Pernahkah Anda bertanya-tanya mengapa beberapa perusahaan harus menjual saham kepada publik, dan apa yang bisa Anda dapatkan dari berlangganan saham mereka? Sebenarnya, investasi di awal desain percobaan ini mungkin merupakan pilihan yang memberikan keuntungan maksimal, tetapi memerlukan pemahaman dan kehati-hatian yang cukup.
Banyak investor melewatkan kesempatan untuk mendapatkan pengembalian yang menakjubkan, hanya karena tidak memahami proses atau persyaratan sistem. Artikel ini akan membantu Anda memahami apa itu IPO (Initial Public Offering), cara berlangganan saham, dan cara memilih saham yang sesuai dengan tujuan investasi Anda.
Apa itu IPO (Initial Public Offering)?
Sebenarnya, IPO hanyalah salah satu cara yang digunakan perusahaan untuk mengumpulkan modal dari publik untuk pertama kalinya. Perusahaan membutuhkan uang untuk memperluas bisnis, mengembangkan produk baru, atau melunasi utang, dan cara paling efisien adalah dengan menawarkan penjualan saham kepada masyarakat umum.
Sisi positif dari desain percobaan ini adalah perusahaan mendapatkan modal tunai. Sisi negatifnya adalah perusahaan harus mengungkapkan semua informasi keuangan kepada publik, termasuk informasi yang mungkin bermanfaat bagi pesaing.
Mengapa Anda harus tertarik pada saham IPO?
Bagi investor, manfaat berlangganan saham di awal cukup besar:
Harga masuk lebih rendah di pasar - Harga IPO biasanya ditetapkan lebih rendah dari harga yang diharapkan di bursa saham. Beberapa saham dapat meningkat nilainya hingga 200% di awal.
Dukungan dari pengawasan - Investasi di saham IPO lebih aman karena ada pengawasan ketat dari kantor Komite Ketua, SEC, dan bursa saham.
Kepemilikan sejati - Anda tidak hanya menginvestasikan uang, tetapi Anda menjadi pemilik sebagian dari perusahaan dan memiliki hak untuk mendapatkan manfaat ketika perusahaan untung.
Tetapi hati-hati dengan kerugiannya
Bukan berarti semuanya selalu cerah. Saham IPO juga memiliki risiko:
Volatilitas harga tinggi - Segera setelah listing, harga saham mungkin akan naik atau turun dengan cepat.
Informasi terbatas - Investor memiliki waktu terbatas untuk mempelajari perusahaan, yang mungkin menyebabkan keputusan yang tidak memadai.
Risiko perusahaan baru - Perusahaan mungkin gagal mengelola modal baru, atau menghadapi masalah manajemen.
Kualifikasi apa yang harus dimiliki perusahaan IPO?
Perusahaan yang ingin masuk IPO harus berupa perseroan terbatas publik dengan posisi keuangan yang stabil. Sebagian besar pemegang saham harus memiliki setidaknya 300 juta baht.
Selain itu, perusahaan harus menunjukkan bahwa dapat mengelola keuntungan dengan baik. Biasanya, perusahaan harus memiliki laba bersih gabungan lebih dari 50 juta baht dalam 2-3 tahun terakhir, atau memiliki nilai pasar melebihi 7.500 juta baht.
Perusahaan harus melewati pemeriksaan ketat mengenai sistem keuangan internal, sifat pengawasan, dan tidak ada konflik kepentingan.
Langkah-langkah Berlangganan Saham IPO
Investor memiliki dua cara untuk memasuki dunia IPO:
Cara pertama: Membeli sebelum masuk bursa saham (Primary Market)
Ini adalah saat ketika perusahaan menawarkan penjualan saham untuk pertama kalinya. Harganya biasanya rendah, dan Anda memiliki kesempatan untuk mendapatkan harga terbaik. Periode berlangganan terbatas, biasanya tidak lebih dari 1-2 minggu. Anda dapat berlangganan melalui broker atau situs web bursa saham.
Cara kedua: Membeli setelah listing (Secondary Market)
Setelah perusahaan masuk bursa, Anda dapat membeli saham melalui saluran reguler pasar saham, seperti membeli saham biasa. Keuntungannya adalah Anda memiliki lebih banyak waktu untuk belajar, tetapi harganya mungkin jauh lebih tinggi dibandingkan periode IPO.
Dimana bisa melihat data IPO?
