Saham yang Membayar Dividen Pendapatan Tetap adalah apa dan apa peranannya dalam portofolio Anda
Investor banyak tertarik pada strategi investasi yang memberikan pengembalian berupa pendapatan secara konsisten. Di sinilah dividen atau bagian dari laba perusahaan yang dibagikan memiliki peran penting. Terutama dalam pasar yang fluktuatif, memegang saham dividen ini bisa diibaratkan seperti menabung uang dengan bunga, tetapi dengan keuntungan tambahan bahwa nilai pokoknya bisa meningkat seiring waktu.
Selain pengembalian dalam bentuk uang tunai, Anda juga menjadi pemegang saham di perusahaan, yang berarti Anda memiliki bagian dalam pengambilan keputusan manajemen, dan berhak menerima berita penting dari perusahaan secara langsung.
Mari memahami struktur dividen lebih dalam
Dividen berasal dari mana
Dividen tidak berasal dari kas yang tersisa di perusahaan, melainkan dari laba yang diperoleh perusahaan dalam periode tertentu. Setiap tahun, perusahaan membagi laba menjadi dua bagian: satu bagian untuk diinvestasikan kembali guna memperluas bisnis, dan sisanya dikembalikan kepada pemegang saham sebagai imbalan.
Yang penting, laba yang dibagikan bisa berasal dari laba tahun berjalan atau dari laba ditahan yang telah dikumpulkan dari tahun-tahun sebelumnya.
Jika perusahaan tidak menghasilkan laba atau bahkan mengalami kerugian, maka tidak akan ada dividen yang dibagikan.
Contoh perhitungan dividen yang konkret
Misalnya, perusahaan ABC mengumumkan membagikan dividen sebesar 1,75 Baht per saham, dengan tanggal ex-dividend (XD) pada 1 Juli. Jika Anda memegang 10.000 saham ABC dan tetap memegangnya sampai tanggal 1 Juli, Anda akan menerima total dividen sebesar 17.500 Baht (sebelum dipotong pajak)
Penting: Tidak peduli berapa lama Anda memegang saham, atau baru membelinya pada 30 Juni, Anda tetap berhak menerima jumlah dividen yang sama jika Anda memegang saham sampai hari XD. Perbedaannya hanyalah biaya masuknya.
Berapa banyak jenis pembayaran dividen
Banyak investor berpikir bahwa dividen hanya dibayarkan dalam bentuk uang tunai, tetapi sebenarnya ada berbagai cara perusahaan dapat membayar imbal hasil.
Klasifikasi berdasarkan bentuk pembayaran
Dibayar dalam uang tunai: Ini adalah metode yang paling umum dan paling populer. Pengembalian masuk ke rekening Anda sebagai aliran kas nyata, dan biasanya sudah dipotong pajak 10% di awal.
Dibayar dalam saham biasa tambahan: Beberapa perusahaan memilih memberikan imbal hasil dalam bentuk saham baru sebagai pengganti pembayaran uang. Metode ini membantu perusahaan menjaga kas, tetapi memiliki kekurangan yaitu jumlah saham di pasar akan bertambah, sehingga harga per saham cenderung turun (Dilusi)
Klasifikasi berdasarkan periode waktu
Dividen tahunan: Dibayarkan sekali setelah penutupan laporan keuangan tahunan. Biasanya diumumkan pada bulan Maret dan disetujui dalam rapat pemegang saham sebelum pembayaran.
Dividen interim: Beberapa perusahaan membayar tambahan di luar dividen tahunan, biasanya pada paruh kedua tahun fiskal, misalnya Agustus-September, dan harus mendapatkan persetujuan dari dewan komisaris terlebih dahulu.
Indikator penting saat memilih saham dividen
Kebijakan pembayaran dividen setiap perusahaan (Dividend Policy)
Setiap perusahaan memiliki kerangka kebijakan sendiri, misalnya:
PT. Intouch Holdings (INTUCH) memiliki kebijakan membayar dividen 100% dari pendapatan dari anak perusahaan.
PT. PTT (PTT) membayar tidak kurang dari 25% dari laba bersih setelah akumulasi.
Memahami kebijakan ini membantu Anda memperkirakan dividen di masa depan. Namun, tingkat pembayaran sebenarnya harus disetujui dalam rapat pemegang saham.
