The Federal Reserve's Barkin baru-baru ini berbagi beberapa pandangan menarik tentang dinamika pasar tenaga kerja. Di satu sisi, dia menyambut baik penurunan tingkat pengangguran—itu adalah sinyal positif yang ingin dilihat semua orang. Tapi di sinilah perbedaannya: pola perekrutan menjadi cukup sempit, yang dia secara terbuka sebut tidak nyaman.
Yang lebih menunjukkan adalah apa yang tidak dikeluhkan oleh bisnis. Meskipun ada banyak pembicaraan tentang kenaikan suku bunga, Barkin mencatat bahwa biaya suku bunga tidak dianggap sebagai masalah utama bagi bisnis. Itu patut dipertimbangkan.
Dari sudut pandang kebijakan, ada narasi yang masuk akal yang terbentuk—pasokan tenaga kerja yang lebih rendah dipadukan dengan pertumbuhan pekerjaan yang lebih lambat bisa sebenarnya mewakili keseimbangan yang dapat diterima untuk ekonomi ke depan. Ini adalah jenis data yang membentuk bagaimana bank sentral memikirkan keputusan suku bunga di masa mendatang.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
26 Suka
Hadiah
26
10
Posting ulang
Bagikan
Komentar
0/400
SelfMadeRuggee
· 8jam yang lalu
Pengangguran menurun terdengar bagus, tetapi kaku dalam perekrutan memang agak menyakitkan... Apakah perusahaan benar-benar tidak menyalahkan suku bunga? Ini benar-benar di luar nalar
Lihat AsliBalas0
SquidTeacher
· 9jam yang lalu
Penurunan tingkat pengangguran adalah hal yang baik, tetapi pola perekrutan yang menyempit memang cukup mengkhawatirkan... perusahaan tidak mengeluh tentang suku bunga? Itu benar-benar aneh
Lihat AsliBalas0
LiquidationWatcher
· 01-11 13:56
Hmm... penurunan tingkat pengangguran terdengar bagus, tetapi semakin sempitnya peluang rekrutmen adalah masalah sebenarnya.
Lihat AsliBalas0
ShibaOnTheRun
· 01-10 12:12
Penurunan tingkat pengangguran adalah hal yang baik, tetapi rekrutmen begitu sempit? Rasanya tekanan berpindah ke tempat lain, hati-hati semuanya
Lihat AsliBalas0
SingleForYears
· 01-09 22:52
Tunggu sebentar, rekrutmen menjadi lebih sempit tetapi perusahaan malah tidak mengeluhkan suku bunga? Logika ini agak sulit dipertahankan...
Lihat AsliBalas0
fren_with_benefits
· 01-09 22:51
Singkatnya, tingkat pengangguran rendah tetapi perekrutan sangat terbatas, dan perusahaan juga tidak banyak mengeluh tentang bunga... Logika ini agak membingungkan
Lihat AsliBalas0
ContractSurrender
· 01-09 22:47
Singkatnya, penurunan tingkat pengangguran terdengar bagus, tetapi saluran perekrutan sangat terbatas... Perusahaan malah tidak menyalahkan suku bunga, logika ini agak membingungkan.
Lihat AsliBalas0
BearMarketBuilder
· 01-09 22:37
Tingkat pengangguran menurun tetapi perekrutan sangat ketat, ini yang sebenarnya menjadi masalah...
Lihat AsliBalas0
unrekt.eth
· 01-09 22:31
Ini sudah keterlaluan, perusahaan tidak lagi mengeluhkan suku bunga? Lalu siapa yang mengeluh sakit...
Lihat AsliBalas0
ProposalManiac
· 01-09 22:25
Tingkat pengangguran menurun, tetapi perekrutan justru menyempit? Ini disebut "ketidaksetaraan tata kelola"—data terlihat bagus tetapi mekanisme gagal, Federal Reserve paling menyukai pola ini.
The Federal Reserve's Barkin baru-baru ini berbagi beberapa pandangan menarik tentang dinamika pasar tenaga kerja. Di satu sisi, dia menyambut baik penurunan tingkat pengangguran—itu adalah sinyal positif yang ingin dilihat semua orang. Tapi di sinilah perbedaannya: pola perekrutan menjadi cukup sempit, yang dia secara terbuka sebut tidak nyaman.
Yang lebih menunjukkan adalah apa yang tidak dikeluhkan oleh bisnis. Meskipun ada banyak pembicaraan tentang kenaikan suku bunga, Barkin mencatat bahwa biaya suku bunga tidak dianggap sebagai masalah utama bagi bisnis. Itu patut dipertimbangkan.
Dari sudut pandang kebijakan, ada narasi yang masuk akal yang terbentuk—pasokan tenaga kerja yang lebih rendah dipadukan dengan pertumbuhan pekerjaan yang lebih lambat bisa sebenarnya mewakili keseimbangan yang dapat diterima untuk ekonomi ke depan. Ini adalah jenis data yang membentuk bagaimana bank sentral memikirkan keputusan suku bunga di masa mendatang.