1 triliun dolar investasi dapatkah menahan tarif 25% dari Trump? Judi besar dan risiko di Jepang

Kebijakan ekonomi gelombang pertama setelah Trump naik ke tampuk kekuasaan mengejutkan pasar. Setelah mengumumkan tarif 25% untuk semua impor baja dan aluminium dari Amerika Serikat, nilai tukar yen Jepang pun tertekan. Menghadapi gelombang proteksionisme perdagangan ini, Jepang mengambil strategi balasan yang berani—berjanji akan meningkatkan saldo investasi langsung ke AS hingga mencapai 1 triliun dolar.

Pada 7 Februari, Perdana Menteri Jepang Shinzō Abe melakukan pertemuan resmi pertama dengan Trump. Shinzō Abe menyatakan bahwa perusahaan Jepang optimistis terhadap prospek pasar Amerika Serikat dan akan meningkatkan investasi secara besar-besaran. Grup SoftBank dan perusahaan Jepang lainnya berencana menginvestasikan ratusan miliar dolar di AS untuk pembangunan infrastruktur kecerdasan buatan, yang diharapkan dapat mendorong peningkatan investasi Jepang ke AS lebih jauh lagi. Trump merespons dengan optimisme, mengakui kontribusi Jepang dalam menciptakan lapangan kerja di AS.

Hingga tahun 2023, saldo investasi langsung Jepang ke AS telah mencapai 800 miliar dolar, selama lima tahun berturut-turut menduduki posisi pertama secara global. Jika rencana investasi ini terealisasi, Jepang akan menjadi sumber investasi asing terbesar di Amerika Serikat. Dalam pertemuan tersebut, Shinzō Abe juga mengumumkan bahwa Jepang akan memperluas pembelian gas alam cair (LNG) dari AS dan bersama-sama mengembangkan sumber daya gas alam di Alaska.

Namun, kabar baik langsung dihantam oleh berita buruk. Pada hari yang sama, Trump mengumumkan bahwa tarif 25% akan dikenakan secara seragam pada impor baja dan aluminium, tanpa pengecualian negara mana pun. Lebih jauh lagi, ia berencana menerapkan kebijakan “tarif setara” pada 11 atau 12 Februari, yaitu AS akan mengenakan tarif yang setara dengan tarif yang dikenakan mitra dagang terhadap produk AS.

Mengenai apakah Jepang dapat lolos dari gempuran tarif ini, pendapat para ahli berbeda-beda. Profesor Kazuhiko Maejima dari Universitas Sophia, yang mengajar di Fakultas Global dan Komprehensif, berpendapat bahwa meskipun pertemuan kepala negara penuh dengan kata-kata ramah, ujian sebenarnya baru akan dimulai. Apakah langkah-langkah seperti meningkatkan pembelian energi dan memperluas investasi industri manufaktur dapat benar-benar mengubah kebijakan tarif Trump, masih harus dilihat seiring waktu.

Peneliti senior dari Yayasan Perdamaian dan Kesejahteraan Sasagawa, Watanabe Tsuneo, menyampaikan pandangan yang lebih hati-hati, bahwa janji investasi sebesar 1 triliun dolar hanyalah langkah penenangan jangka pendek dan tidak mampu secara fundamental menghentikan kebijakan tarif AS. Analisis secara umum mengarah pada satu kesimpulan: Jepang di masa depan harus terus membuktikan nilai ekonominya kepada AS agar dapat mengurangi risiko dikenakan tarif tambahan.

Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
0/400
Tidak ada komentar
  • Sematkan

Perdagangkan Kripto Di Mana Saja Kapan Saja
qrCode
Pindai untuk mengunduh aplikasi Gate
Komunitas
Bahasa Indonesia
  • 简体中文
  • English
  • Tiếng Việt
  • 繁體中文
  • Español
  • Русский
  • Français (Afrique)
  • Português (Portugal)
  • Bahasa Indonesia
  • 日本語
  • بالعربية
  • Українська
  • Português (Brasil)