Starlink di Nigeria menghadapi risiko gangguan layanan bagi 66.000 pengguna—harus menyelesaikan otentikasi biometrik sebelum tahun 2026

robot
Pembuatan abstrak sedang berlangsung

Regulasi ketat dari (NCC) Komisi Komunikasi Nigeria sedang memberikan tekanan mendesak kepada 66.000 pengguna Starlink. Berdasarkan ketentuan wajib dari komisi tersebut, semua pengguna penyedia jaringan satelit harus menyelesaikan pembaruan data biometrik sebelum 31 Desember 2025, jika tidak, mereka berisiko mengalami pembatasan akses internet.

Penegakan Kebijakan NCC dan Tekanan Waktu

NCC awalnya mengumumkan persyaratan ini melalui instruksi tertulis pada 19 Agustus 2025, dengan batas waktu pertama pada 19 November 2025(berjarak 3 bulan dari pengumuman). Karena kesulitan dalam kepatuhan, NCC memperpanjang tenggat waktu pada 17 November, dan batas akhir akhirnya diubah menjadi 31 Desember 2025. Starlink kemudian mengirim email kepada semua pelanggan pada 29 Desember, mengonfirmasi kebijakan ini, dan memberitahu bahwa proses verifikasi hanya membutuhkan “kurang dari dua menit”.

Dilema Penangguhan Layanan dan Kapasitas

Dalam pemberitahuan Starlink, mereka secara tegas memperingatkan bahwa pengguna yang tidak menyerahkan data sebelum tenggat waktu akan menghadapi penangguhan layanan. Lebih membingungkan lagi, pemulihan layanan tidak hanya bergantung pada kepatuhan, tetapi juga dibatasi oleh kapasitas jaringan di wilayah pengguna. Ini berarti bahwa di beberapa daerah, meskipun pengguna telah menyelesaikan proses verifikasi, layanan mereka mungkin tidak dapat dipulihkan karena jaringan lokal sudah penuh.

Di Lagos, komunitas seperti Victoria Island, Ikoyi, Lagos Island, Ikaja, Surulere, dan Lekki sering muncul dengan status “Habis Terjual” atau “Kapasitas Penuh” saat pemeriksaan ketersediaan layanan Starlink. Fenomena kapasitas penuh ini juga terjadi di beberapa distrik administratif di Abuja, di mana aktivasi rumah baru telah dihentikan dan hanya menerima pembayaran di daftar tunggu.

Penyederhanaan Proses Verifikasi Biometrik dan Latar Belakang Industri

Seorang karyawan Starlink yang tidak mau disebutkan namanya mengungkapkan bahwa proses verifikasi relatif langsung. Pengguna perlu mengunggah foto paspor, menyediakan nomor identitas nasional(NIN), dan memberi izin agar informasi ini terkait dengan akun Starlink mereka. Seorang pengguna Starlink di Lagos, Tochukwu Nwankwu(Tochukwu Nwankwu), menyelesaikan pembaruan biometrik setelah menerima pemberitahuan aplikasi pada Oktober tahun lalu, dan menggambarkan proses ini seperti notifikasi rutin dalam aplikasi—mirip dengan pemberitahuan saat sinyal buruk atau perlu pembaruan perangkat lunak.

Inisiatif NCC ini mengambil inspirasi dari kebijakan sebelumnya terhadap operator jaringan seluler. Pada 15 Desember 2023, NCC mengharuskan semua operator seluler mengaitkan NIN pengguna dengan data pendaftaran SIM yang ada(termasuk gambar wajah dan sidik jari) sebagai bagian dari “Program Pengikatan NIN-SIM”. Program ini dilaksanakan bersama oleh Dewan Manajemen Identitas Nasional(NIMC), bertujuan memperkuat keamanan nasional, mencegah penipuan identitas, dan membangun basis data pelanggan nasional yang lebih andal.

Preseden dari Departemen Telekomunikasi dan Perluasan Regulasi

Departemen telekomunikasi mengikuti jadwal bertahap, dengan 14 September 2024 sebagai batas akhir kepatuhan. Setelah itu, operator diperintahkan untuk sepenuhnya menghentikan semua jalur telepon yang belum diverifikasi. Langkah ini akhirnya berhasil—NCC melaporkan tingkat kepatuhan mencapai 96%, dengan lebih dari 153 juta kartu SIM berhasil diikat dengan NIN yang telah diverifikasi. Pada Agustus 2025, NCC mengumumkan bahwa semua SIM yang data pendaftarannya tidak benar telah dihapus dari jaringan Nigeria. Keberhasilan regulasi ini menjadi preseden untuk kebijakan serupa terhadap layanan internet satelit seperti Starlink.

Dalam kerangka regulasi ini, NCC memperluas cakupan verifikasi biometrik dari jaringan seluler tradisional ke penyedia internet satelit, bertujuan menyatukan standar verifikasi identitas dan keamanan di seluruh ekosistem telekomunikasi. Bagi 66.000 pengguna Starlink di Nigeria, tantangannya saat ini bukan hanya menyelesaikan verifikasi sebelum tenggat waktu, tetapi juga menghadapi kemungkinan pembatasan layanan di beberapa daerah.

Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
0/400
Tidak ada komentar
  • Sematkan

Perdagangkan Kripto Di Mana Saja Kapan Saja
qrCode
Pindai untuk mengunduh aplikasi Gate
Komunitas
Bahasa Indonesia
  • 简体中文
  • English
  • Tiếng Việt
  • 繁體中文
  • Español
  • Русский
  • Français (Afrique)
  • Português (Portugal)
  • Bahasa Indonesia
  • 日本語
  • بالعربية
  • Українська
  • Português (Brasil)