Beberapa waktu yang lalu saya menangani sebuah kasus yang cukup tipikal. Teman di dunia kripto menggunakan akun nyata dari saudara dekatnya untuk melakukan investasi rutin di sebuah bursa terkemuka, mengumpulkan lebih dari 200 Ethereum dengan nilai pasar lebih dari 8 juta. Hasilnya, akun tersebut tiba-tiba tidak bisa diakses—benar, saudara dekat tersebut mengubah email dan nomor telepon di bursa tersebut.
Kasus ini, jujur saja, adalah menggunakan lebih dari 8 juta untuk menguji sifat manusia, dan hasilnya sifat manusia tidak mampu menahan ujian tersebut. Lebih buruk lagi, penggunaan akun ini sepenuhnya dilakukan secara lisan secara langsung, tanpa meninggalkan bukti tertulis apapun.
Setelah kami menangani kasus ini, bagaimana langkah kami?
**Langkah pertama: Segera membekukan akun.** Aset virtual paling takut adalah dipindahkan, selama koin tidak bisa dipindahkan, masih ada ruang untuk bernegosiasi.
**Langkah kedua: Mengamankan bukti terlebih dahulu.** Kasus seperti ini tanpa bukti, harus belajar menciptakan bukti. Stabilkan kerangka fakta terlebih dahulu, agar saat proses hukum pidana maupun perdata nanti, kita punya dasar yang kuat.
**Langkah ketiga: Mengumpulkan data dari bursa.** Ini adalah tulang punggung dari seluruh kasus—informasi KYC, catatan transaksi, rincian masuk dan keluar dana. Data ini dapat secara tidak langsung membuktikan siapa pengguna dan operator asli dari akun tersebut, sekaligus mengunci jumlah uang dan nilai aset yang terlibat.
Sejujurnya, jangan berharap polisi akan langsung mengusut kasus hanya karena Anda mengatakan "di akun ada 8 juta". Ini malah bikin orang jengkel, kan? Kasus mata uang virtual sangat menuntut keutuhan rantai bukti—menyelesaikan keraguan dari pihak kepolisian, setengah dari keberhasilan kasus sudah tercapai.
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
15 Suka
Hadiah
15
5
Posting ulang
Bagikan
Komentar
0/400
PerpetualLonger
· 01-11 14:25
Wtf, teman ini benar-benar kejam, 8 juta langsung hilang, sifat manusia ini memang tidak tahan uji, aku sudah bilang kan, saat penuh posisi, hal seperti ini yang paling ditakuti
Lihat AsliBalas0
LongTermDreamer
· 01-09 04:52
Aduh, bro, ini benar-benar ujian besar kemanusiaan yang jarang terjadi dalam tiga tahun, 8 juta langsung mengungkapkan siapa yang sebenarnya, bikin aku ngakak jujur saja
Lihat AsliBalas0
RunWhenCut
· 01-09 04:49
Delapan juta benar-benar hilang begitu saja, kesepakatan lisan benar-benar menyebalkan.
Lihat AsliBalas0
AirdropHuntress
· 01-09 04:42
80 juta hilang begitu saja? Kesepakatan lisan benar-benar menjadi jebakan terbesar di dunia kripto, hanya rantai data yang lengkap yang menjadi jalan yang benar.
Beberapa waktu yang lalu saya menangani sebuah kasus yang cukup tipikal. Teman di dunia kripto menggunakan akun nyata dari saudara dekatnya untuk melakukan investasi rutin di sebuah bursa terkemuka, mengumpulkan lebih dari 200 Ethereum dengan nilai pasar lebih dari 8 juta. Hasilnya, akun tersebut tiba-tiba tidak bisa diakses—benar, saudara dekat tersebut mengubah email dan nomor telepon di bursa tersebut.
Kasus ini, jujur saja, adalah menggunakan lebih dari 8 juta untuk menguji sifat manusia, dan hasilnya sifat manusia tidak mampu menahan ujian tersebut. Lebih buruk lagi, penggunaan akun ini sepenuhnya dilakukan secara lisan secara langsung, tanpa meninggalkan bukti tertulis apapun.
Setelah kami menangani kasus ini, bagaimana langkah kami?
**Langkah pertama: Segera membekukan akun.** Aset virtual paling takut adalah dipindahkan, selama koin tidak bisa dipindahkan, masih ada ruang untuk bernegosiasi.
**Langkah kedua: Mengamankan bukti terlebih dahulu.** Kasus seperti ini tanpa bukti, harus belajar menciptakan bukti. Stabilkan kerangka fakta terlebih dahulu, agar saat proses hukum pidana maupun perdata nanti, kita punya dasar yang kuat.
**Langkah ketiga: Mengumpulkan data dari bursa.** Ini adalah tulang punggung dari seluruh kasus—informasi KYC, catatan transaksi, rincian masuk dan keluar dana. Data ini dapat secara tidak langsung membuktikan siapa pengguna dan operator asli dari akun tersebut, sekaligus mengunci jumlah uang dan nilai aset yang terlibat.
Sejujurnya, jangan berharap polisi akan langsung mengusut kasus hanya karena Anda mengatakan "di akun ada 8 juta". Ini malah bikin orang jengkel, kan? Kasus mata uang virtual sangat menuntut keutuhan rantai bukti—menyelesaikan keraguan dari pihak kepolisian, setengah dari keberhasilan kasus sudah tercapai.