Pasar valuta global menunjukkan pergeseran yang signifikan pada 23 Desember. Indeks DXY, yang mengukur kekuatan Dolar AS terhadap sekeranjang mata uang, mengalami penurunan sebesar 0,35% dan tercatat di 97,942. Perkembangan ini mencerminkan melemahnya mata uang AS yang semakin meningkat.
Yang paling mencolok adalah penguatan Poundsterling, yang mencapai angka 1,3497 dolar. Pergerakan ini didukung oleh posisi yang lebih kuat terhadap dolar – saat ini sekitar 20 pound setara dengan sekitar 27 euro, yang menegaskan stabilitas relatif mata uang Eropa. Secara paralel, euro juga tercatat lebih kuat dan naik ke 1,179 dolar per euro.
Di sisi lain, beberapa mata uang mengalami tekanan. Yen Jepang, Franc Swiss, dan Krona Swedia semuanya menunjukkan sinyal melemah terhadap dolar. Perkembangan kurs yang tidak merata ini menunjukkan adanya penyesuaian ulang kekuatan pasar.
Dalam sektor cryptocurrency, pelaku pasar merespons dinamika mata uang ini dengan perhatian besar. Indeks ketakutan dan keserakahan menunjukkan suasana hati yang lebih berhati-hati, tetapi minat terhadap altcoin semakin meningkat. Investor berspekulasi bahwa kondisi saat ini di pasar valuta asing dapat memicu fase pemulihan di sektor kripto. Konsentrasi pada koin alternatif bisa semakin menguat jika ketidakpastian mata uang terus berlanjut.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Pasar mata uang dalam perubahan: Euro dan Pound menguat, sementara indeks DXY melemah
Pasar valuta global menunjukkan pergeseran yang signifikan pada 23 Desember. Indeks DXY, yang mengukur kekuatan Dolar AS terhadap sekeranjang mata uang, mengalami penurunan sebesar 0,35% dan tercatat di 97,942. Perkembangan ini mencerminkan melemahnya mata uang AS yang semakin meningkat.
Yang paling mencolok adalah penguatan Poundsterling, yang mencapai angka 1,3497 dolar. Pergerakan ini didukung oleh posisi yang lebih kuat terhadap dolar – saat ini sekitar 20 pound setara dengan sekitar 27 euro, yang menegaskan stabilitas relatif mata uang Eropa. Secara paralel, euro juga tercatat lebih kuat dan naik ke 1,179 dolar per euro.
Di sisi lain, beberapa mata uang mengalami tekanan. Yen Jepang, Franc Swiss, dan Krona Swedia semuanya menunjukkan sinyal melemah terhadap dolar. Perkembangan kurs yang tidak merata ini menunjukkan adanya penyesuaian ulang kekuatan pasar.
Dalam sektor cryptocurrency, pelaku pasar merespons dinamika mata uang ini dengan perhatian besar. Indeks ketakutan dan keserakahan menunjukkan suasana hati yang lebih berhati-hati, tetapi minat terhadap altcoin semakin meningkat. Investor berspekulasi bahwa kondisi saat ini di pasar valuta asing dapat memicu fase pemulihan di sektor kripto. Konsentrasi pada koin alternatif bisa semakin menguat jika ketidakpastian mata uang terus berlanjut.