🔍 Kedalaman Pertanyaan: Perceptron sebenarnya menyelesaikan masalah "yang tidak bisa digantikan" apa?
1️⃣ Masalah: "Halusinasi" dan bias AI. Ia mungkin memberikan jawaban yang salah, atau menyembunyikan kecenderungan berbahaya, dan kita tidak menyadarinya. 2️⃣ Solusi yang ada: Lebih banyak data, model yang lebih baik. Mengobati gejala, bukan penyebabnya, kotak hitam tetap ada. 3️⃣ Solusi Perceptron: Tidak mengganti AI, tetapi membangun "lapisan verifikasi" untuknya.
Membuat proses penalaran AI menjadi dapat dibuktikan, dapat ditantang, dan dapat diaudit. Perubahan paradigma yang dibawanya adalah:
Bagi pengembang: dapat membangun aplikasi AI yang benar-benar bertanggung jawab dan sesuai regulasi. Bagi pengguna: dapat mengetahui dari mana jawaban berasal, mengapa dapat dipercaya. Bagi regulator: akhirnya memiliki kerangka kerja yang dapat diaudit. Ini menyelesaikan masalah,
yaitu "masalah kepercayaan terakhir" sebelum AI digunakan secara luas di bidang berisiko tinggi seperti keuangan, kesehatan, dan peradilan. Dari kepercayaan probabilistik ke kepercayaan pasti.
Perceptron tidak menghasilkan "AI yang lebih pintar", tetapi menghasilkan "kacang kejujuran AI". AI yang memakan kacang ini harus berkata jujur, dan dapat membuktikan bahwa apa yang dikatakannya adalah benar.
@PerceptronNTWK @MindoAI
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
🔍 Kedalaman Pertanyaan: Perceptron sebenarnya menyelesaikan masalah "yang tidak bisa digantikan" apa?
1️⃣ Masalah: "Halusinasi" dan bias AI. Ia mungkin memberikan jawaban yang salah, atau menyembunyikan kecenderungan berbahaya, dan kita tidak menyadarinya.
2️⃣ Solusi yang ada: Lebih banyak data, model yang lebih baik. Mengobati gejala, bukan penyebabnya, kotak hitam tetap ada.
3️⃣ Solusi Perceptron: Tidak mengganti AI, tetapi membangun "lapisan verifikasi" untuknya.
Membuat proses penalaran AI menjadi dapat dibuktikan, dapat ditantang, dan dapat diaudit. Perubahan paradigma yang dibawanya adalah:
Bagi pengembang: dapat membangun aplikasi AI yang benar-benar bertanggung jawab dan sesuai regulasi.
Bagi pengguna: dapat mengetahui dari mana jawaban berasal, mengapa dapat dipercaya.
Bagi regulator: akhirnya memiliki kerangka kerja yang dapat diaudit. Ini menyelesaikan masalah,
yaitu "masalah kepercayaan terakhir" sebelum AI digunakan secara luas di bidang berisiko tinggi seperti keuangan, kesehatan, dan peradilan. Dari kepercayaan probabilistik ke kepercayaan pasti.
Perceptron tidak menghasilkan "AI yang lebih pintar", tetapi menghasilkan "kacang kejujuran AI". AI yang memakan kacang ini harus berkata jujur, dan dapat membuktikan bahwa apa yang dikatakannya adalah benar.
@PerceptronNTWK @MindoAI