Situs web Bursa Efek Thailand (SET) adalah sumber informasi paling terpercaya. Anda akan melihat daftar perusahaan yang akan meluncurkan IPO baru, lengkap dengan detail tentang harga, periode berlangganan, dan tujuan penggalangan dana.
Selain itu, Anda dapat mengunduh dokumen pendukung pengambilan keputusan (Prospectus) yang berisi informasi mendalam tentang perusahaan, posisi keuangan, dan rencana bisnis masa depan.
Contoh investasi IPO
Bayangkan perusahaan hipotetis yang dimulai dengan founder tunggal yang memiliki 100% saham dengan investasi 3,6 juta baht. Ketika perusahaan memutuskan untuk melakukan IPO dengan menawarkan penjualan 800.000 saham tambahan pada harga 15 baht per saham, perusahaan akan mengumpulkan 12 juta baht.
Setelah itu, founder akan memiliki sekitar 69% saham sementara investor baru memiliki 31%. Nilai saham founder akan meningkat menjadi 27 juta baht, meskipun dia tidak menginvestasikan uang tambahan.
Dampak Ekonomi
Ketika perusahaan menerima modal tambahan, mereka dapat memperluas bisnis, menciptakan lapangan kerja, dan menghasilkan produk/layanan baru. Ini berdampak positif pada ekonomi secara keseluruhan.
Misalnya, perusahaan pariwisata yang mendapatkan pendanaan dari IPO mungkin membuka cabang baru, yang tidak hanya menghasilkan keuntungan bagi dirinya sendiri, tetapi juga menciptakan lapangan kerja dan pendapatan bagi masyarakat.
Kesimpulan dan Rekomendasi
Berinvestasi di IPO bukan hal yang sulit. Anda tidak perlu menjadi jenius keuangan, tetapi Anda harus memahami dasar-dasarnya, mempelajari informasi perusahaan, dan membuat keputusan dengan cermat.
Semakin banyak Anda belajar, semakin tinggi peluang Anda untuk berhasil berinvestasi. Jangan lewatkan kesempatan untuk memantau informasi IPO baru di situs web SET dan mulai perjalanan investasi Anda di dunia saham yang menarik ini mulai dari hari ini.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Masuk ke dunia IPO: Tempat di mana impian menjadi pemilik saham mulai terwujud
Pernahkah Anda bertanya-tanya mengapa beberapa perusahaan harus menjual saham kepada publik, dan apa yang bisa Anda dapatkan dari berlangganan saham mereka? Sebenarnya, investasi di awal desain percobaan ini mungkin merupakan pilihan yang memberikan keuntungan maksimal, tetapi memerlukan pemahaman dan kehati-hatian yang cukup.
Banyak investor melewatkan kesempatan untuk mendapatkan pengembalian yang menakjubkan, hanya karena tidak memahami proses atau persyaratan sistem. Artikel ini akan membantu Anda memahami apa itu IPO (Initial Public Offering), cara berlangganan saham, dan cara memilih saham yang sesuai dengan tujuan investasi Anda.
Apa itu IPO (Initial Public Offering)?
Sebenarnya, IPO hanyalah salah satu cara yang digunakan perusahaan untuk mengumpulkan modal dari publik untuk pertama kalinya. Perusahaan membutuhkan uang untuk memperluas bisnis, mengembangkan produk baru, atau melunasi utang, dan cara paling efisien adalah dengan menawarkan penjualan saham kepada masyarakat umum.
Sisi positif dari desain percobaan ini adalah perusahaan mendapatkan modal tunai. Sisi negatifnya adalah perusahaan harus mengungkapkan semua informasi keuangan kepada publik, termasuk informasi yang mungkin bermanfaat bagi pesaing.
Mengapa Anda harus tertarik pada saham IPO?
Bagi investor, manfaat berlangganan saham di awal cukup besar:
Harga masuk lebih rendah di pasar - Harga IPO biasanya ditetapkan lebih rendah dari harga yang diharapkan di bursa saham. Beberapa saham dapat meningkat nilainya hingga 200% di awal.
Dukungan dari pengawasan - Investasi di saham IPO lebih aman karena ada pengawasan ketat dari kantor Komite Ketua, SEC, dan bursa saham.
Kepemilikan sejati - Anda tidak hanya menginvestasikan uang, tetapi Anda menjadi pemilik sebagian dari perusahaan dan memiliki hak untuk mendapatkan manfaat ketika perusahaan untung.
