Saat menilai XRP, kebanyakan analis tetap menggunakan indikator teknikal konvensional seperti rata-rata bergerak 50 hari. Namun, Egrag Crypto berpendapat bahwa pendekatan ini mungkin tidak cukup untuk XRP. Untuk memahami perilaku XRP di pasar kripto dengan lebih akurat, mungkin diperlukan lensa yang berbeda.
Mengapa Indikator Konvensional Tidak Cukup?
Menurut Egrag Crypto, rata-rata bergerak klasik seperti 50MA didasarkan pada model matematis yang mengasumsikan pertumbuhan linier. Padahal, XRP bergerak sebagai “aset eksponensial” dan dinamika ini menyebabkan indikator konvensional gagal. Jika suatu aset tidak tumbuh secara linier, melainkan eksponensial, alat linier dapat memberikan sinyal yang terlambat dan tidak konsisten.
Teori ini menimbulkan masalah penting dalam analisis cryptocurrency yang volatil dan menunjukkan tren kuat seperti XRP. Pasar bisa melewatkan tren makro jangka panjang atau memberikan sinyal yang salah.
Keunggulan Alat Eksponensial dan Logaritmik
Egrag Crypto berpendapat bahwa sebagai alternatif, kurva regresi eksponensial dan saluran pertumbuhan logaritmik dapat menangkap perjalanan XRP dengan lebih baik. Metode ini lebih sesuai dengan struktur matematis aset yang berkembang pesat.
Selain itu, memasukkan kerangka analitik gelombang Elliott makro dapat membantu menunjukkan titik balik dalam siklus multi-tahun XRP. Berdasarkan kerangka analisis Egrag, XRP saat ini telah keluar dari fase konsolidasi yang panjang dan skenario ini berjalan sesuai dengan target yang mencapai hingga level dolar.
Pandangan Terkini
XRP saat ini diperdagangkan di level $2.06 dan untuk memahami dinamika pergerakan ke atas dari level ini, mungkin diperlukan pendekatan yang berlapis-lapis. Metode hibrida yang disarankan Egrag Crypto—menggabungkan indikator konvensional dengan eksponensial, logaritmik, dan alat gelombang Elliott—dapat memberikan dasar yang lebih kokoh untuk memprediksi pergerakan besar di masa depan XRP.
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Analisis XRP Dipertimbangkan Kembali: Egrag Crypto Menganggap Model Eksponensial Sebagai Pelopor
Saat menilai XRP, kebanyakan analis tetap menggunakan indikator teknikal konvensional seperti rata-rata bergerak 50 hari. Namun, Egrag Crypto berpendapat bahwa pendekatan ini mungkin tidak cukup untuk XRP. Untuk memahami perilaku XRP di pasar kripto dengan lebih akurat, mungkin diperlukan lensa yang berbeda.
Mengapa Indikator Konvensional Tidak Cukup?
Menurut Egrag Crypto, rata-rata bergerak klasik seperti 50MA didasarkan pada model matematis yang mengasumsikan pertumbuhan linier. Padahal, XRP bergerak sebagai “aset eksponensial” dan dinamika ini menyebabkan indikator konvensional gagal. Jika suatu aset tidak tumbuh secara linier, melainkan eksponensial, alat linier dapat memberikan sinyal yang terlambat dan tidak konsisten.
Teori ini menimbulkan masalah penting dalam analisis cryptocurrency yang volatil dan menunjukkan tren kuat seperti XRP. Pasar bisa melewatkan tren makro jangka panjang atau memberikan sinyal yang salah.
Keunggulan Alat Eksponensial dan Logaritmik
Egrag Crypto berpendapat bahwa sebagai alternatif, kurva regresi eksponensial dan saluran pertumbuhan logaritmik dapat menangkap perjalanan XRP dengan lebih baik. Metode ini lebih sesuai dengan struktur matematis aset yang berkembang pesat.
Selain itu, memasukkan kerangka analitik gelombang Elliott makro dapat membantu menunjukkan titik balik dalam siklus multi-tahun XRP. Berdasarkan kerangka analisis Egrag, XRP saat ini telah keluar dari fase konsolidasi yang panjang dan skenario ini berjalan sesuai dengan target yang mencapai hingga level dolar.
Pandangan Terkini
XRP saat ini diperdagangkan di level $2.06 dan untuk memahami dinamika pergerakan ke atas dari level ini, mungkin diperlukan pendekatan yang berlapis-lapis. Metode hibrida yang disarankan Egrag Crypto—menggabungkan indikator konvensional dengan eksponensial, logaritmik, dan alat gelombang Elliott—dapat memberikan dasar yang lebih kokoh untuk memprediksi pergerakan besar di masa depan XRP.