Ripple di Inggris telah menyelesaikan pendaftaran regulasi anti pencucian uang di (FCA), yang merupakan langkah penting lainnya dalam strategi kepatuhan global mereka. Menurut berita terbaru, Ripple Markets UK Ltd. telah dikonfirmasi dalam daftar pendaftaran regulasi FCA, yang berarti perusahaan tersebut telah memenuhi persyaratan terkait anti pencucian uang dan pendanaan terorisme di Inggris. Meskipun ini bukan otorisasi layanan keuangan lengkap, ini menjadi dasar kepatuhan bagi Ripple untuk menjalankan aktivitas terkait cryptocurrency di Inggris.
Makna Praktis Pendaftaran di Inggris
Langkah Penting dalam Kepatuhan Anti Pencucian Uang
Persyaratan pendaftaran FCA di Inggris mengharuskan perusahaan mematuhi ketat aturan (AML) dan (KYC). Pendaftaran Ripple Markets UK Ltd. menunjukkan bahwa perusahaan telah melewati proses ini dan mendapatkan izin untuk melakukan bisnis tertentu terkait cryptocurrency di Inggris. Ini bukan sekadar dokumen formal, melainkan syarat penting untuk beroperasi di pusat keuangan global tersebut.
Membuka Jalan untuk Akses Keuangan Tradisional
Makna mendalam dari pendaftaran ini adalah bahwa Ripple secara sistematis mendapatkan pengakuan regulasi global untuk layanan jaringan pembayaran (RippleNet) dan likuiditas on-demand (ODL). Sebagai salah satu pusat keuangan dunia, pengakuan kepatuhan di Inggris memiliki efek demonstratif.
Gambaran Lengkap Perkembangan Regulasi Global
Kemajuan Ripple di Inggris bukanlah kejadian terisolasi, melainkan bagian dari strategi ekspansi global mereka. Berdasarkan informasi terbaru, peta regulasi Ripple sedang berkembang pesat:
Wilayah
Kemajuan
Waktu
Inggris
Pendaftaran anti pencucian uang FCA selesai
9 Januari 2026
Singapura
Mendapatkan lisensi MAS
1 Januari 2026
Jepang
Menjalin kerjasama dengan Mizuho Bank, SMBC Nikko
1 Januari 2026
Amerika Serikat
Penetapan status XRP sebagai non-sekuritas(putusan pengadilan)
2025
Kemajuan ini menunjukkan bahwa Ripple bertransformasi dari perusahaan pembayaran menjadi penyedia infrastruktur keuangan yang patuh secara global.
Respon Pasar terhadap Kemajuan Kepatuhan
Dana institusional terus mengalir
Meskipun pendaftaran di Inggris adalah langkah kepatuhan, kepercayaan pasar terhadap prospek Ripple secara keseluruhan tercermin dari aliran modal. Data terbaru menunjukkan:
ETF XRP spot telah mengelola aset sebesar 1,3 miliar dolar AS, mengunci lebih dari 7,46 miliar XRP
Inflow harian tertinggi mencapai 48 juta dolar AS (5 Januari)
Harga XRP berfluktuasi di kisaran 2,25-2,28 dolar AS
Data ini mencerminkan pengakuan dari investor institusional terhadap perkembangan ekosistem Ripple, bukan sekadar spekulasi harga token.
Dukungan untuk Aplikasi Nyata
Berdasarkan berita terbaru, lapisan pembayaran ODL Ripple telah memproses lebih dari 15 miliar dolar AS dalam volume transaksi lintas negara pada 2024, meningkat 32% dibanding tahun sebelumnya. Ini menunjukkan bahwa kepatuhan regulasi bukan hanya untuk “mendapatkan izin”, tetapi untuk mendukung aktivitas bisnis nyata. Dari lebih dari 300 lembaga keuangan di bawah RippleNet, sekitar 40% menggunakan layanan ODL.
