Amerika Serikat menyambut perubahan baru dalam pola pembiayaan perumahan. Trump baru-baru ini mengumumkan rencana pembelian obligasi hipotek sebesar 200 miliar dolar AS, secara langsung menanggapi masalah keterjangkauan perumahan saat ini. Berdasarkan konfirmasi dari Kepala Otoritas Pembiayaan Perumahan AS, Bill Pulte, dana ini akan dilaksanakan oleh dua raksasa, Fannie Mae dan Freddie Mac, tanpa perlu persetujuan Kongres, menunjukkan keterlibatan langsung kekuasaan eksekutif.
Yang menarik, strategi ini sebenarnya tidak asing. Setelah krisis keuangan 2008, Federal Reserve menggunakan operasi pembelian MBS serupa untuk menstabilkan pasar. Tapi latar belakang saat ini sangat berbeda—Federal Reserve telah menurunkan suku bunga secara berturut-turut, total penurunan mencapai 75 basis poin, namun suku bunga tetap di posisi tinggi 6,16% untuk pinjaman rumah tetap 30 tahun. Ini menunjukkan bahwa mekanisme penurunan suku bunga tradisional mengalami masalah dalam transmisi ke pasar pinjaman rumah.
Dari sudut pandang pasar, tujuan utama kebijakan ini sangat jelas: meningkatkan likuiditas pasar melalui pembelian besar-besaran MBS, sehingga menekan biaya pinjaman rumah dan mengurangi tekanan pembelian bagi keluarga biasa. Seberapa besar kekuatan kebijakan ini? Volume 200 miliar dolar cukup untuk memberikan dampak nyata pada pasar obligasi. Apakah benar-benar mampu memecahkan kebuntuan suku bunga saat ini, tergantung pada reaksi pasar yang sebenarnya.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
22 Suka
Hadiah
22
8
Posting ulang
Bagikan
Komentar
0/400
TeaTimeTrader
· 01-11 08:15
200 miliar dolar AS diinvestasikan, suku bunga KPR tetap di 6.16%, betapa tidak masuk akalnya... Apakah mekanisme transmisi benar-benar rusak?
Lihat AsliBalas0
ShibaOnTheRun
· 01-09 11:08
2000 miliar lagi, kali ini apakah bisa memecahkan kutukan 6.16% ini, bagaimanapun juga penurunan suku bunga tidak ada gunanya dan sudah tidak ada harapan lagi
Lihat AsliBalas0
quietly_staking
· 01-09 02:46
2000亿 diinvestasikan, suku bunga KPR tetap tidak bisa turun? Pasar ini benar-benar bermasalah.
Lihat AsliBalas0
OvertimeSquid
· 01-09 02:44
Penurunan suku bunga sebesar 75 basis poin, pinjaman rumah tetap 6.16%? Data ini terlihat sangat tidak masuk akal.
Lihat AsliBalas0
VibesOverCharts
· 01-09 02:38
Apakah 200 miliar bisa mengatasi harga rumah? Bangunlah, suku bunga sudah turun 75bp tapi masih macet di 6,16%, ini membuktikan masalahnya bukan pada likuiditas
Lihat AsliBalas0
HashBrownies
· 01-09 02:37
2000 miliar dolar diinvestasikan ke pinjaman rumah, terdengar menyenangkan, tetapi suku bunga tetap tidak bisa turun? Apakah langkah ini bisa menyelamatkan pembeli rumah?
Lihat AsliBalas0
CompoundPersonality
· 01-09 02:31
Menggelontorkan 200 miliar dolar AS, apakah benar suku bunga KPR bisa turun? Rasanya trik lama, apakah metode tahun 2008 masih efektif sekarang?
Amerika Serikat menyambut perubahan baru dalam pola pembiayaan perumahan. Trump baru-baru ini mengumumkan rencana pembelian obligasi hipotek sebesar 200 miliar dolar AS, secara langsung menanggapi masalah keterjangkauan perumahan saat ini. Berdasarkan konfirmasi dari Kepala Otoritas Pembiayaan Perumahan AS, Bill Pulte, dana ini akan dilaksanakan oleh dua raksasa, Fannie Mae dan Freddie Mac, tanpa perlu persetujuan Kongres, menunjukkan keterlibatan langsung kekuasaan eksekutif.
Yang menarik, strategi ini sebenarnya tidak asing. Setelah krisis keuangan 2008, Federal Reserve menggunakan operasi pembelian MBS serupa untuk menstabilkan pasar. Tapi latar belakang saat ini sangat berbeda—Federal Reserve telah menurunkan suku bunga secara berturut-turut, total penurunan mencapai 75 basis poin, namun suku bunga tetap di posisi tinggi 6,16% untuk pinjaman rumah tetap 30 tahun. Ini menunjukkan bahwa mekanisme penurunan suku bunga tradisional mengalami masalah dalam transmisi ke pasar pinjaman rumah.
Dari sudut pandang pasar, tujuan utama kebijakan ini sangat jelas: meningkatkan likuiditas pasar melalui pembelian besar-besaran MBS, sehingga menekan biaya pinjaman rumah dan mengurangi tekanan pembelian bagi keluarga biasa. Seberapa besar kekuatan kebijakan ini? Volume 200 miliar dolar cukup untuk memberikan dampak nyata pada pasar obligasi. Apakah benar-benar mampu memecahkan kebuntuan suku bunga saat ini, tergantung pada reaksi pasar yang sebenarnya.