AI era sebuah masalah yang sangat nyata di depan mata: semua kebutuhan yang hanya mengandalkan tumpukan kode sedang dengan cepat terkikis.
Bayangkan skenario ini. Seorang pengembang independen dari India, yang menggunakan alat AI seperti Cursor dan Claude, mungkin menghasilkan output dalam satu hari yang setara dengan pekerjaan satu minggu penuh. Perbedaan efisiensi produksi yang sangat besar ini jelas terlihat, apa yang akan kamu gunakan untuk bersaing? Mengandalkan tumpukan teknologi yang keras? Mengorbankan waktu lembur? Jalan-jalan ini semakin tidak efektif.
Insight utama sebenarnya sangat sederhana: **kamu sama sekali tidak seharusnya bertarung di medan perang ini**.
Ada sebuah kasus terkenal di industri. Seorang pengembang memanfaatkan kemampuan alat pemrograman AI, menyelesaikan sebuah proyek yang sebelumnya membutuhkan beberapa hari dalam beberapa jam saja. Ini bukan kasus tunggal, ini adalah norma baru.
Lalu, apa sebenarnya perbedaan yang membedakan? Terletak pada kemampuanmu untuk keluar dari lingkaran kompetisi perangkat lunak murni. Memikirkan nilai bisnis di balik kebutuhan pengguna yang sesungguhnya, merancang produk dan bukan sekadar menulis kode, membangun benteng kreativitas dan wawasan pasar sendiri. Menganggap AI sebagai alat produktivitas untuk memperbesar keunggulanmu, bukan terjebak dalam perang kecepatan dengan mesin.
Masa depan pengembang yang hebat pasti berada di dimensi kompetisi yang lebih tinggi.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
11 Suka
Hadiah
11
8
Posting ulang
Bagikan
Komentar
0/400
DAOdreamer
· 17jam yang lalu
Bro, kata-kata ini luar biasa, tapi saya malah menjadi lebih pesimis. Pengembang India menggunakan Claude untuk menyelesaikan pekerjaan selama satu hari yang biasanya dilakukan dalam seminggu, lalu bagaimana dengan raja kompetisi di dalam negeri? Rasanya seluruh industri pengembang kode sedang direkonstruksi, kompetisi murni berbasis teknologi tidak lagi bisa bersaing dengan AI.
Lihat AsliBalas0
gas_fee_trauma
· 01-09 12:52
Jika tidak bisa bersaing dengan AI, jangan bersaing, beralih ke pemikiran produk adalah jalan keluarnya
Lihat AsliBalas0
AirdropFatigue
· 01-09 12:52
Kata-kata terdengar bagus, tetapi tingkat kesulitan dalam mengembangkan produk tidak selalu lebih rendah daripada menulis kode... Intinya adalah harus menemukan masalah nyata pengguna, hal ini AI tidak banyak bisa membantu.
Lihat AsliBalas0
MetaNomad
· 01-09 12:50
Kode volume memang sudah tidak menarik lagi, harus memikirkan produk, memikirkan logika bisnis baru bisa
Lihat AsliBalas0
DeFiDoctor
· 01-09 12:38
Catatan pemeriksaan menunjukkan bahwa pengembang semacam ini telah memasuki tahap "komplikasi strategi"... Penampilan klinisnya adalah masih bersaing dalam kecepatan penulisan kode, sama sekali tidak menyadari bahwa mereka sedang bersaing dengan mesin dalam sebuah indikator yang pasti akan gagal. Disarankan untuk secara rutin memeriksa kembali dimensi kompetisi Anda.
Lihat AsliBalas0
LayoffMiner
· 01-09 12:37
Benar, jalur murni menulis kode memang sudah mati
Sudah tidak bisa bersaing lagi, AI satu hari setara dengan dua bulan saya
Lihat AsliBalas0
MetaverseHermit
· 01-09 12:34
Sejujurnya, itulah sebabnya saya sudah beralih ke pemikiran produk, menulis kode secara murni benar-benar tidak memiliki masa depan
AI era sebuah masalah yang sangat nyata di depan mata: semua kebutuhan yang hanya mengandalkan tumpukan kode sedang dengan cepat terkikis.
Bayangkan skenario ini. Seorang pengembang independen dari India, yang menggunakan alat AI seperti Cursor dan Claude, mungkin menghasilkan output dalam satu hari yang setara dengan pekerjaan satu minggu penuh. Perbedaan efisiensi produksi yang sangat besar ini jelas terlihat, apa yang akan kamu gunakan untuk bersaing? Mengandalkan tumpukan teknologi yang keras? Mengorbankan waktu lembur? Jalan-jalan ini semakin tidak efektif.
Insight utama sebenarnya sangat sederhana: **kamu sama sekali tidak seharusnya bertarung di medan perang ini**.
Ada sebuah kasus terkenal di industri. Seorang pengembang memanfaatkan kemampuan alat pemrograman AI, menyelesaikan sebuah proyek yang sebelumnya membutuhkan beberapa hari dalam beberapa jam saja. Ini bukan kasus tunggal, ini adalah norma baru.
Lalu, apa sebenarnya perbedaan yang membedakan? Terletak pada kemampuanmu untuk keluar dari lingkaran kompetisi perangkat lunak murni. Memikirkan nilai bisnis di balik kebutuhan pengguna yang sesungguhnya, merancang produk dan bukan sekadar menulis kode, membangun benteng kreativitas dan wawasan pasar sendiri. Menganggap AI sebagai alat produktivitas untuk memperbesar keunggulanmu, bukan terjebak dalam perang kecepatan dengan mesin.
Masa depan pengembang yang hebat pasti berada di dimensi kompetisi yang lebih tinggi.