Interpretasi Mendalam dari Signifikansi Strategis
Dari “Kepatuhan Pasif” ke “Mengadopsi Secara Aktif”
Serangkaian kemajuan regulasi Ripple mencerminkan sebuah perubahan: dari posisi konfrontatif dengan SEC di masa lalu, kini mereka secara aktif menyelesaikan pendaftaran kepatuhan di berbagai negara. Ini menunjukkan pemahaman perusahaan bahwa “kepatuhan adalah kompetitif”.
Penetapan Status Infrastruktur Keuangan
Pendaftaran di Inggris, lisensi di Singapura, kerjasama di Jepang, pengakuan hukum di AS—akumulasi kemajuan ini secara bertahap mengubah posisi Ripple dari “proyek kripto” menjadi “penyedia infrastruktur keuangan”. Perubahan identitas ini sangat penting karena menentukan apakah Ripple dapat diadopsi secara massal oleh lembaga keuangan tradisional.
Fokus Masa Depan
Berdasarkan berita terbaru, Ripple baru saja menyelesaikan pendanaan sebesar 500 juta dolar AS, dengan valuasi mencapai 40 miliar dolar AS, dan perusahaan secara tegas menyatakan tidak ada rencana IPO. Ini menunjukkan Ripple memiliki dana yang cukup untuk melanjutkan ekspansi global dan pengembangan produk. Selain itu, perusahaan juga memperkuat posisi di bidang otomatisasi keuangan melalui akuisisi GTreasury dan Solvexia(, yang semakin memperkokoh posisi mereka di bidang fintech.
Ringkasan
Pendaftaran Ripple di FCA Inggris merupakan tonggak lain dalam strategi kepatuhan global mereka. Ini bukan sekadar mendapatkan izin, tetapi juga menunjukkan tekad Ripple untuk secara sistematis memasuki sistem keuangan tradisional. Dari Inggris ke Singapura hingga Jepang, dari pengakuan hukum hingga aplikasi nyata, Ripple membuka pintu pasar keuangan global dengan “kepatuhan” sebagai kuncinya.
Respon pasar pun sangat jelas: aliran dana institusional terus berlanjut, dan aplikasi nyata semakin meluas. Ini menunjukkan bahwa investor dan lembaga keuangan mengakui arah strategi ini. Fokus utama ke depan adalah apakah kemajuan regulasi global ini dapat mempercepat penetrasi Ripple ke dalam keuangan tradisional dan bagaimana nilai XRP sebagai token ekosistemnya dapat terkapitalisasi.
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Di balik persetujuan Ripple di Inggris: dari pendaftaran anti pencucian uang hingga peta kepatuhan global
Ripple di Inggris telah menyelesaikan pendaftaran regulasi anti pencucian uang di (FCA), yang merupakan langkah penting lainnya dalam strategi kepatuhan global mereka. Menurut berita terbaru, Ripple Markets UK Ltd. telah dikonfirmasi dalam daftar pendaftaran regulasi FCA, yang berarti perusahaan tersebut telah memenuhi persyaratan terkait anti pencucian uang dan pendanaan terorisme di Inggris. Meskipun ini bukan otorisasi layanan keuangan lengkap, ini menjadi dasar kepatuhan bagi Ripple untuk menjalankan aktivitas terkait cryptocurrency di Inggris.
Makna Praktis Pendaftaran di Inggris
Langkah Penting dalam Kepatuhan Anti Pencucian Uang
Persyaratan pendaftaran FCA di Inggris mengharuskan perusahaan mematuhi ketat aturan (AML) dan (KYC). Pendaftaran Ripple Markets UK Ltd. menunjukkan bahwa perusahaan telah melewati proses ini dan mendapatkan izin untuk melakukan bisnis tertentu terkait cryptocurrency di Inggris. Ini bukan sekadar dokumen formal, melainkan syarat penting untuk beroperasi di pusat keuangan global tersebut.
Membuka Jalan untuk Akses Keuangan Tradisional
Makna mendalam dari pendaftaran ini adalah bahwa Ripple secara sistematis mendapatkan pengakuan regulasi global untuk layanan jaringan pembayaran (RippleNet) dan likuiditas on-demand (ODL). Sebagai salah satu pusat keuangan dunia, pengakuan kepatuhan di Inggris memiliki efek demonstratif.