Rasio Pembayaran Dividen (Dividend Payout Ratio)
Indikator ini menunjukkan berapa persen laba perusahaan yang dibayarkan sebagai dividen, dihitung dari:
Rasio Pembayaran Dividen (%) = (Dividen per saham ÷ Laba bersih per saham) × 100
Contoh: Jika INTUCH membayar dividen 4,72 Baht dan laba bersih per saham hanya 3,28 Baht, rasio pembayaran akan lebih dari 100%. Ini berarti perusahaan menggunakan laba ditahan untuk membayar dividen Anda.
Imbal hasil dividen (Dividend Yield)
Ini adalah hal yang paling diminati oleh kebanyakan investor—berapa persen pengembalian dari uang yang Anda investasikan.
Rasio pengembalian (%) = (Dividen per saham ÷ Harga saham saat ini) × 100
Contoh: Jika INTUCH membayar dividen 4,72 Baht dan harga penutupan 72,75 Baht, pengembalian sekitar 6,5%. Tetapi jika Anda bisa membeli di harga 50 Baht, pengembalian Anda akan meningkat menjadi 9,44%.
Strategi cerdas memilih saham dividen
1. Fokus pada kualitas dasar perusahaan
Dividen berasal dari laba, jadi memilih perusahaan yang memiliki fundamental kuat dan mampu menghasilkan pendapatan jangka panjang sangat penting. Perusahaan seperti ini memiliki peluang besar untuk terus membayar dividen secara berkelanjutan tanpa merusak nilai atau keberlangsungan usaha.
2. Hindari keinginan berlebihan terhadap rasio dividen
Fakta bahwa tidak ada yang namanya “dividen tinggi yang terus-menerus” benar adanya. Jika Anda melihat saham yang membayar dividen jauh di atas rata-rata, periksalah:
Apakah ini pembayaran sekali saja atau secara konsisten?
Apakah perusahaan menggunakan laba tahun ini atau laba ditahan yang sudah dikumpulkan dari tahun-tahun sebelumnya?
Hasilnya, Anda mungkin mendapatkan dividen tinggi hanya beberapa kali dan harus menunggu nilai saham kembali normal.
3. Konsistensi adalah kunci
Pembayaran dividen besar sekali tidak menunjukkan perusahaan yang kuat. Lihatlah data beberapa tahun terakhir, apakah perusahaan membayar dividen secara konsisten? Perusahaan yang mampu membayar secara sistematis selama bertahun-tahun menunjukkan kondisi keuangan yang stabil.
4. Ingat bahwa pengembalian tergantung biaya masuk
Dua investor bisa memegang saham yang sama, tetapi hasilnya berbeda tergantung harga beli mereka.
Contoh: A membeli di 5 Baht, B membeli di 6 Baht. Jika keduanya menerima dividen 1 Baht per saham, A akan mendapatkan pengembalian 20%, sedangkan B hanya 16,6%.
Memilih waktu pembelian di harga yang tepat sama pentingnya dengan memilih saham yang tepat.
Langkah-langkah investasi saham dividen
Langkah 1: Buka rekening dengan broker
Bagi yang ingin masuk ke dunia saham, harus membuka rekening terlebih dahulu. Siapkan dokumen berikut:
Fotokopi KTP
Fotokopi halaman pertama buku tabungan
Formulir permohonan pembukaan rekening dari broker
Beberapa broker mungkin meminta dokumen bukti rekening giro untuk menilai kapasitas transaksi.
Kunci sukses: Daftarlah layanan E-Dividend bersamaan agar dividen otomatis masuk ke rekening Anda. Biasanya proses persetujuan memakan waktu 1-5 hari kerja.
Langkah 2: Transfer dana investasi
Setelah rekening disetujui, lakukan transfer dana ke rekening saham sebagai jaminan dan modal untuk transaksi.
Langkah 3: Cari dan pilih saham dividen
Sebelum membeli, lakukan riset yang cukup tentang saham yang diminati. Anda bisa:
Memantau harga di Watch List
Menggunakan grafik harga untuk analisis timing masuk
Menggunakan analisis fundamental (Fundamental Analysis) untuk menentukan harga yang menarik
Ketika menemukan waktu yang tepat, silakan berinvestasi.
Langkah 4: Pantau kinerja perusahaan
Dengarkan pengumuman laba dan berita dari perusahaan, karena ini akan membantu Anda memperkirakan pembayaran dividen secara kasar. Tunggu sampai rapat pemegang saham menyetujui pembayaran sebenarnya.
