Mengurangi volume saat penurunan harga adalah hal yang umum di dunia kripto dan pasar saham, tetapi untuk benar-benar memahaminya, kita perlu melihat dari beberapa dimensi.
**Apa itu pengurangan volume saat penurunan harga?** Singkatnya, harga sedang turun, tetapi volume transaksi justru jauh lebih sepi dari biasanya. Bayangkan sebuah koin, beberapa hari lalu volume transaksi harian mencapai 1 juta koin, tetapi saat turun hanya transaksi 50 ribu koin—itulah yang disebut pengurangan volume. Aktivitas perdagangan pasar menurun secara signifikan, tidak semeriah sebelumnya.
**Apa yang ini cerminkan?** Pertama, sikap investor berubah. Mereka kurang percaya diri terhadap pasar ke depan, jumlah pembeli berkurang, dan penjual juga tidak terlalu terburu-buru. Ada yang hanya memegang, tidak menjual maupun menambah posisi, ini adalah kondisi menunggu dan melihat.
Kedua, lihat kekuatan penjual dan pembeli. Volume transaksi yang kecil mungkin menunjukkan kekuatan jual sedang melemah, penjual sudah tidak memiliki banyak "peluru". Tapi masalahnya, kekuatan pembeli juga tidak cukup besar, keinginan masuk pasar baru rendah, sehingga harga kekurangan dukungan dan terus turun.
**Apa arti ini di berbagai tahap?** Saat pengurangan volume terjadi di posisi tinggi, harus waspada—ini sering menjadi sinyal bahwa dana besar secara diam-diam keluar dari pasar, kemungkinan besar akan berbalik turun. Jika terjadi di tengah penurunan, itu menunjukkan pasar belum pulih, kepercayaan belum kembali, dan tren penurunan mungkin akan berlanjut. Jika di akhir penurunan volume masih berkurang, kemungkinan dasar harga sudah dekat, tetapi harus dikonfirmasi dengan indikator teknikal lain.
**Saran praktis** Jangan hanya mengandalkan satu sinyal pengurangan volume saat penurunan harga untuk mengambil keputusan. Situasi saham individual dan pasar secara keseluruhan berbeda—pengurangan volume pada satu token mungkin disebabkan oleh manipulasi dari bandar untuk mengakumulasi posisi, tetapi jika seluruh pasar mengalami pengurangan volume, itu lebih cenderung sebagai koreksi jangka pendek atau awal tren utama. Gabungkan indikator seperti moving average, MACD, dan lihat fundamentalnya, buat penilaian secara komprehensif agar lebih akurat. Mengandalkan satu indikator saja sangat berisiko.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Mengurangi volume saat penurunan harga adalah hal yang umum di dunia kripto dan pasar saham, tetapi untuk benar-benar memahaminya, kita perlu melihat dari beberapa dimensi.
**Apa itu pengurangan volume saat penurunan harga?**
Singkatnya, harga sedang turun, tetapi volume transaksi justru jauh lebih sepi dari biasanya. Bayangkan sebuah koin, beberapa hari lalu volume transaksi harian mencapai 1 juta koin, tetapi saat turun hanya transaksi 50 ribu koin—itulah yang disebut pengurangan volume. Aktivitas perdagangan pasar menurun secara signifikan, tidak semeriah sebelumnya.
**Apa yang ini cerminkan?**
Pertama, sikap investor berubah. Mereka kurang percaya diri terhadap pasar ke depan, jumlah pembeli berkurang, dan penjual juga tidak terlalu terburu-buru. Ada yang hanya memegang, tidak menjual maupun menambah posisi, ini adalah kondisi menunggu dan melihat.
Kedua, lihat kekuatan penjual dan pembeli. Volume transaksi yang kecil mungkin menunjukkan kekuatan jual sedang melemah, penjual sudah tidak memiliki banyak "peluru". Tapi masalahnya, kekuatan pembeli juga tidak cukup besar, keinginan masuk pasar baru rendah, sehingga harga kekurangan dukungan dan terus turun.
**Apa arti ini di berbagai tahap?**
Saat pengurangan volume terjadi di posisi tinggi, harus waspada—ini sering menjadi sinyal bahwa dana besar secara diam-diam keluar dari pasar, kemungkinan besar akan berbalik turun. Jika terjadi di tengah penurunan, itu menunjukkan pasar belum pulih, kepercayaan belum kembali, dan tren penurunan mungkin akan berlanjut. Jika di akhir penurunan volume masih berkurang, kemungkinan dasar harga sudah dekat, tetapi harus dikonfirmasi dengan indikator teknikal lain.
**Saran praktis**
Jangan hanya mengandalkan satu sinyal pengurangan volume saat penurunan harga untuk mengambil keputusan. Situasi saham individual dan pasar secara keseluruhan berbeda—pengurangan volume pada satu token mungkin disebabkan oleh manipulasi dari bandar untuk mengakumulasi posisi, tetapi jika seluruh pasar mengalami pengurangan volume, itu lebih cenderung sebagai koreksi jangka pendek atau awal tren utama. Gabungkan indikator seperti moving average, MACD, dan lihat fundamentalnya, buat penilaian secara komprehensif agar lebih akurat. Mengandalkan satu indikator saja sangat berisiko.