Ada sebuah perumpamaan klasik yang layak dipikirkan secara mendalam: setelah manusia mengendarai sepeda, efisiensi geraknya dapat mengalahkan hewan apa pun. Ini mencerminkan sebuah kebenaran yang lebih dalam—esensi manusia sebenarnya adalah pencipta alat.
Komputer juga mengikuti logika yang sama. Ia bukan untuk menggantikan kecerdasan manusia, tetapi untuk memperkuatnya. Dimulai dari kemampuan berpikir dasar, melalui penggunaan alat, kemampuan kita diperluas tanpa batas, akhirnya melampaui batasan alam.
Makna dari pembuatan alat ada di sini—kemampuan untuk memperbesar kemampuan kita ke tingkat yang sulit dibayangkan. Bagi banyak orang, komputer seperti perpanjangan dari pikiran, yang memungkinkan Anda melakukan hal-hal yang sebelumnya tidak mungkin. Inilah mengapa teknologi selalu mengubah dunia.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
13 Suka
Hadiah
13
6
Posting ulang
Bagikan
Komentar
0/400
NFTArchaeologist
· 3jam yang lalu
Benar sekali, tetapi saya rasa masalahnya adalah kebanyakan orang sama sekali tidak menyadari hal ini. Mereka takut digantikan, padahal alat adalah kekuatan super kita.
Lihat AsliBalas0
IronHeadMiner
· 3jam yang lalu
Bagian tentang sepeda yang menggilas semua hewan benar-benar luar biasa, inilah alasan mengapa kita bisa menang.
Lihat AsliBalas0
DYORMaster
· 3jam yang lalu
Metafora bahwa sepeda melindas semua hewan memang brilian, tetapi yang benar-benar tak terkalahkan adalah AI, yang langsung mengalihdayakan daya komputasi otak manusia
Lihat AsliBalas0
EyeOfTheTokenStorm
· 3jam yang lalu
Logika ini memang bagus, tapi masalahnya—sebagian besar investor ritel menggunakan alat justru seperti bunuh diri
Manusia memang telah melewati batasan dengan alat, tapi apakah AI benar-benar hanya memperbesar bukan menggantikan? Lihat saja struktur pasar saat ini, aspek teknikal sudah dikuasai oleh algoritma, keunggulan kita di mana?
Tunggu dulu, bukankah ini seperti membela proyek yang mempromosikan "teknologi mengubah dunia"? Jangan terbuai oleh kata-kata ini, data historis menunjukkan bahwa di setiap puncak siklus, selalu ada orang yang menceritakan kisah yang sama
Lihat AsliBalas0
ThreeHornBlasts
· 3jam yang lalu
Sepeda ke AI, pada dasarnya semuanya adalah ekstensi manusia, saya suka logika ini
Lihat AsliBalas0
rekt_but_vibing
· 3jam yang lalu
Singkatnya, kemampuan terkuat manusia adalah malas haha
Ada sebuah perumpamaan klasik yang layak dipikirkan secara mendalam: setelah manusia mengendarai sepeda, efisiensi geraknya dapat mengalahkan hewan apa pun. Ini mencerminkan sebuah kebenaran yang lebih dalam—esensi manusia sebenarnya adalah pencipta alat.
Komputer juga mengikuti logika yang sama. Ia bukan untuk menggantikan kecerdasan manusia, tetapi untuk memperkuatnya. Dimulai dari kemampuan berpikir dasar, melalui penggunaan alat, kemampuan kita diperluas tanpa batas, akhirnya melampaui batasan alam.
Makna dari pembuatan alat ada di sini—kemampuan untuk memperbesar kemampuan kita ke tingkat yang sulit dibayangkan. Bagi banyak orang, komputer seperti perpanjangan dari pikiran, yang memungkinkan Anda melakukan hal-hal yang sebelumnya tidak mungkin. Inilah mengapa teknologi selalu mengubah dunia.