Jika Anda sering memantau pasar makro, pasti akan memperhatikan fenomena menarik ini: hampir tidak ada bank investasi besar di Wall Street yang benar-benar mencapai konsensus, terutama dalam penilaian terhadap aset utama. Goldman Sachs dan JPMorgan Chase sering saling berbalas, waktu window dari Bank of America dan UBS sering kali tidak sinkron sampai ke tingkat yang ekstrem, dan Morgan Stanley selalu memiliki sudut pandangnya sendiri.
Namun baru-baru ini setelah saya membaca laporan riset terbaru mereka tentang emas, saya merasakan sebuah keanehan yang sulit dijelaskan. Alih-alih mereka optimis terhadap emas itu sendiri, yang lebih terasa adalah—cara pandang mereka terhadap emas terlalu seragam. Rentang waktu yang sama, titik awal logika yang sama, dan kisaran target yang tumpang tindih. Ini adalah sinyal yang cukup mencolok di Wall Street yang biasanya masing-masing punya nada sendiri-sendiri.
Mari kita lihat angka-angka yang mereka berikan:
JPMorgan Chase menargetkan $5055 hingga Q4 2026, dengan target jangka panjang $5400-6000; Goldman Sachs mengarah ke akhir 2026 di $4900; Bank of America langsung melihat ke $5000; UBS memberikan kisaran $4500-5000 di pertengahan 2026, dengan skenario optimis mencapai $5400; dan Morgan Stanley menargetkan $4800.
Satu detail yang sangat layak dipikirkan: yang mereka bahas bukanlah "apakah harga akan naik tahun ini", melainkan "posisi apa yang akan mereka capai dalam beberapa tahun ke depan". Ini sudah melampaui logika perdagangan jangka pendek, dan masuk ke dalam kategori penyesuaian ulang harga aset. Perubahan ekspektasi secara keseluruhan ini sering kali menandakan mereka sedang menilai ulang peran emas dalam alokasi aset global.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
9 Suka
Hadiah
9
5
Posting ulang
Bagikan
Komentar
0/400
FrogInTheWell
· 2jam yang lalu
Orang-orang di Wall Street ini benar-benar jarang kompak, semua tentang emas begitu seragam... Rasanya ada nuansa tertentu nih
Lihat AsliBalas0
ETH_Maxi_Taxi
· 19jam yang lalu
Orang-orang di Wall Street ini tiba-tiba berkumpul dan optimis terhadap emas, ini memang agak aneh... Rasanya seperti memberi sinyal tertentu, ya?
Lihat AsliBalas0
zkProofGremlin
· 01-09 05:50
Tunggu sebentar, kenapa tiba-tiba tim investasi ini jadi begitu rapi? Sebelumnya saling serang seperti itu, sekarang semua mengarah ke 2026... Ini memang aneh, pasti sedang menahan sesuatu yang besar
Lihat AsliBalas0
ContractSurrender
· 01-09 05:50
Orang-orang di Wall Street ini ternyata bisa serempak, menunjukkan bahwa urusan emas ini benar-benar akan mengalami perubahan... Tapi saya tetap merasa optimis adalah satu hal, apakah benar-benar bisa mendapatkan uang adalah hal yang lain
Lihat AsliBalas0
BlockchainFoodie
· 01-09 05:40
ngl hal ini tentang konsensus emas agak mencurigakan... seperti saat semua validator tiba-tiba sepakat tentang sebuah fork, pasti ada sesuatu yang sedang direncanakan lol. rasanya mereka sedang meracik resep jangka panjang daripada hanya bertransaksi cepat untuk keuntungan cepat fr fr
Jika Anda sering memantau pasar makro, pasti akan memperhatikan fenomena menarik ini: hampir tidak ada bank investasi besar di Wall Street yang benar-benar mencapai konsensus, terutama dalam penilaian terhadap aset utama. Goldman Sachs dan JPMorgan Chase sering saling berbalas, waktu window dari Bank of America dan UBS sering kali tidak sinkron sampai ke tingkat yang ekstrem, dan Morgan Stanley selalu memiliki sudut pandangnya sendiri.
Namun baru-baru ini setelah saya membaca laporan riset terbaru mereka tentang emas, saya merasakan sebuah keanehan yang sulit dijelaskan. Alih-alih mereka optimis terhadap emas itu sendiri, yang lebih terasa adalah—cara pandang mereka terhadap emas terlalu seragam. Rentang waktu yang sama, titik awal logika yang sama, dan kisaran target yang tumpang tindih. Ini adalah sinyal yang cukup mencolok di Wall Street yang biasanya masing-masing punya nada sendiri-sendiri.
Mari kita lihat angka-angka yang mereka berikan:
JPMorgan Chase menargetkan $5055 hingga Q4 2026, dengan target jangka panjang $5400-6000; Goldman Sachs mengarah ke akhir 2026 di $4900; Bank of America langsung melihat ke $5000; UBS memberikan kisaran $4500-5000 di pertengahan 2026, dengan skenario optimis mencapai $5400; dan Morgan Stanley menargetkan $4800.
Satu detail yang sangat layak dipikirkan: yang mereka bahas bukanlah "apakah harga akan naik tahun ini", melainkan "posisi apa yang akan mereka capai dalam beberapa tahun ke depan". Ini sudah melampaui logika perdagangan jangka pendek, dan masuk ke dalam kategori penyesuaian ulang harga aset. Perubahan ekspektasi secara keseluruhan ini sering kali menandakan mereka sedang menilai ulang peran emas dalam alokasi aset global.