Pasar keuangan global sedang mengalami momen yang menarik. Jika melihat kejadian ini dari perspektif yang lebih luas, menjadi jelas bahwa para investor mencari perlindungan dari melemahnya dolar AS. Negara-negara secara aktif mengisi cadangan emas mereka, dan logam mulia ini saat ini jauh mengungguli pasar saham maupun segmen kripto.
Namun menurut penelitian baru dari TechFlow, situasi di ruang kripto akan berubah secara drastis pada kuartal kedua tahun 2026. Tepat di periode ini, para analis memperkirakan peluncuran pasar bullish penuh di dunia kripto. Saat ini, meskipun mata uang kripto telah pulih setelah penurunan tahun 2022, mereka tetap berada dalam zona konsolidasi dan belum mendapatkan dorongan yang cukup untuk memasuki fase bullish.
Apa yang bisa menjadi pemicu? Komunitas ahli mengaitkan kebangkitan yang diharapkan ini dengan dua faktor kunci. Pertama, diperkirakan akan terjadi penurunan suku bunga di AS, yang akan meningkatkan daya tarik aset berisiko. Kedua, perbaikan kondisi pasar perumahan juga akan berperan positif dalam redistribusi modal.
Secara paralel, pasar saham Amerika menunjukkan pertumbuhan yang stabil, meskipun sebagian besar didukung oleh arus masuk pasif dari dana investasi, bukan faktor fundamental. Sementara itu, pasar properti tetap tertahan karena tingginya tingkat suku bunga yang dipertahankan. Ketidakseimbangan ini dalam ekonomi menciptakan peluang unik bagi para pelaku pasar kripto.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Bursa cryptocurrency bersiap untuk pertumbuhan besar-besaran: para ahli menyebutkan tanggal pasti
Pasar keuangan global sedang mengalami momen yang menarik. Jika melihat kejadian ini dari perspektif yang lebih luas, menjadi jelas bahwa para investor mencari perlindungan dari melemahnya dolar AS. Negara-negara secara aktif mengisi cadangan emas mereka, dan logam mulia ini saat ini jauh mengungguli pasar saham maupun segmen kripto.
Namun menurut penelitian baru dari TechFlow, situasi di ruang kripto akan berubah secara drastis pada kuartal kedua tahun 2026. Tepat di periode ini, para analis memperkirakan peluncuran pasar bullish penuh di dunia kripto. Saat ini, meskipun mata uang kripto telah pulih setelah penurunan tahun 2022, mereka tetap berada dalam zona konsolidasi dan belum mendapatkan dorongan yang cukup untuk memasuki fase bullish.
Apa yang bisa menjadi pemicu? Komunitas ahli mengaitkan kebangkitan yang diharapkan ini dengan dua faktor kunci. Pertama, diperkirakan akan terjadi penurunan suku bunga di AS, yang akan meningkatkan daya tarik aset berisiko. Kedua, perbaikan kondisi pasar perumahan juga akan berperan positif dalam redistribusi modal.
Secara paralel, pasar saham Amerika menunjukkan pertumbuhan yang stabil, meskipun sebagian besar didukung oleh arus masuk pasif dari dana investasi, bukan faktor fundamental. Sementara itu, pasar properti tetap tertahan karena tingginya tingkat suku bunga yang dipertahankan. Ketidakseimbangan ini dalam ekonomi menciptakan peluang unik bagi para pelaku pasar kripto.