2024年 Amerika Serikat mengalami defisit perdagangan sebesar 9184 miliar dolar AS, ini adalah angka kedua terburuk sejak 1960. Di balik statistik yang tampaknya sederhana ini, sebenarnya mencerminkan masalah ekonomi yang lebih kompleks.
Posisi dolar menarik aliran modal global, ini sendiri akan mendorong peningkatan defisit perdagangan. Ditambah lagi, orang Amerika sendiri adalah konsumtif tinggi dan menabung rendah — semakin banyak barang impor, sementara ekspor justru menyusut. Mengapa? Industri manufaktur sudah lama dipindahkan ke luar negeri, sehingga daya saing ekspor secara alami melemah.
Pemerintah Trump berusaha membalikkan keadaan dengan menaikkan tarif, lalu apa hasilnya? Biaya perusahaan meningkat, tekanan inflasi justru semakin besar. Ini jelas bukan solusi jangka panjang.
Para ekonom umumnya berpendapat bahwa akar permasalahan defisit perdagangan tetap pada ketidakseimbangan struktur ekonomi itu sendiri. Apa yang bisa diselesaikan dengan tarif? Yang dibutuhkan adalah penyesuaian kebijakan fiskal, menstabilkan nilai dolar, dan hal-hal fundamental lainnya, bukan sekadar menaikkan tarif.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
9 Suka
Hadiah
9
6
Posting ulang
Bagikan
Komentar
0/400
GasFeeNightmare
· 01-10 14:01
Hukum tarif bagus, inflasi juga mengikuti, ini adalah contoh klasik mengobati rasa haus dengan racun
Lihat AsliBalas0
airdrop_huntress
· 01-10 08:57
Tarif ini sama sekali tidak bisa menyembuhkan penyakitnya, rantai industri Amerika Serikat sudah lama dikuras habis, sekarang baru menyesal?
Lihat AsliBalas0
rugpull_survivor
· 01-10 08:56
Klaim tentang tarif ini sudah bosan didengar, dolar yang menyedot darah dunia masih berani bicara tentang perdagangan yang tidak adil? Industri manufaktur sudah pindah ke Asia, sekarang menyesal juga sudah terlambat
Lihat AsliBalas0
SchrodingerWallet
· 01-10 08:55
Menambahkan tarif memang seperti meminum racun untuk menghilangkan haus... biaya perusahaan meningkat, pada akhirnya konsumen yang harus membayar
Efek samping dari dominasi dolar, industri manufaktur menjadi keropos... Tidak mungkin hanya dengan satu atau dua kebijakan untuk membalikkan keadaan
Ini adalah krisis struktural ekonomi yang sebenarnya, lebih menakutkan daripada angka itu sendiri
Lihat AsliBalas0
GasFeeGazer
· 01-10 08:54
Industri manufaktur semua sudah pindah ke Asia, masih berharap mengandalkan tarif untuk menyelamatkan pasar, bukankah ini seperti menutup telinga saat mencuri lonceng? Inflasi akan kembali naik.
Lihat AsliBalas0
SerRugResistant
· 01-10 08:30
Tarif ini sudah lama basi, hanya mengobati gejala, bukan akar masalahnya. Ke mana saja industri manufaktur Amerika Serikat pergi?
Defisit sebesar 9000 miliar... benar-benar mesin konsumsi yang tak berhenti berputar.
Masalah struktural dipaksa ditangani dengan tarif, akhirnya tetap saja rakyat biasa yang membayar?
Dolar menyedot kapital global, memang menyenangkan tapi efek sampingnya sangat besar. Fiskal harus disesuaikan, industri harus bertransformasi, hanya menambah tarif tidak akan cukup.
Para ekonom dalam gelombang ini tidak salah, masalah utamanya bukan pada dua langkah dalam perang dagang.
2024年 Amerika Serikat mengalami defisit perdagangan sebesar 9184 miliar dolar AS, ini adalah angka kedua terburuk sejak 1960. Di balik statistik yang tampaknya sederhana ini, sebenarnya mencerminkan masalah ekonomi yang lebih kompleks.
Posisi dolar menarik aliran modal global, ini sendiri akan mendorong peningkatan defisit perdagangan. Ditambah lagi, orang Amerika sendiri adalah konsumtif tinggi dan menabung rendah — semakin banyak barang impor, sementara ekspor justru menyusut. Mengapa? Industri manufaktur sudah lama dipindahkan ke luar negeri, sehingga daya saing ekspor secara alami melemah.
Pemerintah Trump berusaha membalikkan keadaan dengan menaikkan tarif, lalu apa hasilnya? Biaya perusahaan meningkat, tekanan inflasi justru semakin besar. Ini jelas bukan solusi jangka panjang.
Para ekonom umumnya berpendapat bahwa akar permasalahan defisit perdagangan tetap pada ketidakseimbangan struktur ekonomi itu sendiri. Apa yang bisa diselesaikan dengan tarif? Yang dibutuhkan adalah penyesuaian kebijakan fiskal, menstabilkan nilai dolar, dan hal-hal fundamental lainnya, bukan sekadar menaikkan tarif.