Indeks dominasi BTC (BTC.D) menunjukkan persentase dari seluruh kapitalisasi pasar kripto yang dimiliki oleh Bitcoin. Ini adalah salah satu indikator terpenting untuk memahami kondisi pasar cryptocurrency saat ini.
Dari mana asalnya dominasi Bitcoin
Perhitungannya sederhana:
BTC.D = Kapitalisasi BTC / Kapitalisasi pasar kripto total × 100%
Pada awal Januari 2026, dominasi ini sebesar 55.85% — Bitcoin menguasai lebih dari separuh seluruh pasar. Ini berarti bahwa setiap dolar yang diinvestasikan dalam altcoin, lebih dari satu dolar berada dalam Bitcoin.
Apa arti kenaikan dan penurunan dominasi
Ketika BTC.D meningkat, terjadi “musim Bitcoin”:
Kapital terkonsentrasi di mata uang kripto utama
Altcoin menurun atau stagnan terhadap dolar dan Bitcoin
Investor beralih ke mode konservatif untuk menabung
Ketika BTC.D menurun, dimulai “musim alt”:
Kapital mengalir dari Bitcoin ke koin alternatif
Permintaan terhadap aset berisiko muncul di pasar
Token dengan kapitalisasi menengah dan kecil menunjukkan multipler X2–X10
Di mana memantau indikator BTC D
Platform utama untuk analisis:
TradingView — ketik “BTC.D” di pencarian, grafik lengkap dengan indikator
CoinMarketCap — bagian “Global Charts” menunjukkan dinamika historis
CoinGecko — “Market Cap Dominance” dengan filter waktu yang nyaman
Grafik dapat diinterpretasikan secara sederhana: tren naik = minat terhadap Bitcoin, tren turun = kapital mengalir ke altcoin, datar = ketidakpastian pasar.
Prediksi untuk tahun 2026
Konsensus ahli mengasumsikan dua skenario kemungkinan:
Skenario 1: Penguatan posisi Bitcoin (55–62%)
Bisa terjadi saat ketidakpastian ekonomi baru muncul
Gelombang ketakutan akan mendorong investor mencari “emas digital”
Regulasi dapat memperlambat musim alt
Skenario 2: Ledakan altcoin (40–48%)
Jika tren baru di DeFi, AI-token, atau Web3 mulai muncul
Minat besar terhadap meme coin dan mikrokap
Penurunan risiko geopolitik
Level saat ini di 55.85% berada di dekat puncak historis, menunjukkan konsentrasi yang cukup tinggi di sekitar Bitcoin.
Cara menggunakan BTC.D dalam trading
Tips praktis:
Cari titik balik — saat dominasi mulai turun tajam dari puncak (biasanya di atas 60%), mulai musim altcoin
Gabungkan dengan harga BTC — jika harga turun dan BTC.D naik, ini sinyal tekanan terhadap altcoin
Pantau divergensi — saat grafik BTC.D dan harga Bitcoin bergerak ke arah berbeda, ini sering menandai perubahan tren
Jangan kejar minimum historis — musim altcoin jarang berlangsung lebih dari 6–9 bulan berturut-turut, ambil keuntungan di puncak
Intisari tentang dominasi Bitcoin
BTC.D — ini adalah termometer emosi pasar kripto. Nilai tinggi menunjukkan ketakutan dan konservatif, nilai rendah menunjukkan keserakahan dan spekulasi. Trader dan investor yang memantau indikator ini mendapatkan keunggulan dalam menentukan kapan beralih antara Bitcoin dan altcoin.
Saat ini, dominasi di 55.85% tetap menjadi acuan bagi semua pelaku pasar — dari holder hingga trader harian. Memahami dinamika BTC.D adalah kunci untuk sinkronisasi dengan siklus pasar.
Pertanyaan yang sering diajukan
Level BTC.D mana yang menandai awal musim alt?
Biasanya saat turun di bawah 45%, altcoin mulai tumbuh lebih aktif. Tapi yang utama adalah arah pergerakan, bukan nilai absolutnya.
Bisakah dominasi turun di bawah 25%?
Secara teori bisa, tapi secara historis hal ini belum pernah terjadi. Bahkan saat puncak musim alt tahun 2021, Bitcoin tetap memegang sekitar 40% pasar.
Apakah BTC.D berfungsi sebagai sinyal trading?
Ya, jika digunakan bersama volume, harga Bitcoin sendiri, dan volatilitas umum. Dalam isolasi, ini hanyalah salah satu elemen analisis.
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
BTC D: Cara membaca indeks dominasi Bitcoin dan menghasilkan uang dari siklus pasar
Indeks dominasi BTC (BTC.D) menunjukkan persentase dari seluruh kapitalisasi pasar kripto yang dimiliki oleh Bitcoin. Ini adalah salah satu indikator terpenting untuk memahami kondisi pasar cryptocurrency saat ini.
Dari mana asalnya dominasi Bitcoin
Perhitungannya sederhana:
BTC.D = Kapitalisasi BTC / Kapitalisasi pasar kripto total × 100%
Pada awal Januari 2026, dominasi ini sebesar 55.85% — Bitcoin menguasai lebih dari separuh seluruh pasar. Ini berarti bahwa setiap dolar yang diinvestasikan dalam altcoin, lebih dari satu dolar berada dalam Bitcoin.
Apa arti kenaikan dan penurunan dominasi
Ketika BTC.D meningkat, terjadi “musim Bitcoin”:
Ketika BTC.D menurun, dimulai “musim alt”:
Di mana memantau indikator BTC D
Platform utama untuk analisis:
Grafik dapat diinterpretasikan secara sederhana: tren naik = minat terhadap Bitcoin, tren turun = kapital mengalir ke altcoin, datar = ketidakpastian pasar.
Prediksi untuk tahun 2026
Konsensus ahli mengasumsikan dua skenario kemungkinan:
Skenario 1: Penguatan posisi Bitcoin (55–62%)
Skenario 2: Ledakan altcoin (40–48%)
Level saat ini di 55.85% berada di dekat puncak historis, menunjukkan konsentrasi yang cukup tinggi di sekitar Bitcoin.
Cara menggunakan BTC.D dalam trading
Tips praktis:
Intisari tentang dominasi Bitcoin
BTC.D — ini adalah termometer emosi pasar kripto. Nilai tinggi menunjukkan ketakutan dan konservatif, nilai rendah menunjukkan keserakahan dan spekulasi. Trader dan investor yang memantau indikator ini mendapatkan keunggulan dalam menentukan kapan beralih antara Bitcoin dan altcoin.
Saat ini, dominasi di 55.85% tetap menjadi acuan bagi semua pelaku pasar — dari holder hingga trader harian. Memahami dinamika BTC.D adalah kunci untuk sinkronisasi dengan siklus pasar.
Pertanyaan yang sering diajukan
Level BTC.D mana yang menandai awal musim alt? Biasanya saat turun di bawah 45%, altcoin mulai tumbuh lebih aktif. Tapi yang utama adalah arah pergerakan, bukan nilai absolutnya.
Bisakah dominasi turun di bawah 25%? Secara teori bisa, tapi secara historis hal ini belum pernah terjadi. Bahkan saat puncak musim alt tahun 2021, Bitcoin tetap memegang sekitar 40% pasar.
Apakah BTC.D berfungsi sebagai sinyal trading? Ya, jika digunakan bersama volume, harga Bitcoin sendiri, dan volatilitas umum. Dalam isolasi, ini hanyalah salah satu elemen analisis.