Deep Dive: Mengapa Konsumsi Energi Pi Sangat Rendah?
Dari grafik dapat dilihat bahwa konsumsi energi Pi Network hanya sebesar 0.002 TWh, sementara Bitcoin dan Ethereum masing-masing mencapai 100 TWh dan 84 TWh. Ini berarti konsumsi energi Pi hanya seperlima puluh ribu dari Bitcoin.
Perbedaan besar ini berasal dari mekanisme konsensus yang berbeda:
Bitcoin dan Ethereum (PoW): Mengandalkan "bukti kerja" (Proof of Work), membutuhkan banyak daya komputasi untuk melakukan hashing, yang menyebabkan konsumsi energi tinggi.
Pi Network (PoS + Konsensus Sosial): Menggunakan "bukti kepemilikan" (Proof of Stake) dikombinasikan dengan mekanisme kepercayaan sosial, tanpa perlu penambangan dengan daya komputasi tinggi, sehingga secara signifikan mengurangi konsumsi energi.
Dari sudut pandang lingkungan dan keberlanjutan, desain Pi Network lebih sesuai dengan arah pengembangan blockchain hijau di masa depan. Karakteristik konsumsi energinya yang rendah membuatnya lebih ramah ekologi dan memiliki skalabilitas yang lebih baik di tengah dunia yang menghadapi ketegangan energi dan pembatasan emisi karbon.
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Deep Dive: Mengapa Konsumsi Energi Pi Sangat Rendah?
Dari grafik dapat dilihat bahwa konsumsi energi Pi Network hanya sebesar 0.002 TWh, sementara Bitcoin dan Ethereum masing-masing mencapai 100 TWh dan 84 TWh. Ini berarti konsumsi energi Pi hanya seperlima puluh ribu dari Bitcoin.
Perbedaan besar ini berasal dari mekanisme konsensus yang berbeda:
Bitcoin dan Ethereum (PoW): Mengandalkan "bukti kerja" (Proof of Work), membutuhkan banyak daya komputasi untuk melakukan hashing, yang menyebabkan konsumsi energi tinggi.
Pi Network (PoS + Konsensus Sosial): Menggunakan "bukti kepemilikan" (Proof of Stake) dikombinasikan dengan mekanisme kepercayaan sosial, tanpa perlu penambangan dengan daya komputasi tinggi, sehingga secara signifikan mengurangi konsumsi energi.
Dari sudut pandang lingkungan dan keberlanjutan, desain Pi Network lebih sesuai dengan arah pengembangan blockchain hijau di masa depan. Karakteristik konsumsi energinya yang rendah membuatnya lebih ramah ekologi dan memiliki skalabilitas yang lebih baik di tengah dunia yang menghadapi ketegangan energi dan pembatasan emisi karbon.