harian. Berbeda dengan trading aktif dengan leverage, ETF menawarkan strategi yang lebih tenang dan berkelanjutan dalam jangka panjang, dengan hasil yang biasanya melebihi apa yang ditawarkan rekening tabungan bank tradisional.

Memahami Dasar-Dasar: Apa itu ETF?

Sebuah ETF adalah dana investasi yang menggabungkan berbagai aset dalam satu posisi, memungkinkan investor melakukan diversifikasi tanpa perlu membeli setiap aset secara individual. Alih-alih menginvestasikan modalmu ke satu perusahaan atau sektor, ETF mendistribusikan uangmu di antara puluhan perusahaan yang dipilih oleh manajer yang ahli.

Dana ini dapat berinvestasi dalam saham, mata uang, komoditas, atau bahkan cryptocurrency. Keindahan dari model ini adalah tidak memerlukan pengawasan konstan: para ahli secara otomatis melakukan rebalancing dan mengganti aset yang berkinerja rendah, memastikan kamu selalu terpapar peluang terbaik dalam sektor yang dipilih.

Cara Kerja Praktis: Contoh Ilustratif

Bayangkan kamu menginvestasikan 100 dolar dalam ETF yang khusus di bidang teknologi keuangan. Modal tersebut didistribusikan secara strategis di antara 30 perusahaan terkemuka di sektor ini. Dengan satu transaksi, kamu mendapatkan eksposur yang terdiversifikasi daripada menaruh semua uang di satu perusahaan.

Jika salah satu dari 30 perusahaan tersebut mulai tertinggal, manajer dana secara otomatis menggantinya dengan perusahaan yang lebih menjanjikan. Mekanisme ini memastikan investasi kamu tetap di perusahaan dengan kinerja terbaik, memaksimalkan potensi keuntungan tanpa harus melakukan apa pun.

Menilai Risiko: Apakah ETF Aman?

Profil risiko ETF secara signifikan lebih rendah dibandingkan trading margin, futures, atau kontrak diferensial (CFDs). Meskipun memungkinkan untuk melakukan trading ETF dengan leverage, sebagian besar investor memilihnya karena menawarkan jalan yang lebih aman menuju keuntungan yang konsisten.

ETF beroperasi berdasarkan model pengelolaan pasif, yang secara drastis mengurangi eksposur terhadap keputusan emosional atau kesalahan timing. Ini menjadikannya alat yang ideal bagi mereka yang ingin berinvestasi dengan pendekatan yang kurang agresif.

Keuntungan dan Kerugian: Menimbang Keputusanmu

Keuntungan utama:

  • Pengelolaan pasif dan profesional
  • Hasil yang lebih tinggi dari rekening bank
  • Diversifikasi otomatis
  • Akses ke berbagai sektor dengan satu investasi
  • Cocok sebagai titik masuk ke trading

Kerugian yang perlu dipertimbangkan:

  • Tidak menghasilkan keuntungan sebesar swing trading
  • Membutuhkan kesabaran: dirancang untuk jangka panjang
  • Beberapa dana memiliki biaya lebih tinggi dibandingkan yang lain

Klasifikasi ETF: Menemukan Pilihan Idealmu

ETF dibagi berdasarkan dua kriteria utama:

Berdasarkan pasar: saham, mata uang, komoditas, dan cryptocurrency. Setiap pasar memiliki volatilitas dan potensi keuntungan yang berbeda.

Berdasarkan jenis aset: dalam pasar saham, kita temukan ETF berdasarkan sektor (perbankan, energi, teknologi), berdasarkan geografi (bursa saham New York, Tokyo, Shanghai), atau berdasarkan indeks (S&P 500, Nikkei 225).

Kriteria Utama untuk Memilih ETF yang Tepat

Tidak ada ETF yang bersifat universal: pilihan tergantung pada tujuanmu, toleransi risiko, dan intuisi investasi.

Langkah 1: Tentukan pasar targetmu

  • ETF mata uang: keuntungan lebih kecil tetapi lebih stabil
  • ETF cryptocurrency: potensi keuntungan lebih besar dengan risiko tinggi
  • ETF saham dan komoditas: tingkat risiko-hasil yang sedang

Langkah 2: Analisis aset spesifik

ETF sektoral merespons siklus makroekonomi. Selama pandemi, ETF sektor penerbangan kolaps sementara ETF teknologi melonjak. ETF teknologi secara historis menunjukkan kenaikan besar berkat pertumbuhan eksponensial sektor ini, meskipun rentan terhadap gangguan rantai pasokan seperti mikrochip.