Yang penting, pegang saham sampai hari XD agar berhak menerima dividen.
Langkah 5: Tunggu pembayaran dividen
Dividen akan masuk ke rekening Anda dalam waktu 1 bulan setelah keputusan pembayaran, dan sudah dipotong pajak 10%.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Investasi Saham untuk Pendapatan Pasif: Panduan Praktis untuk Pemula
Saham yang Membayar Dividen Pendapatan Tetap adalah apa dan apa peranannya dalam portofolio Anda
Investor banyak tertarik pada strategi investasi yang memberikan pengembalian berupa pendapatan secara konsisten. Di sinilah dividen atau bagian dari laba perusahaan yang dibagikan memiliki peran penting. Terutama dalam pasar yang fluktuatif, memegang saham dividen ini bisa diibaratkan seperti menabung uang dengan bunga, tetapi dengan keuntungan tambahan bahwa nilai pokoknya bisa meningkat seiring waktu.
Selain pengembalian dalam bentuk uang tunai, Anda juga menjadi pemegang saham di perusahaan, yang berarti Anda memiliki bagian dalam pengambilan keputusan manajemen, dan berhak menerima berita penting dari perusahaan secara langsung.
Mari memahami struktur dividen lebih dalam
Dividen berasal dari mana
Dividen tidak berasal dari kas yang tersisa di perusahaan, melainkan dari laba yang diperoleh perusahaan dalam periode tertentu. Setiap tahun, perusahaan membagi laba menjadi dua bagian: satu bagian untuk diinvestasikan kembali guna memperluas bisnis, dan sisanya dikembalikan kepada pemegang saham sebagai imbalan.
Yang penting, laba yang dibagikan bisa berasal dari laba tahun berjalan atau dari laba ditahan yang telah dikumpulkan dari tahun-tahun sebelumnya.
Jika perusahaan tidak menghasilkan laba atau bahkan mengalami kerugian, maka tidak akan ada dividen yang dibagikan.
Contoh perhitungan dividen yang konkret
Misalnya, perusahaan ABC mengumumkan membagikan dividen sebesar 1,75 Baht per saham, dengan tanggal ex-dividend (XD) pada 1 Juli. Jika Anda memegang 10.000 saham ABC dan tetap memegangnya sampai tanggal 1 Juli, Anda akan menerima total dividen sebesar 17.500 Baht (sebelum dipotong pajak)
Penting: Tidak peduli berapa lama Anda memegang saham, atau baru membelinya pada 30 Juni, Anda tetap berhak menerima jumlah dividen yang sama jika Anda memegang saham sampai hari XD. Perbedaannya hanyalah biaya masuknya.
Berapa banyak jenis pembayaran dividen
Banyak investor berpikir bahwa dividen hanya dibayarkan dalam bentuk uang tunai, tetapi sebenarnya ada berbagai cara perusahaan dapat membayar imbal hasil.
Klasifikasi berdasarkan bentuk pembayaran
Dibayar dalam uang tunai: Ini adalah metode yang paling umum dan paling populer. Pengembalian masuk ke rekening Anda sebagai aliran kas nyata, dan biasanya sudah dipotong pajak 10% di awal.
Dibayar dalam saham biasa tambahan: Beberapa perusahaan memilih memberikan imbal hasil dalam bentuk saham baru sebagai pengganti pembayaran uang. Metode ini membantu perusahaan menjaga kas, tetapi memiliki kekurangan yaitu jumlah saham di pasar akan bertambah, sehingga harga per saham cenderung turun (Dilusi)
Klasifikasi berdasarkan periode waktu
Dividen tahunan: Dibayarkan sekali setelah penutupan laporan keuangan tahunan. Biasanya diumumkan pada bulan Maret dan disetujui dalam rapat pemegang saham sebelum pembayaran.
Dividen interim: Beberapa perusahaan membayar tambahan di luar dividen tahunan, biasanya pada paruh kedua tahun fiskal, misalnya Agustus-September, dan harus mendapatkan persetujuan dari dewan komisaris terlebih dahulu.
Indikator penting saat memilih saham dividen
Kebijakan pembayaran dividen setiap perusahaan (Dividend Policy)
Setiap perusahaan memiliki kerangka kebijakan sendiri, misalnya:
Memahami kebijakan ini membantu Anda memperkirakan dividen di masa depan. Namun, tingkat pembayaran sebenarnya harus disetujui dalam rapat pemegang saham.