Gambaran Lengkap Perkembangan Regulasi Global
Kemajuan Ripple di Inggris bukanlah kejadian terisolasi, melainkan bagian dari strategi ekspansi global mereka. Berdasarkan informasi terbaru, peta regulasi Ripple sedang berkembang pesat:
Kemajuan ini menunjukkan bahwa Ripple bertransformasi dari perusahaan pembayaran menjadi penyedia infrastruktur keuangan yang patuh secara global.
Respon Pasar terhadap Kemajuan Kepatuhan
Dana institusional terus mengalir
Meskipun pendaftaran di Inggris adalah langkah kepatuhan, kepercayaan pasar terhadap prospek Ripple secara keseluruhan tercermin dari aliran modal. Data terbaru menunjukkan:
Data ini mencerminkan pengakuan dari investor institusional terhadap perkembangan ekosistem Ripple, bukan sekadar spekulasi harga token.
Dukungan untuk Aplikasi Nyata
Berdasarkan berita terbaru, lapisan pembayaran ODL Ripple telah memproses lebih dari 15 miliar dolar AS dalam volume transaksi lintas negara pada 2024, meningkat 32% dibanding tahun sebelumnya. Ini menunjukkan bahwa kepatuhan regulasi bukan hanya untuk “mendapatkan izin”, tetapi untuk mendukung aktivitas bisnis nyata. Dari lebih dari 300 lembaga keuangan di bawah RippleNet, sekitar 40% menggunakan layanan ODL.
Interpretasi Mendalam dari Signifikansi Strategis
Dari “Kepatuhan Pasif” ke “Mengadopsi Secara Aktif”
Serangkaian kemajuan regulasi Ripple mencerminkan sebuah perubahan: dari posisi konfrontatif dengan SEC di masa lalu, kini mereka secara aktif menyelesaikan pendaftaran kepatuhan di berbagai negara. Ini menunjukkan pemahaman perusahaan bahwa “kepatuhan adalah kompetitif”.
Penetapan Status Infrastruktur Keuangan
Pendaftaran di Inggris, lisensi di Singapura, kerjasama di Jepang, pengakuan hukum di AS—akumulasi kemajuan ini secara bertahap mengubah posisi Ripple dari “proyek kripto” menjadi “penyedia infrastruktur keuangan”. Perubahan identitas ini sangat penting karena menentukan apakah Ripple dapat diadopsi secara massal oleh lembaga keuangan tradisional.
Fokus Masa Depan
Berdasarkan berita terbaru, Ripple baru saja menyelesaikan pendanaan sebesar 500 juta dolar AS, dengan valuasi mencapai 40 miliar dolar AS, dan perusahaan secara tegas menyatakan tidak ada rencana IPO. Ini menunjukkan Ripple memiliki dana yang cukup untuk melanjutkan ekspansi global dan pengembangan produk. Selain itu, perusahaan juga memperkuat posisi di bidang otomatisasi keuangan melalui akuisisi GTreasury dan Solvexia(, yang semakin memperkokoh posisi mereka di bidang fintech.
Ringkasan
Pendaftaran Ripple di FCA Inggris merupakan tonggak lain dalam strategi kepatuhan global mereka. Ini bukan sekadar mendapatkan izin, tetapi juga menunjukkan tekad Ripple untuk secara sistematis memasuki sistem keuangan tradisional. Dari Inggris ke Singapura hingga Jepang, dari pengakuan hukum hingga aplikasi nyata, Ripple membuka pintu pasar keuangan global dengan “kepatuhan” sebagai kuncinya.
Respon pasar pun sangat jelas: aliran dana institusional terus berlanjut, dan aplikasi nyata semakin meluas. Ini menunjukkan bahwa investor dan lembaga keuangan mengakui arah strategi ini. Fokus utama ke depan adalah apakah kemajuan regulasi global ini dapat mempercepat penetrasi Ripple ke dalam keuangan tradisional dan bagaimana nilai XRP sebagai token ekosistemnya dapat terkapitalisasi.