Belakangan ini, kebijakan pengendalian suku bunga kartu kredit yang diumumkan oleh Trump telah memicu gelombang besar di dunia keuangan. Mulai 20 Januari 2026, batas suku bunga kartu kredit di Amerika Serikat akan langsung ditetapkan pada 10%. Seberapa besar dampak langkah ini terhadap Wall Street? Melihat reaksi industri perbankan tradisional saja sudah cukup—sumber keuntungan yang sebelumnya stabil tiba-tiba menghadapi tekanan.
Pertama, mari kita lihat situasi saat ini. Seberapa gila suku bunga di pasar kartu kredit AS? Rata-rata suku bunga telah menembus 22%, kartu kredit ritel bahkan mencapai 29%, dan tingkat bunga tahunan untuk pinjaman macet bisa mencapai 18,25%. Dalam beberapa hal, angka-angka ini bahkan lebih mengesankan daripada hasil dari banyak produk keuangan kripto. Setelah kebijakan ini berlaku, dari 29% langsung turun ke 10%, ruang keuntungan dari bisnis kartu kredit bank akan sangat tertekan. Bisnis ini sebelumnya adalah pilar penting pendapatan bank, sekarang pilar tersebut harus menanggung beban.
Dari sudut pandang pasar kripto, reaksi berantai dari kebijakan ini tidak boleh diabaikan. Pertama, aliran dana mungkin akan berubah. Ketika keuntungan bank dibatasi, lembaga keuangan biasanya akan menyesuaikan strategi alokasi aset. Dana yang sebelumnya disimpan di jalur keuangan tradisional perlu mencari jalur baru, dan aset kripto sebagai opsi berisiko tinggi dan hasil tinggi akan semakin menarik di lingkungan suku bunga rendah. Data sejarah telah membuktikan hal ini—setiap kali hasil keuangan tradisional menurun, aset berisiko mampu menarik gelombang dana tambahan.
Kedua, ekspektasi pasar akan mulai memancarkan volatilitas. Kebijakan seperti ini biasanya memiliki ciri khas: mengirim sinyal terlebih dahulu, kemudian melalui proses diskusi dan pelaksanaan yang panjang. Dalam jangka pendek, rencana pelaksanaan belum pasti, ketidakpastian ini paling mudah memicu emosi pasar, dan volatilitas pasar keuangan tradisional sering kali akan mempengaruhi reaksi pasar kripto.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
11 Suka
Hadiah
11
4
Posting ulang
Bagikan
Komentar
0/400
MevWhisperer
· 01-11 03:55
Bank dip dari 29% menjadi 10%, sekarang saatnya para institusi mencari tempat untuk mengalirkan uang, jumpa di chain?
Lihat AsliBalas0
CryptoFortuneTeller
· 01-11 03:55
Suku bunga bank sebesar 29% ditekan menjadi 10%, gelombang ini benar-benar akan memanen petani bawang... Menantikan saat dana mengalir ke pasar kripto
Lihat AsliBalas0
SatoshiChallenger
· 01-11 03:54
29%压到10%?醒醒,这法案能过才怪。银行游说团一次能砸几百亿,特朗普的承诺跟加密项目的whitepaper一样值钱
资金流向加密?数据显示啥呢,2008年危机时 risiko aset malah先崩,别被这套"低利率=上车机会"的论调忽悠了
Sejarah telah mengajarkan semuanya, setiap gelombang "manfaat kebijakan" selalu disertai dengan tingkat likuidasi 20%, yang menarik adalah kita selalu bisa menemukan alasan baru untuk terus melanjutkan
Bukan saya yang mengkritik, tetapi dari melihat penurunan setelah gelombang "manfaat kebijakan" di tahun 2023, kita tidak boleh berharap banyak terhadap ketidakpastian
Lihat AsliBalas0
metaverse_hermit
· 01-11 03:45
29% ditekan menjadi 10%? Bagaimana bank bisa bertahan... Sekarang dana harus mengalir ke aset berisiko, kan?
Belakangan ini, kebijakan pengendalian suku bunga kartu kredit yang diumumkan oleh Trump telah memicu gelombang besar di dunia keuangan. Mulai 20 Januari 2026, batas suku bunga kartu kredit di Amerika Serikat akan langsung ditetapkan pada 10%. Seberapa besar dampak langkah ini terhadap Wall Street? Melihat reaksi industri perbankan tradisional saja sudah cukup—sumber keuntungan yang sebelumnya stabil tiba-tiba menghadapi tekanan.
Pertama, mari kita lihat situasi saat ini. Seberapa gila suku bunga di pasar kartu kredit AS? Rata-rata suku bunga telah menembus 22%, kartu kredit ritel bahkan mencapai 29%, dan tingkat bunga tahunan untuk pinjaman macet bisa mencapai 18,25%. Dalam beberapa hal, angka-angka ini bahkan lebih mengesankan daripada hasil dari banyak produk keuangan kripto. Setelah kebijakan ini berlaku, dari 29% langsung turun ke 10%, ruang keuntungan dari bisnis kartu kredit bank akan sangat tertekan. Bisnis ini sebelumnya adalah pilar penting pendapatan bank, sekarang pilar tersebut harus menanggung beban.
Dari sudut pandang pasar kripto, reaksi berantai dari kebijakan ini tidak boleh diabaikan. Pertama, aliran dana mungkin akan berubah. Ketika keuntungan bank dibatasi, lembaga keuangan biasanya akan menyesuaikan strategi alokasi aset. Dana yang sebelumnya disimpan di jalur keuangan tradisional perlu mencari jalur baru, dan aset kripto sebagai opsi berisiko tinggi dan hasil tinggi akan semakin menarik di lingkungan suku bunga rendah. Data sejarah telah membuktikan hal ini—setiap kali hasil keuangan tradisional menurun, aset berisiko mampu menarik gelombang dana tambahan.
Kedua, ekspektasi pasar akan mulai memancarkan volatilitas. Kebijakan seperti ini biasanya memiliki ciri khas: mengirim sinyal terlebih dahulu, kemudian melalui proses diskusi dan pelaksanaan yang panjang. Dalam jangka pendek, rencana pelaksanaan belum pasti, ketidakpastian ini paling mudah memicu emosi pasar, dan volatilitas pasar keuangan tradisional sering kali akan mempengaruhi reaksi pasar kripto.