Dalam perdagangan leverage, pilihan mode margin secara langsung mempengaruhi toleransi risiko dan efisiensi penggunaan dana. Full posisi dan isolated posisi adalah dua metode manajemen risiko yang sangat berbeda, yang sering kali membingungkan pemula. Kunci memahami arti full posisi adalah bahwa itu mewakili penggunaan seluruh dana akun sebagai kolam margin bersama, sementara isolated posisi mengalokasikan margin tetap secara terpisah untuk setiap posisi.
Mode Full Posisi: Pengertian dan Logika Operasi
Inti dari mode full posisi adalah: “Semua saldo yang tersedia dalam akun dapat digunakan bersama oleh beberapa posisi.” Tidak peduli berapa banyak posisi kontrak yang Anda buka dalam satu akun, mereka dapat saling mendukung.
Dalam mode ini:
Pengguna dapat mengatur full posisi di beberapa kontrak, semua posisi berbagi satu kolam margin
Rumus perhitungan margin awal full posisi adalah: Jumlah posisi × Harga masuk rata-rata ÷ Faktor leverage
Margin posisi aktual = Total dana yang tersedia dalam akun
Contoh: Misalnya, dalam akun kontrak Anda tersedia dana sebesar 1.000 USDT, membeli kontrak BTCUSDT dengan harga 50.000 USDT sebanyak 0.1 BTC, leverage diatur ke 25 kali. Margin awal full posisi adalah: 50.000 × 0.1 ÷ 25 = 200 USDT. Tetapi dana yang benar-benar digunakan sebagai margin posisi adalah seluruh 1.000 USDT. Ini berarti posisi tersebut dapat menanggung kerugian hingga 1.000 USDT sebelum dipaksa untuk dilikuidasi.
Mode Isolated Posisi: Batas Risiko Tetap
Perbedaan utama antara isolated dan full posisi adalah, isolated posisi menetapkan margin tetap yang independen untuk setiap posisi.
Karakteristik isolated posisi meliputi:
Margin posisi adalah nilai tetap, dihitung sebagai: Jumlah posisi × Harga masuk rata-rata ÷ Faktor leverage
Ketika saldo margin posisi turun di bawah margin pemeliharaan, posisi tersebut akan secara mandiri memicu likuidasi paksa
Kerugian maksimum pada satu posisi ditetapkan secara jelas, tidak mempengaruhi dana lain dalam akun
Menggunakan contoh yang sama: membuka posisi 0.1 BTC dengan leverage 25 kali, margin isolated tetap sebesar 200 USDT. Jika posisi tersebut mengalami kerugian lebih dari 200 USDT, hanya posisi ini yang akan dilikuidasi, dana lain dalam akun tetap utuh.
Perbandingan Full Posisi vs Isolated Posisi: Perbandingan Praktis
Dimensi
Mode Full Posisi
Mode Isolated Posisi
Berbagi Margin
Semua posisi berbagi dana akun
Margin setiap posisi independen
Pengendalian Risiko
Lebih longgar, membutuhkan manajemen aktif
Jelas, lebih mudah dikendalikan
Efisiensi Dana
Lebih tinggi, posisi saling mendukung
Lebih konservatif, dana tersebar
Trigger Likuidasi
Kerugian posisi melebihi total saldo akun
Kerugian posisi mencapai batas, langsung likuidasi
Situasi Penggunaan
Trader berpengalaman dengan posisi panjang/pendek
Trader konservatif atau penghindar risiko
Perlu dicatat bahwa dalam mode full posisi, unrealized profit dan loss dari posisi yang menguntungkan tidak dapat digunakan sebagai margin untuk posisi yang merugi, hal ini sering diabaikan.
Posisi Dua Arah dan Pemilihan Mode
Baik memilih full posisi maupun isolated posisi, dalam mode posisi dua arah, Anda harus mengatur leverage secara terpisah untuk posisi long dan short; dalam mode posisi satu arah, cukup satu pengaturan. Ini adalah dimensi konfigurasi yang terpisah dari mode margin.
