Sumber: Coinomedia
Judul Asli: Arab Saudi Temukan 7.8J Ounce Emas
Tautan Asli:
Penemuan Emas Besar di Arab Saudi
Arab Saudi melaporkan penemuan emas yang signifikan sebanyak 7.8 juta ounce, sebuah temuan yang dapat mengubah pasar emas global. Pengumuman ini, yang dibuat oleh Kementerian Industri dan Sumber Daya Mineral Arab Saudi, menegaskan upaya berkelanjutan kerajaan untuk mendiversifikasi ekonominya melalui investasi pertambangan.
Deposito baru ini, yang ditemukan di wilayah Makkah, diperkirakan akan meningkatkan kegiatan pertambangan lokal dan menghasilkan miliaran dalam aktivitas ekonomi jangka panjang. Bagi investor tradisional, penemuan ini memperkuat posisi emas sebagai aset yang berharga dan nyata. Namun, ini juga menghidupkan kembali perdebatan utama di dunia keuangan dan crypto: kelangkaan.
Emas Bisa Ditemukan — Bitcoin Tidak Bisa
Berbeda dengan Bitcoin, emas masih bisa ditemukan, diekstraksi, dan ditambahkan ke pasokan global. Meskipun ini menguntungkan ekonomi seperti Arab Saudi, hal ini menimbulkan kekhawatiran bagi investor yang bergantung pada kelangkaan emas sebagai penyimpan nilai. Seiring semakin banyak deposit ditemukan, inflasi jangka panjang dari pasokan emas tetap menjadi faktor.
Bitcoin, di sisi lain, beroperasi di bawah batas tetap yang telah diprogram: hanya akan ada 21 juta koin. Batas matematis ini menciptakan kelangkaan digital yang tidak dapat diubah oleh penemuan baru atau perubahan kebijakan. Akibatnya, para pendukung Bitcoin berargumen bahwa ini memberikan alternatif yang lebih dapat diprediksi dan deflasi dibandingkan emas.
Apa Artinya Ini bagi Investor
Penemuan emas di Arab Saudi ini mengesankan, tetapi mengingatkan para penggemar crypto mengapa Bitcoin sering disebut sebagai “emas digital.” Sementara pasokan emas dapat berkembang dengan penemuan baru, Bitcoin menawarkan kepastian — jadwal penerbitan yang tetap, transparan, dan pasokan maksimum.
Dalam dunia inflasi moneter dan perubahan lanskap geopolitik, kelangkaan menjadi penting. Emas telah melayani peran ini selama berabad-abad, tetapi Bitcoin sedang memperkuat kasusnya sebagai alternatif modern — terutama di kalangan investor muda yang paham teknologi dan mencari lindung nilai yang tidak dapat didilusi.
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Penemuan Emas di Arab Saudi vs. Pasokan Tetap Bitcoin: Memahami Kelangkaan Digital
Sumber: Coinomedia Judul Asli: Arab Saudi Temukan 7.8J Ounce Emas Tautan Asli:
Penemuan Emas Besar di Arab Saudi
Arab Saudi melaporkan penemuan emas yang signifikan sebanyak 7.8 juta ounce, sebuah temuan yang dapat mengubah pasar emas global. Pengumuman ini, yang dibuat oleh Kementerian Industri dan Sumber Daya Mineral Arab Saudi, menegaskan upaya berkelanjutan kerajaan untuk mendiversifikasi ekonominya melalui investasi pertambangan.
Deposito baru ini, yang ditemukan di wilayah Makkah, diperkirakan akan meningkatkan kegiatan pertambangan lokal dan menghasilkan miliaran dalam aktivitas ekonomi jangka panjang. Bagi investor tradisional, penemuan ini memperkuat posisi emas sebagai aset yang berharga dan nyata. Namun, ini juga menghidupkan kembali perdebatan utama di dunia keuangan dan crypto: kelangkaan.
Emas Bisa Ditemukan — Bitcoin Tidak Bisa
Berbeda dengan Bitcoin, emas masih bisa ditemukan, diekstraksi, dan ditambahkan ke pasokan global. Meskipun ini menguntungkan ekonomi seperti Arab Saudi, hal ini menimbulkan kekhawatiran bagi investor yang bergantung pada kelangkaan emas sebagai penyimpan nilai. Seiring semakin banyak deposit ditemukan, inflasi jangka panjang dari pasokan emas tetap menjadi faktor.
Bitcoin, di sisi lain, beroperasi di bawah batas tetap yang telah diprogram: hanya akan ada 21 juta koin. Batas matematis ini menciptakan kelangkaan digital yang tidak dapat diubah oleh penemuan baru atau perubahan kebijakan. Akibatnya, para pendukung Bitcoin berargumen bahwa ini memberikan alternatif yang lebih dapat diprediksi dan deflasi dibandingkan emas.
Apa Artinya Ini bagi Investor
Penemuan emas di Arab Saudi ini mengesankan, tetapi mengingatkan para penggemar crypto mengapa Bitcoin sering disebut sebagai “emas digital.” Sementara pasokan emas dapat berkembang dengan penemuan baru, Bitcoin menawarkan kepastian — jadwal penerbitan yang tetap, transparan, dan pasokan maksimum.
Dalam dunia inflasi moneter dan perubahan lanskap geopolitik, kelangkaan menjadi penting. Emas telah melayani peran ini selama berabad-abad, tetapi Bitcoin sedang memperkuat kasusnya sebagai alternatif modern — terutama di kalangan investor muda yang paham teknologi dan mencari lindung nilai yang tidak dapat didilusi.