Bitcoin setelah mengalami volatilitas yang tajam, sedang mengirimkan sinyal positif untuk reset siklus.
Pengungkapan data terbaru dari analis Biraajmaan Tamuly menarik perhatian—pemegang Bitcoin jangka panjang(LTH) pada tahun 2025 mengalami penjualan paling agresif yang tercatat. Hampir 300 miliar dolar AS dalam Bitcoin yang telah tidur selama lebih dari satu tahun kembali ke pasar, ini bukanlah sekadar pengambilan keuntungan biasa, melainkan penjualan "runtuh" yang sesungguhnya.
Situasi paling ekstrem terjadi dalam periode 30 hari dari pertengahan November hingga pertengahan Desember. Selama periode ini, tercipta puncak distribusi bulanan terbesar dalam lima tahun—114 juta BTC keluar dari pasar. Angka ini cukup mencengangkan, namun juga mengungkapkan keadaan pasar yang sebenarnya: kepanikan dan bukan penjualan yang rasional. Menariknya, penjualan ini terjadi tepat setelah harga melemah di bulan Oktober, menandai perubahan fundamental dalam sentimen pasar—dari melanjutkan tren yang ada, beralih ke fase reset siklus.
Namun, ada titik balik penting di sini. Setelah memasuki bulan Desember, data on-chain mulai berubah. Pasokan LTH berhenti menurun dan stabil di sekitar 13,6 juta BTC. Harga Bitcoin juga memasuki zona sideways yang relatif stabil. Apa arti dari fenomena "berhenti jatuh" ini?
Data historis memberikan jawabannya. Rasio pasokan pemegang jangka panjang/pendek(LTH/STH ratio) turun ke -0.53 pada bulan Desember tahun lalu. Berdasarkan pengalaman historis, rasio ini jika turun di bawah -0.5, biasanya pasar akan memasuki fase dasar atau segera rebound. -0.53 saat ini tepat berada di titik kritis ini, dan ini bukan kebetulan.
Secara keseluruhan, tekanan penjualan secara bertahap mulai mereda. Skenario ke depan mungkin seperti ini: kuartal pertama hingga kedua tahun 2026 akan menjadi periode konsolidasi yang cukup panjang, di mana pasar menyelesaikan proses dasar. Setelah itu, kenaikan berkelanjutan besar kemungkinan akan dimulai, dan diperkirakan akan benar-benar berlangsung di kuartal ketiga dengan tren baru.
Siklus pasar ibarat pergantian musim, setelah musim dingin pasti akan datang musim semi. Penjualan besar-besaran oleh pemegang jangka panjang tampak berbahaya, tetapi sebenarnya sedang mempersiapkan langkah kenaikan berikutnya.
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Bitcoin setelah mengalami volatilitas yang tajam, sedang mengirimkan sinyal positif untuk reset siklus.
Pengungkapan data terbaru dari analis Biraajmaan Tamuly menarik perhatian—pemegang Bitcoin jangka panjang(LTH) pada tahun 2025 mengalami penjualan paling agresif yang tercatat. Hampir 300 miliar dolar AS dalam Bitcoin yang telah tidur selama lebih dari satu tahun kembali ke pasar, ini bukanlah sekadar pengambilan keuntungan biasa, melainkan penjualan "runtuh" yang sesungguhnya.
Situasi paling ekstrem terjadi dalam periode 30 hari dari pertengahan November hingga pertengahan Desember. Selama periode ini, tercipta puncak distribusi bulanan terbesar dalam lima tahun—114 juta BTC keluar dari pasar. Angka ini cukup mencengangkan, namun juga mengungkapkan keadaan pasar yang sebenarnya: kepanikan dan bukan penjualan yang rasional. Menariknya, penjualan ini terjadi tepat setelah harga melemah di bulan Oktober, menandai perubahan fundamental dalam sentimen pasar—dari melanjutkan tren yang ada, beralih ke fase reset siklus.
Namun, ada titik balik penting di sini. Setelah memasuki bulan Desember, data on-chain mulai berubah. Pasokan LTH berhenti menurun dan stabil di sekitar 13,6 juta BTC. Harga Bitcoin juga memasuki zona sideways yang relatif stabil. Apa arti dari fenomena "berhenti jatuh" ini?
Data historis memberikan jawabannya. Rasio pasokan pemegang jangka panjang/pendek(LTH/STH ratio) turun ke -0.53 pada bulan Desember tahun lalu. Berdasarkan pengalaman historis, rasio ini jika turun di bawah -0.5, biasanya pasar akan memasuki fase dasar atau segera rebound. -0.53 saat ini tepat berada di titik kritis ini, dan ini bukan kebetulan.
Secara keseluruhan, tekanan penjualan secara bertahap mulai mereda. Skenario ke depan mungkin seperti ini: kuartal pertama hingga kedua tahun 2026 akan menjadi periode konsolidasi yang cukup panjang, di mana pasar menyelesaikan proses dasar. Setelah itu, kenaikan berkelanjutan besar kemungkinan akan dimulai, dan diperkirakan akan benar-benar berlangsung di kuartal ketiga dengan tren baru.
Siklus pasar ibarat pergantian musim, setelah musim dingin pasti akan datang musim semi. Penjualan besar-besaran oleh pemegang jangka panjang tampak berbahaya, tetapi sebenarnya sedang mempersiapkan langkah kenaikan berikutnya.