Pilihan Fleksibel Berdasarkan Kebutuhan
Mode full posisi cocok untuk trader yang memiliki dana cukup dan kemampuan penilaian risiko yang kuat, karena dapat memaksimalkan efisiensi dana, tetapi membutuhkan manajemen posisi yang lebih rinci. Mode isolated menetapkan batas risiko yang jelas, dengan kerugian maksimum setiap posisi yang mudah dipahami, sehingga lebih mudah dikendalikan oleh pemula. Setelah memahami inti dari arti full posisi, Anda dapat memilih sesuai strategi trading dan toleransi risiko pribadi.
Peringatan risiko penting: Perdagangan leverage melibatkan risiko besar, dapat menyebabkan seluruh modal hilang. Harap lakukan trading dengan hati-hati setelah memahami mekanisme terkait.
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Analisis arti posisi penuh: Perbandingan antara mode margin posisi penuh dan posisi bertahap
Dalam perdagangan leverage, pilihan mode margin secara langsung mempengaruhi toleransi risiko dan efisiensi penggunaan dana. Full posisi dan isolated posisi adalah dua metode manajemen risiko yang sangat berbeda, yang sering kali membingungkan pemula. Kunci memahami arti full posisi adalah bahwa itu mewakili penggunaan seluruh dana akun sebagai kolam margin bersama, sementara isolated posisi mengalokasikan margin tetap secara terpisah untuk setiap posisi.
Mode Full Posisi: Pengertian dan Logika Operasi
Inti dari mode full posisi adalah: “Semua saldo yang tersedia dalam akun dapat digunakan bersama oleh beberapa posisi.” Tidak peduli berapa banyak posisi kontrak yang Anda buka dalam satu akun, mereka dapat saling mendukung.
Dalam mode ini:
Contoh: Misalnya, dalam akun kontrak Anda tersedia dana sebesar 1.000 USDT, membeli kontrak BTCUSDT dengan harga 50.000 USDT sebanyak 0.1 BTC, leverage diatur ke 25 kali. Margin awal full posisi adalah: 50.000 × 0.1 ÷ 25 = 200 USDT. Tetapi dana yang benar-benar digunakan sebagai margin posisi adalah seluruh 1.000 USDT. Ini berarti posisi tersebut dapat menanggung kerugian hingga 1.000 USDT sebelum dipaksa untuk dilikuidasi.
Mode Isolated Posisi: Batas Risiko Tetap
Perbedaan utama antara isolated dan full posisi adalah, isolated posisi menetapkan margin tetap yang independen untuk setiap posisi.
Karakteristik isolated posisi meliputi:
Menggunakan contoh yang sama: membuka posisi 0.1 BTC dengan leverage 25 kali, margin isolated tetap sebesar 200 USDT. Jika posisi tersebut mengalami kerugian lebih dari 200 USDT, hanya posisi ini yang akan dilikuidasi, dana lain dalam akun tetap utuh.
Perbandingan Full Posisi vs Isolated Posisi: Perbandingan Praktis
Perlu dicatat bahwa dalam mode full posisi, unrealized profit dan loss dari posisi yang menguntungkan tidak dapat digunakan sebagai margin untuk posisi yang merugi, hal ini sering diabaikan.
Posisi Dua Arah dan Pemilihan Mode
Baik memilih full posisi maupun isolated posisi, dalam mode posisi dua arah, Anda harus mengatur leverage secara terpisah untuk posisi long dan short; dalam mode posisi satu arah, cukup satu pengaturan. Ini adalah dimensi konfigurasi yang terpisah dari mode margin.
Pilihan Fleksibel Berdasarkan Kebutuhan
Mode full posisi cocok untuk trader yang memiliki dana cukup dan kemampuan penilaian risiko yang kuat, karena dapat memaksimalkan efisiensi dana, tetapi membutuhkan manajemen posisi yang lebih rinci. Mode isolated menetapkan batas risiko yang jelas, dengan kerugian maksimum setiap posisi yang mudah dipahami, sehingga lebih mudah dikendalikan oleh pemula. Setelah memahami inti dari arti full posisi, Anda dapat memilih sesuai strategi trading dan toleransi risiko pribadi.
Peringatan risiko penting: Perdagangan leverage melibatkan risiko besar, dapat menyebabkan seluruh modal hilang. Harap lakukan trading dengan hati-hati setelah memahami mekanisme terkait.