AI bukan hanya sekadar menulis ulang cara kita membuat video lagi—ini membentuk ulang seluruh lanskap kreatif. Ratusan pengambilan gambar yang dulu memerlukan kru produksi lengkap kini dapat disintesis secara algoritmik, mendemokratisasi pembuatan film untuk pencipta di setiap level.
Pengubah permainan? Sistem AI kini mampu meniru sinematografi profesional. Bayangkan memilih antara kamera standar industri seperti Arri, RED, dan Sony. Kemudian menyetel aperture, panjang fokus, dan karakteristik lensa—semuanya otomatis. Apa yang secara tradisional membutuhkan keahlian sinematografer dan bertahun-tahun pengetahuan teknis kini dapat ditangani oleh algoritma secara real time.
Ini bukan fiksi ilmiah. Gelombang pertama alat sinematografi AI sudah ada di sini, belajar meniru bahasa visual dari pembuatan film profesional. Itu mengubah segalanya bagi pencipta independen, rumah produksi, dan siapa saja dengan cerita yang layak diceritakan.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
13 Suka
Hadiah
13
5
Posting ulang
Bagikan
Komentar
0/400
LeekCutter
· 01-10 02:00
Wah, sekarang fotografer benar-benar akan kehilangan pekerjaan nih
Lihat AsliBalas0
GasGasGasBro
· 01-10 01:49
ngl Sekarang benar-benar akan kehilangan pekerjaan, bagaimana dengan fotografer...
Lihat AsliBalas0
SchrodingerPrivateKey
· 01-10 01:45
ngl Sekarang benar-benar akan kehilangan pekerjaan, fotografer dan tim produksi langsung tidak ada pekerjaan yang bisa dilakukan
Lihat AsliBalas0
GasFeeBeggar
· 01-10 01:39
ngl ai ini seharusnya sudah datang, hari-hari baik para fotografer segera berakhir haha
AI bukan hanya sekadar menulis ulang cara kita membuat video lagi—ini membentuk ulang seluruh lanskap kreatif. Ratusan pengambilan gambar yang dulu memerlukan kru produksi lengkap kini dapat disintesis secara algoritmik, mendemokratisasi pembuatan film untuk pencipta di setiap level.
Pengubah permainan? Sistem AI kini mampu meniru sinematografi profesional. Bayangkan memilih antara kamera standar industri seperti Arri, RED, dan Sony. Kemudian menyetel aperture, panjang fokus, dan karakteristik lensa—semuanya otomatis. Apa yang secara tradisional membutuhkan keahlian sinematografer dan bertahun-tahun pengetahuan teknis kini dapat ditangani oleh algoritma secara real time.
Ini bukan fiksi ilmiah. Gelombang pertama alat sinematografi AI sudah ada di sini, belajar meniru bahasa visual dari pembuatan film profesional. Itu mengubah segalanya bagi pencipta independen, rumah produksi, dan siapa saja dengan cerita yang layak diceritakan.