Kekayaan Wang Ning $6 Miliar Menguap: Apa yang Memicu Krisis Pasar Pop Mart?

Dalam kurang dari sebulan, Wang Ning menyaksikan kekayaannya menyusut hampir $6 miliar. Kekayaan bersih pendiri Pop Mart kini sebesar $21,6 miliar, sebuah pembalikan dramatis dari kekayaan $27,5 miliar yang dimilikinya pada akhir Agustus. Pengurangan kekayaan mendadak ini membuat Wang Ning jatuh dari posisi orang terkaya di China—yang sebelumnya mengungguli Jack Ma—menjadi peringkat ke-14 dalam daftar orang terkaya di negara tersebut.

Bencana Labubu 4.0: Ketika Pasokan Mengalahkan Permintaan

Pelaku di balik kemunduran keuangan Wang Ning cukup sederhana: seri Labubu 4.0 terbaru gagal menarik antusiasme pasar. Dirilis pada 28 Agustus dengan harga 79 yuan ($11) per unit, koleksi berisi 28 boneka plush kecil seperti kelinci ini dimaksudkan untuk mempertahankan pertumbuhan pesat produsen mainan tersebut. Sebaliknya, ini memicu kepanikan investor.

Pasar sekunder menceritakan kisah yang mengungkapkan. Di platform penjualan kembali seperti Dewu, di mana kolektor kaya biasanya menjual koleksi edisi terbatas dengan harga premium, model Labubu terbaru mengalami penurunan harga sebesar 14,3% menjadi hanya 150 yuan per buah. Penurunan ini menandakan perubahan mendasar: kelangkaan menghilang, dan bersama itu, permintaan kolektor pun menurun.

Pop Mart menyatakan penurunan harga ini disebabkan oleh peningkatan produksi, dan menganggapnya sebagai langkah positif untuk memenuhi permintaan konsumen. Namun, pasar menafsirkannya berbeda—sebagai tanda bahwa perusahaan terlalu menganggap remeh daya tahan Labubu. Kesalahan perhitungan ini mengungkapkan model bisnis yang rapuh, bergantung pada kelangkaan buatan dan konsumsi yang didorong oleh hype.

Runtuhnya Saham dan Eksodus Investor

Saham Pop Mart yang terdaftar di Hong Kong telah anjlok lebih dari 20% sejak rilis 28 Agustus, dengan beberapa sesi perdagangan mengalami penurunan hingga 9%. Serangan terakhir terjadi pada hari Senin ketika JPMorgan Chase menurunkan peringkat saham tersebut menjadi netral, dengan alasan menurunnya popularitas produk sebagai kekhawatiran utama.

Kenny Ng, seorang ahli strategi sekuritas di Everbright Securities, menjelaskan psikologi pasar secara singkat: di tengah ketidakpastian yang meningkat, investor secara kolektif memilih untuk mengamankan keuntungan. Penurunan peringkat ini mempercepat eksodus tersebut, menyebabkan harga saham turun lagi sebesar 6,4% dalam satu sesi.

Bisakah Kerajaan Wang Ning Pulih?

Meskipun turbulensi baru-baru ini, Pop Mart tetap jauh di depan target 2025—naik lebih dari 180% sejak awal tahun. Namun, analis memperkirakan kelemahan yang berkepanjangan. Ke Yan dari DZT Research memprediksi tekanan berlanjut setidaknya selama enam bulan ke depan karena pengambilan keuntungan yang semakin intens.

Ke depan, hambatan pertumbuhan pasti akan terjadi. Pop Mart mencapai lonjakan laba sebesar 400% di paruh pertama 2025, didorong oleh demam Labubu global. Tetapi mempertahankan kecepatan tersebut tampaknya tidak realistis. Analis Jeff Zhang dari Morningstar menyarankan bahwa tahun 2026 mungkin akan mengalami perlambatan karena basis perbandingan yang tinggi.

Wang Ning dengan berani memproyeksikan penjualan tahunan sebesar 30 miliar yuan tahun ini. Meskipun bisa dicapai, kepercayaan investor dalam mencapai target tersebut tampaknya menurun secara signifikan. Pemulihan kekayaan pendiri Pop Mart kini bergantung pada apakah timnya dapat menghidupkan kembali merek Labubu atau meluncurkan koleksi baru yang menarik sebelum sentimen pasar berubah menjadi sangat negatif.

Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
0/400
Tidak ada komentar
  • Sematkan

Perdagangkan Kripto Di Mana Saja Kapan Saja
qrCode
Pindai untuk mengunduh aplikasi Gate
Komunitas
Bahasa Indonesia
  • 简体中文
  • English
  • Tiếng Việt
  • 繁體中文
  • Español
  • Русский
  • Français (Afrique)
  • Português (Portugal)
  • Bahasa Indonesia
  • 日本語
  • بالعربية
  • Українська
  • Português (Brasil)