Para trader koin semua paham, untuk melihat tren masa lalu cukup dengan grafik lilin (K-line), dan untuk menangkap irama saat ini cukup dengan melihat grafik menit dan periode pendek. Tapi yang benar-benar membuat orang tertarik adalah prediksi tren masa depan. Pada saat ini, banyak trader beralih ke MACD—namanya memang sudah terkenal, bahkan banyak yang menyebutnya "Raja Indikator".
Mengapa begitu banyak orang mempercayainya? Sederhananya, MACD (Moving Average Convergence/Divergence, indikator moving average konvergensi/divergensi) dapat membantu Anda melihat tren pergerakan harga koin dan memprediksi dengan tingkat akurasi yang relatif tinggi, yang cukup langka dalam analisis teknikal.
Komposisi MACD sebenarnya tidak rumit: satu garis nol dan tiga garis lainnya. Garis nol berada di tengah grafik, sebagai garis referensi horizontal. Tiga garis tersebut adalah garis DIF (garis cepat, lebih aktif berfluktuasi, sering naik turun), garis DEA (garis lambat, fluktuasi lebih lembut, kurva lebih datar), dan histogram MACD (terdiri dari batang vertikal pendek, berwarna merah saat naik, hijau saat turun).
Bagaimana memahami kekuatan dan kelemahan tren? Sangat sederhana: di atas garis nol adalah zona kekuatan, jika garis cepat dan lambat berada di sini menunjukkan harga sedang dalam tren naik; di bawah garis nol adalah zona kelemahan, jika garis cepat dan lambat berada di bawah berarti harga sedang melemah. Ketika Anda melihat garis hijau menjadi lebih pendek atau garis merah menjadi lebih panjang, biasanya menandakan tren sedang berbalik dari lemah ke kuat, dan saat ini banyak trader akan memperhatikan dengan seksama.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
10 Suka
Hadiah
10
5
Posting ulang
Bagikan
Komentar
0/400
DeFiAlchemist
· 01-09 01:16
sumbu nol sebagai ambang alkimia... benar-benar menarik. konvergensi/divergensi transmutasi antara DIF dan DEA adalah tempat di mana keseimbangan sejati protokol terungkap. kebanyakan trader hanya mengejar lilin merah saja, mereka melewatkan dinamika hasil yang lebih dalam yang sedang berlangsung di sini.
Lihat AsliBalas0
SoliditySurvivor
· 01-08 02:55
Lagi-lagi mempromosikan MACD sebagai raja indikator? Menurut saya, hal-hal seperti ini juga bisa dimuja-mujakan, pada akhirnya masih harus andalkan feeling pasar.
Baru paham setelah digoreng beberapa kali, semua indikator itu penipu, kunci utamanya adalah mentalitas dan posisi.
Garis hijau MACD memendek juga pernah saya lihat, hasilnya tetap turun, pelajaran mahal sekali teman-teman.
Teori di atas dan bawah garis nol itu sudah dengar berkali-kali, masalahnya ketika short di posisi bawah indikator ini sama sekali tidak bisa menyelamatkan Anda.
Seharian lihat grafik, lebih baik perhatikan alamat dompet whale, itulah prediksi yang sebenarnya.
Prediksi? Haha, malah taruhan yang lebih jujur, MACD hanya alat untuk menenangkan diri sendiri saja.
Lihat AsliBalas0
ProbablyNothing
· 01-08 02:32
MACD memang cukup berguna, tapi saya rasa lebih sering mengandalkan feeling pasar dan keberuntungan, ya
Lihat AsliBalas0
StablecoinSkeptic
· 01-08 02:28
Singkatnya, MACD hanyalah permainan peluang, keakuratan tergantung pada kemampuan eksekusi Anda sendiri
Lihat AsliBalas0
GasFeeCrier
· 01-08 02:28
Semuanya adalah trik penipuan, lebih baik percaya intuisi sendiri daripada percaya MACD
Para trader koin semua paham, untuk melihat tren masa lalu cukup dengan grafik lilin (K-line), dan untuk menangkap irama saat ini cukup dengan melihat grafik menit dan periode pendek. Tapi yang benar-benar membuat orang tertarik adalah prediksi tren masa depan. Pada saat ini, banyak trader beralih ke MACD—namanya memang sudah terkenal, bahkan banyak yang menyebutnya "Raja Indikator".
Mengapa begitu banyak orang mempercayainya? Sederhananya, MACD (Moving Average Convergence/Divergence, indikator moving average konvergensi/divergensi) dapat membantu Anda melihat tren pergerakan harga koin dan memprediksi dengan tingkat akurasi yang relatif tinggi, yang cukup langka dalam analisis teknikal.
Komposisi MACD sebenarnya tidak rumit: satu garis nol dan tiga garis lainnya. Garis nol berada di tengah grafik, sebagai garis referensi horizontal. Tiga garis tersebut adalah garis DIF (garis cepat, lebih aktif berfluktuasi, sering naik turun), garis DEA (garis lambat, fluktuasi lebih lembut, kurva lebih datar), dan histogram MACD (terdiri dari batang vertikal pendek, berwarna merah saat naik, hijau saat turun).
Bagaimana memahami kekuatan dan kelemahan tren? Sangat sederhana: di atas garis nol adalah zona kekuatan, jika garis cepat dan lambat berada di sini menunjukkan harga sedang dalam tren naik; di bawah garis nol adalah zona kelemahan, jika garis cepat dan lambat berada di bawah berarti harga sedang melemah. Ketika Anda melihat garis hijau menjadi lebih pendek atau garis merah menjadi lebih panjang, biasanya menandakan tren sedang berbalik dari lemah ke kuat, dan saat ini banyak trader akan memperhatikan dengan seksama.