ETF geografis terpapar risiko politik: selama invasi Rusia ke Ukraina, ETF yang terkait dengan bursa Rusia kolaps karena sanksi yang akan datang. Tidak ada indikator teknikal yang bisa memprediksi perang atau perubahan rezim, mereka hanya mencerminkan kejadian ini setelah terjadi.

Langkah 3: Periksa grafik teknikal

Meskipun harga tidak memprediksi masa depan, analisis teknikal tetap menjadi alat yang berharga untuk menilai potensi keuntungan. Oscillator dan moving average membantu menentukan waktu yang tepat untuk masuk atau keluar dari posisi, selalu dengan mempertimbangkan konteks global.

ETF Unggulan untuk Dipertimbangkan di 2023

ARK Autonomous Tech & Robotics ETF (ARKQ) Fokus pada perusahaan otomatisasi, robotika, dan AI. Ledakan teknologi ini telah mendorong dana ini secara signifikan naik, dengan kepemilikan di perusahaan seperti Nvidia yang memimpin revolusi kecerdasan buatan.

Invesco Solar ETF (TAN) Berinvestasi dalam energi terbarukan, pembuatan panel surya, dan teknologi terkait. Cocok untuk investor yang peduli lingkungan dan mencari eksposur ke sektor energi hijau.

Vanguard Information Technology ETF (VGT) Klasik yang berfokus pada raksasa teknologi: Microsoft, Google, dan Amazon di antaranya. Karena 8 dari 10 perusahaan terbesar dunia adalah perusahaan teknologi, ETF ini menawarkan eksposur ke pemimpin pasar.

Global X Fintech ETF Alternatif dengan eksposur lebih kecil ke cryptocurrency tetapi lebih fokus pada pembayaran digital tradisional (PayPal, Square) dan prosesor pembayaran klasik (Visa, Mastercard).

Amplify Lithium & Battery Technology ETF Berinvestasi dalam ekstraksi litium dan produksi baterai. Mengikuti perkembangan pasar kendaraan listrik dengan kepemilikan di Tesla, Panasonic, dan Albemarle.

Strategi Investasi: Diversifikasi adalah Kunci

Prinsip utama haruslah mendiversifikasi portofolio kamu di antara berbagai ETF daripada mengonsentrasikan semuanya pada satu. Menggabungkan eksposur di berbagai sektor, geografi, dan jenis aset meminimalkan risiko dan memaksimalkan peluang.

Jika kamu memiliki modal cukup, menggabungkan ETF dengan saham individual, komoditas, dan instrumen lain menciptakan struktur yang lebih tangguh. Kuncinya adalah tetap waspada terhadap konteks ekonomi global: fluktuasi pasar yang menimbulkan ketakutan juga menciptakan peluang.

Ingat pelajaran dari pandemi: sementara beberapa sektor kolaps, yang lain mengalami lonjakan besar. Setiap krisis pasar menghadirkan peluang bagi mereka yang siap dan terdiversifikasi.

Memulai Perjalanan Investasimu

Untuk memulai, kamu perlu memilih platform investasi yang terpercaya yang menawarkan akses ke ETF dengan spread kompetitif dan biaya rendah. Prosesnya biasanya melibatkan verifikasi identitas, deposit dana, dan pemilihan posisi.

Luangkan waktu untuk meneliti setiap ETF sebelum berinvestasi. Gabungkan analisis teknikal dengan riset fundamental tentang perusahaan dan sektor terkait. Jangan terburu-buru: investasi yang dipikirkan matang selama seminggu akan lebih baik daripada tergesa-gesa dalam hitungan menit.

Kesabaran dan diversifikasi adalah sekutu terbaikmu saat berinvestasi di ETF. Mulailah dengan posisi kecil, pelajari pasar, dan tingkatkan eksposur secara bertahap seiring bertambahnya pengalaman dan kepercayaan.

SXP2,55%
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
0/400
Tidak ada komentar
  • Sematkan

Perdagangkan Kripto Di Mana Saja Kapan Saja
qrCode
Pindai untuk mengunduh aplikasi Gate
Komunitas
Bahasa Indonesia
  • 简体中文
  • English
  • Tiếng Việt
  • 繁體中文
  • Español
  • Русский
  • Français (Afrique)
  • Português (Portugal)
  • Bahasa Indonesia
  • 日本語
  • بالعربية
  • Українська
  • Português (Brasil)