#美国贸易赤字状况 Mengapa Defisit Perdagangan AS Semakin Membesar?
Tahun lalu, defisit perdagangan AS mencapai 918,4 miliar dolar AS, ini adalah puncak kedua setelah tahun 1960. Terdengar menakutkan, tetapi logikanya sebenarnya tidak rumit.
Pertama adalah "efek siphon" dolar AS—sebagai mata uang cadangan global, dolar menarik masuk modal asing secara terus-menerus, yang secara langsung mendorong peningkatan defisit perdagangan. Kedua adalah pola konsumsi Amerika sendiri: sedikit menabung, banyak berbelanja, yang menyebabkan ketergantungan terhadap barang impor semakin dalam. Ditambah lagi, industri manufaktur domestik selama bertahun-tahun mengalami pergeseran besar ke luar negeri, sehingga daya saing ekspor secara alami melemah.
Pemerintah Trump memainkan kartu tarif—menambahkan "tarif yang seimbang" untuk menekan impor. Hasilnya? Biaya perusahaan meningkat, tekanan inflasi juga bertambah, tetapi defisit tetap tidak banyak membaik.
Kesepakatan para ekonom adalah: defisit perdagangan bukan masalah tarif, akar permasalahannya terletak pada ketidakseimbangan struktur ekonomi. Untuk benar-benar membalikkan keadaan, mengandalkan tarif sepihak saja jauh tidak cukup, perlu juga menyesuaikan kebijakan fiskal, menstabilkan nilai dolar, ini adalah strategi jangka panjang.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
18 Suka
Hadiah
18
4
Posting ulang
Bagikan
Komentar
0/400
NullWhisperer
· 01-10 08:30
tarif sebagai plester pada pendarahan sistemik... secara teknis, struktur defisit di sini sebenarnya cukup dapat dieksploitasi jika Anda tahu di mana harus mencari. arbitrase mata uang cadangan yang mereka jalankan hampir elegan dalam kerentanannya, ngl. tapi ya, memasang tarif padanya seperti mengaudit kode Anda setelah mengirim ke produksi lmao
Lihat AsliBalas0
ImpermanentPhilosopher
· 01-10 08:28
Tarif tidak dapat menyembuhkan penyakit mendasar, ini seperti menempel plester pada pasien kanker... Efek siphoning dolar AS adalah pelaku sebenarnya.
Lihat AsliBalas0
LiquidationWizard
· 01-10 08:26
Tarif itu seperti menutup telinga saat mencuri bel, sama sekali tidak bisa menyembuhkan penyakit utama
Lihat AsliBalas0
EthSandwichHero
· 01-10 08:09
Tarif ini benar-benar seperti meminum racun untuk menghilangkan dahaga, hasilnya inflasi malah semakin meningkat
#美国贸易赤字状况 Mengapa Defisit Perdagangan AS Semakin Membesar?
Tahun lalu, defisit perdagangan AS mencapai 918,4 miliar dolar AS, ini adalah puncak kedua setelah tahun 1960. Terdengar menakutkan, tetapi logikanya sebenarnya tidak rumit.
Pertama adalah "efek siphon" dolar AS—sebagai mata uang cadangan global, dolar menarik masuk modal asing secara terus-menerus, yang secara langsung mendorong peningkatan defisit perdagangan. Kedua adalah pola konsumsi Amerika sendiri: sedikit menabung, banyak berbelanja, yang menyebabkan ketergantungan terhadap barang impor semakin dalam. Ditambah lagi, industri manufaktur domestik selama bertahun-tahun mengalami pergeseran besar ke luar negeri, sehingga daya saing ekspor secara alami melemah.
Pemerintah Trump memainkan kartu tarif—menambahkan "tarif yang seimbang" untuk menekan impor. Hasilnya? Biaya perusahaan meningkat, tekanan inflasi juga bertambah, tetapi defisit tetap tidak banyak membaik.
Kesepakatan para ekonom adalah: defisit perdagangan bukan masalah tarif, akar permasalahannya terletak pada ketidakseimbangan struktur ekonomi. Untuk benar-benar membalikkan keadaan, mengandalkan tarif sepihak saja jauh tidak cukup, perlu juga menyesuaikan kebijakan fiskal, menstabilkan nilai dolar, ini adalah strategi jangka panjang.