Tetapi hati-hati dengan kerugiannya
Bukan berarti semuanya selalu cerah. Saham IPO juga memiliki risiko:
Volatilitas harga tinggi - Segera setelah listing, harga saham mungkin akan naik atau turun dengan cepat.
Informasi terbatas - Investor memiliki waktu terbatas untuk mempelajari perusahaan, yang mungkin menyebabkan keputusan yang tidak memadai.
Risiko perusahaan baru - Perusahaan mungkin gagal mengelola modal baru, atau menghadapi masalah manajemen.
Kualifikasi apa yang harus dimiliki perusahaan IPO?
Perusahaan yang ingin masuk IPO harus berupa perseroan terbatas publik dengan posisi keuangan yang stabil. Sebagian besar pemegang saham harus memiliki setidaknya 300 juta baht.
Selain itu, perusahaan harus menunjukkan bahwa dapat mengelola keuntungan dengan baik. Biasanya, perusahaan harus memiliki laba bersih gabungan lebih dari 50 juta baht dalam 2-3 tahun terakhir, atau memiliki nilai pasar melebihi 7.500 juta baht.
Perusahaan harus melewati pemeriksaan ketat mengenai sistem keuangan internal, sifat pengawasan, dan tidak ada konflik kepentingan.
Langkah-langkah Berlangganan Saham IPO
Investor memiliki dua cara untuk memasuki dunia IPO:
Cara pertama: Membeli sebelum masuk bursa saham (Primary Market)
Ini adalah saat ketika perusahaan menawarkan penjualan saham untuk pertama kalinya. Harganya biasanya rendah, dan Anda memiliki kesempatan untuk mendapatkan harga terbaik. Periode berlangganan terbatas, biasanya tidak lebih dari 1-2 minggu. Anda dapat berlangganan melalui broker atau situs web bursa saham.
Cara kedua: Membeli setelah listing (Secondary Market)
Setelah perusahaan masuk bursa, Anda dapat membeli saham melalui saluran reguler pasar saham, seperti membeli saham biasa. Keuntungannya adalah Anda memiliki lebih banyak waktu untuk belajar, tetapi harganya mungkin jauh lebih tinggi dibandingkan periode IPO.
Dimana bisa melihat data IPO?
Situs web Bursa Efek Thailand (SET) adalah sumber informasi paling terpercaya. Anda akan melihat daftar perusahaan yang akan meluncurkan IPO baru, lengkap dengan detail tentang harga, periode berlangganan, dan tujuan penggalangan dana.
Selain itu, Anda dapat mengunduh dokumen pendukung pengambilan keputusan (Prospectus) yang berisi informasi mendalam tentang perusahaan, posisi keuangan, dan rencana bisnis masa depan.
Contoh investasi IPO
Bayangkan perusahaan hipotetis yang dimulai dengan founder tunggal yang memiliki 100% saham dengan investasi 3,6 juta baht. Ketika perusahaan memutuskan untuk melakukan IPO dengan menawarkan penjualan 800.000 saham tambahan pada harga 15 baht per saham, perusahaan akan mengumpulkan 12 juta baht.
Setelah itu, founder akan memiliki sekitar 69% saham sementara investor baru memiliki 31%. Nilai saham founder akan meningkat menjadi 27 juta baht, meskipun dia tidak menginvestasikan uang tambahan.
Dampak Ekonomi
Ketika perusahaan menerima modal tambahan, mereka dapat memperluas bisnis, menciptakan lapangan kerja, dan menghasilkan produk/layanan baru. Ini berdampak positif pada ekonomi secara keseluruhan.
Misalnya, perusahaan pariwisata yang mendapatkan pendanaan dari IPO mungkin membuka cabang baru, yang tidak hanya menghasilkan keuntungan bagi dirinya sendiri, tetapi juga menciptakan lapangan kerja dan pendapatan bagi masyarakat.
Kesimpulan dan Rekomendasi
Berinvestasi di IPO bukan hal yang sulit. Anda tidak perlu menjadi jenius keuangan, tetapi Anda harus memahami dasar-dasarnya, mempelajari informasi perusahaan, dan membuat keputusan dengan cermat.
Semakin banyak Anda belajar, semakin tinggi peluang Anda untuk berhasil berinvestasi. Jangan lewatkan kesempatan untuk memantau informasi IPO baru di situs web SET dan mulai perjalanan investasi Anda di dunia saham yang menarik ini mulai dari hari ini.