DeepLink Protocol baru-baru ini menarik perhatian di industri. Proyek ini memiliki posisi yang cukup menarik — sebagai protokol cloud gaming AI terdesentralisasi, sekaligus berusaha di jalur DePIN (Jaringan Infrastruktur Fisik Terdesentralisasi).
Masalah yang ingin diselesaikan proyek ini sangat realistis: solusi cloud gaming tradisional dan kontrol jarak jauh selalu terjebak dalam kutukan latensi tinggi dan biaya tinggi. DeepLink menggunakan teknologi AI super resolusi sebagai pendekatan, dengan keunggulan utama memungkinkan pengguna bermain game AAA di lingkungan bandwidth rendah, dengan latensi di bawah 10ms, sekaligus menjaga kualitas gambar. Pendekatan teknologi ini memang memiliki ruang imajinasi yang luas.
Yang lebih menarik lagi adalah model bisnisnya — membangun pasar berbagi daya komputasi. Pengguna yang memiliki GPU berkinerja tinggi dapat menyewakan daya komputasi mereka untuk digunakan dalam rendering cloud gaming atau pelatihan dan inferensi model AI. Singkatnya, DeepLink ingin menjadi "warnet cloud" dan platform penyewaan daya komputasi terdesentralisasi di bidang Web3, menghubungkan sistem ini dengan blockchain.
Dalam hal pendanaan, DeepLink cukup aktif di pasar Asia. Meskipun tidak mengungkapkan jumlah pendanaan tunggal secara terbuka, dari putaran pendanaan terlihat bahwa mereka telah menyelesaikan putaran angel dan putaran strategis berikutnya. Dana utama berasal dari dukungan modal industri, didukung oleh produsen perangkat keras tradisional dan lembaga investasi terkenal di Asia. Pendanaan ini terutama digunakan untuk pengembangan teknologi AI encoding-decoding dan memperluas jaringan node global, menunjukkan bahwa investor tetap optimis terhadap arah ini.
Dari segi tim investasi, DeepLink menarik perhatian dari lembaga profesional di bidang teknologi, game, dan pasar Asia. Ciri "penggabungan industri" ini juga mencerminkan ambisi proyek untuk mengintegrasikan perangkat keras, konten, dan infrastruktur.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
12 Suka
Hadiah
12
5
Posting ulang
Bagikan
Komentar
0/400
VCsSuckMyLiquidity
· 01-11 17:45
10ms latensi bisa dicapai itu sudah luar biasa, ini benar-benar berlebihan untuk dibanggakan
Lihat AsliBalas0
liquiditea_sipper
· 01-11 14:11
10ms delay terdengar indah, tapi benar-benar bisa tercapai?
---
Saya percaya pada konsep berbagi daya komputasi, cuma takut ini cuma cerita proyek angin lagi
---
Dukungan dari lembaga investasi Asia terasa cukup baik, tapi jumlah pendanaan yang mereka berani ungkapkan agak menarik
---
Perbandingan cloud internet cafe ini bagus, tapi apakah bisa diandalkan atau tidak tergantung pada kekuatan teknologi yang sebenarnya
---
Bagaimana mencegah sentralisasi setelah GPU disewakan menjadi tren? Apakah mereka sudah memikirkan hal ini
---
Teknologi super resolusi memang ada, cuma saya tidak yakin apakah indikator yang dipromosikan dalam jaringan nyata ini bisa dipenuhi
---
DePIN kembali menambah satu lagi jalur, tunggu saja nanti, sekarang mereka berani bilang di bawah 10ms
Lihat AsliBalas0
ChainMaskedRider
· 01-09 03:51
10ms delay terdengar cukup menarik, tapi apakah benar-benar bisa berjalan secara stabil? Jalan DePIN ini rasanya semua cuma cerita...
Lihat AsliBalas0
ForkLibertarian
· 01-09 03:48
10ms latensi terdengar bagus, apakah benar-benar bisa berjalan dengan stabil?
Lihat AsliBalas0
CryptoGoldmine
· 01-09 03:38
Pasar berbagi daya komputasi memang merupakan arah yang baik, yang utama adalah apakah ROI dari ekspansi node dapat menghasilkan keuntungan. Latensi 10ms terdengar bagus, tetapi dalam implementasi nyata, efisiensi kompresi dan dekompresi seringkali menjadi biaya tersembunyi.
DeepLink Protocol baru-baru ini menarik perhatian di industri. Proyek ini memiliki posisi yang cukup menarik — sebagai protokol cloud gaming AI terdesentralisasi, sekaligus berusaha di jalur DePIN (Jaringan Infrastruktur Fisik Terdesentralisasi).
Masalah yang ingin diselesaikan proyek ini sangat realistis: solusi cloud gaming tradisional dan kontrol jarak jauh selalu terjebak dalam kutukan latensi tinggi dan biaya tinggi. DeepLink menggunakan teknologi AI super resolusi sebagai pendekatan, dengan keunggulan utama memungkinkan pengguna bermain game AAA di lingkungan bandwidth rendah, dengan latensi di bawah 10ms, sekaligus menjaga kualitas gambar. Pendekatan teknologi ini memang memiliki ruang imajinasi yang luas.
Yang lebih menarik lagi adalah model bisnisnya — membangun pasar berbagi daya komputasi. Pengguna yang memiliki GPU berkinerja tinggi dapat menyewakan daya komputasi mereka untuk digunakan dalam rendering cloud gaming atau pelatihan dan inferensi model AI. Singkatnya, DeepLink ingin menjadi "warnet cloud" dan platform penyewaan daya komputasi terdesentralisasi di bidang Web3, menghubungkan sistem ini dengan blockchain.
Dalam hal pendanaan, DeepLink cukup aktif di pasar Asia. Meskipun tidak mengungkapkan jumlah pendanaan tunggal secara terbuka, dari putaran pendanaan terlihat bahwa mereka telah menyelesaikan putaran angel dan putaran strategis berikutnya. Dana utama berasal dari dukungan modal industri, didukung oleh produsen perangkat keras tradisional dan lembaga investasi terkenal di Asia. Pendanaan ini terutama digunakan untuk pengembangan teknologi AI encoding-decoding dan memperluas jaringan node global, menunjukkan bahwa investor tetap optimis terhadap arah ini.
Dari segi tim investasi, DeepLink menarik perhatian dari lembaga profesional di bidang teknologi, game, dan pasar Asia. Ciri "penggabungan industri" ini juga mencerminkan ambisi proyek untuk mengintegrasikan perangkat keras, konten, dan infrastruktur.