Dolar AS minggu ini sedikit menguat. Imbal hasil obligasi pemerintah naik sedikit, indeks dolar AS pun ikut melambung, saat ini berada di 99.091, mencatat rekor tertinggi dalam hampir sebulan.
Kunci utamanya adalah data non-pertanian bulan Desember. Strategi forex Fadi Al Kurdi menunjukkan bahwa data ini langsung mempengaruhi arah kebijakan moneter tahun 2026—jika data dan perkiraan menyimpang secara signifikan, pasar valuta asing dan pasar obligasi harus siap menghadapi volatilitas.
Hal lain yang menarik perhatian adalah putusan Mahkamah Agung AS. Apakah pemerintahan Trump dapat mengenakan tarif berdasarkan "International Emergency Economic Powers Act", masih menunggu keputusan pengadilan. Apapun hasilnya, pelaku pasar sedang memantau ketat bagaimana hasil ini akan mengguncang pasar valuta asing. Jadi, dalam beberapa waktu terakhir, indeks dolar AS naik 0.1%, yang dalam tingkat tertentu mencerminkan penilaian risiko yang dibawa oleh ketidakpastian ini.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
18 Suka
Hadiah
18
5
Posting ulang
Bagikan
Komentar
0/400
ForkThisDAO
· 01-11 08:02
Dolar AS kembali bergerak, rasanya ruang kenaikannya kali ini cukup menjanjikan
Lihat AsliBalas0
AirdropSweaterFan
· 01-10 15:02
Dolar AS kembali menunjukkan kekuatannya... Baru-baru ini banyak ketidakpastian, baik data non-pertanian maupun tarif adalah bom waktu, tidak ada yang bisa memprediksi
Lihat AsliBalas0
DegenMcsleepless
· 01-09 12:56
Dolar AS kembali menunjukkan kekuatannya, keputusan tarif ini adalah kejutan besar yang sebenarnya
Lihat AsliBalas0
CantAffordPancake
· 01-09 12:56
Dolar AS lagi berulah lagi, sekarang data non-farm harus diperhatikan dengan baik, takutnya akan terjadi fluktuasi besar.
Lihat AsliBalas0
LiquiditySurfer
· 01-09 12:52
Dolar AS kali ini benar-benar luar biasa, 99 bukan lagi mimpi
Dolar AS minggu ini sedikit menguat. Imbal hasil obligasi pemerintah naik sedikit, indeks dolar AS pun ikut melambung, saat ini berada di 99.091, mencatat rekor tertinggi dalam hampir sebulan.
Kunci utamanya adalah data non-pertanian bulan Desember. Strategi forex Fadi Al Kurdi menunjukkan bahwa data ini langsung mempengaruhi arah kebijakan moneter tahun 2026—jika data dan perkiraan menyimpang secara signifikan, pasar valuta asing dan pasar obligasi harus siap menghadapi volatilitas.
Hal lain yang menarik perhatian adalah putusan Mahkamah Agung AS. Apakah pemerintahan Trump dapat mengenakan tarif berdasarkan "International Emergency Economic Powers Act", masih menunggu keputusan pengadilan. Apapun hasilnya, pelaku pasar sedang memantau ketat bagaimana hasil ini akan mengguncang pasar valuta asing. Jadi, dalam beberapa waktu terakhir, indeks dolar AS naik 0.1%, yang dalam tingkat tertentu mencerminkan penilaian risiko yang dibawa oleh ketidakpastian ini.