Rasio Pembayaran Dividen (Dividend Payout Ratio)
Indikator ini menunjukkan berapa persen laba perusahaan yang dibayarkan sebagai dividen, dihitung dari:
Rasio Pembayaran Dividen (%) = (Dividen per saham ÷ Laba bersih per saham) × 100
Contoh: Jika INTUCH membayar dividen 4,72 Baht dan laba bersih per saham hanya 3,28 Baht, rasio pembayaran akan lebih dari 100%. Ini berarti perusahaan menggunakan laba ditahan untuk membayar dividen Anda.
Imbal hasil dividen (Dividend Yield)
Ini adalah hal yang paling diminati oleh kebanyakan investor—berapa persen pengembalian dari uang yang Anda investasikan.
Rasio pengembalian (%) = (Dividen per saham ÷ Harga saham saat ini) × 100
Contoh: Jika INTUCH membayar dividen 4,72 Baht dan harga penutupan 72,75 Baht, pengembalian sekitar 6,5%. Tetapi jika Anda bisa membeli di harga 50 Baht, pengembalian Anda akan meningkat menjadi 9,44%.
Strategi cerdas memilih saham dividen
1. Fokus pada kualitas dasar perusahaan
Dividen berasal dari laba, jadi memilih perusahaan yang memiliki fundamental kuat dan mampu menghasilkan pendapatan jangka panjang sangat penting. Perusahaan seperti ini memiliki peluang besar untuk terus membayar dividen secara berkelanjutan tanpa merusak nilai atau keberlangsungan usaha.
2. Hindari keinginan berlebihan terhadap rasio dividen
Fakta bahwa tidak ada yang namanya “dividen tinggi yang terus-menerus” benar adanya. Jika Anda melihat saham yang membayar dividen jauh di atas rata-rata, periksalah:
Hasilnya, Anda mungkin mendapatkan dividen tinggi hanya beberapa kali dan harus menunggu nilai saham kembali normal.
3. Konsistensi adalah kunci
Pembayaran dividen besar sekali tidak menunjukkan perusahaan yang kuat. Lihatlah data beberapa tahun terakhir, apakah perusahaan membayar dividen secara konsisten? Perusahaan yang mampu membayar secara sistematis selama bertahun-tahun menunjukkan kondisi keuangan yang stabil.
4. Ingat bahwa pengembalian tergantung biaya masuk
Dua investor bisa memegang saham yang sama, tetapi hasilnya berbeda tergantung harga beli mereka.
Contoh: A membeli di 5 Baht, B membeli di 6 Baht. Jika keduanya menerima dividen 1 Baht per saham, A akan mendapatkan pengembalian 20%, sedangkan B hanya 16,6%.
Memilih waktu pembelian di harga yang tepat sama pentingnya dengan memilih saham yang tepat.
Langkah-langkah investasi saham dividen
Langkah 1: Buka rekening dengan broker
Bagi yang ingin masuk ke dunia saham, harus membuka rekening terlebih dahulu. Siapkan dokumen berikut:
Beberapa broker mungkin meminta dokumen bukti rekening giro untuk menilai kapasitas transaksi.
Kunci sukses: Daftarlah layanan E-Dividend bersamaan agar dividen otomatis masuk ke rekening Anda. Biasanya proses persetujuan memakan waktu 1-5 hari kerja.
Langkah 2: Transfer dana investasi
Setelah rekening disetujui, lakukan transfer dana ke rekening saham sebagai jaminan dan modal untuk transaksi.
Langkah 3: Cari dan pilih saham dividen
Sebelum membeli, lakukan riset yang cukup tentang saham yang diminati. Anda bisa:
Ketika menemukan waktu yang tepat, silakan berinvestasi.
Langkah 4: Pantau kinerja perusahaan
Dengarkan pengumuman laba dan berita dari perusahaan, karena ini akan membantu Anda memperkirakan pembayaran dividen secara kasar. Tunggu sampai rapat pemegang saham menyetujui pembayaran sebenarnya.
Yang penting, pegang saham sampai hari XD agar berhak menerima dividen.
Langkah 5: Tunggu pembayaran dividen
Dividen akan masuk ke rekening Anda dalam waktu 1 bulan setelah keputusan pembayaran, dan sudah dipotong pajak 10%.