Menurut data dari bank sentral Korea Selatan, harga ekspor pada bulan Desember menurun laju pertumbuhannya dibandingkan bulan sebelumnya. Inflasi ekspor berada di +5.5% secara tahunan, di bawah +6.8% yang tercatat pada bulan November, menunjukkan moderasi dalam tekanan harga barang ekspor.
Di sisi impor, situasinya lebih tenang. Harga impor hanya naik 0.3% secara tahunan pada bulan Desember, dibandingkan dengan 1.9% bulan sebelumnya, mencerminkan perlambatan yang signifikan dalam biaya barang impor.
Kecenderungan moderasi di kedua sisi ini dapat memiliki implikasi bagi konteks makroekonomi yang lebih luas. Tekanan inflasi sedang mereda, yang biasanya menguntungkan pasar berisiko dan dapat mempengaruhi sentimen investor yang mencari peluang dalam aset digital selama periode stabilisasi ekonomi.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Menurut data dari bank sentral Korea Selatan, harga ekspor pada bulan Desember menurun laju pertumbuhannya dibandingkan bulan sebelumnya. Inflasi ekspor berada di +5.5% secara tahunan, di bawah +6.8% yang tercatat pada bulan November, menunjukkan moderasi dalam tekanan harga barang ekspor.
Di sisi impor, situasinya lebih tenang. Harga impor hanya naik 0.3% secara tahunan pada bulan Desember, dibandingkan dengan 1.9% bulan sebelumnya, mencerminkan perlambatan yang signifikan dalam biaya barang impor.
Kecenderungan moderasi di kedua sisi ini dapat memiliki implikasi bagi konteks makroekonomi yang lebih luas. Tekanan inflasi sedang mereda, yang biasanya menguntungkan pasar berisiko dan dapat mempengaruhi sentimen investor yang mencari peluang dalam aset digital selama periode stabilisasi ekonomi.