Selebriti mulai serius dalam menghadapi perlindungan AI. Matthew McConaughey baru-baru ini berhasil mendaftarkan beberapa merek dagang untuk melindungi beberapa kutipan paling terkenal dari dirinya, termasuk kalimat klasik "alright, alright, alright". Masalah di balik ini sebenarnya cukup mendalam—seiring kemampuan AI yang semakin kuat, teknologi seperti kloning suara dan deepfake sudah mampu meniru karakter dan gaya ekspresi siapa saja dari publik figur. Jika disalahgunakan, aset merek pribadi akan menghadapi ancaman. Dari sudut pandang hak kekayaan intelektual, ini sebenarnya adalah topik yang tidak bisa dihindari di era Web3: ketika aset virtual dan identitas digital menjadi semakin berharga, mekanisme apa yang kita perlukan untuk melindunginya? Pendaftaran merek dagang hanyalah cara tradisional, tetapi di era di mana model AI dan sumber terbuka bertebaran, apakah itu cukup? Kasus ini mungkin dapat memicu pemikiran di industri—bagaimana seharusnya menyeimbangkan kebebasan inovasi dan perlindungan hak pribadi/merek.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
11 Suka
Hadiah
11
5
Posting ulang
Bagikan
Komentar
0/400
TokenToaster
· 17jam yang lalu
baik baik baik Ada lagi, kali ini menggunakan merek dagang 🔐 haha
IP tradisional tidak bisa mengatasi AI ini, harus dengan solusi Web3
Akhirnya pasti akan di-chain, kalau tidak hanya kertas merek dagang yang tidak berguna
baik baik baik, sekarang akhirnya ada selebriti yang mulai bertahan, tapi apakah permainan lama tentang merek dagang ini benar-benar efektif? AI bahkan bisa mereplikasi jiwa kamu, apakah kantor merek dagang bisa mengendalikan model sumber terbuka?
Lihat AsliBalas0
LucidSleepwalker
· 17jam yang lalu
alright alright alright, ini saatnya McConaughey juga harus bermain dengan merek dagang terdaftar, menunjukkan bahwa AI memang mulai mengancam mata pencaharian orang
Digital identity telah di-scrape bukan hal baru lagi, tapi baru-baru ini benar-benar menjadi perhatian... perlindungan merek dagang terasa agak terlambat
Begitu banyak model sumber terbuka, apakah hanya dengan dokumen hukum bisa menghentikan deepfake? wajah bertanya
Lihat AsliBalas0
ForkMaster
· 17jam yang lalu
Apa yang dapat dilindungi oleh pendaftaran merek dagang, di depan model sumber terbuka semuanya hanyalah kertas kosong, ya
Selebriti mulai serius dalam menghadapi perlindungan AI. Matthew McConaughey baru-baru ini berhasil mendaftarkan beberapa merek dagang untuk melindungi beberapa kutipan paling terkenal dari dirinya, termasuk kalimat klasik "alright, alright, alright". Masalah di balik ini sebenarnya cukup mendalam—seiring kemampuan AI yang semakin kuat, teknologi seperti kloning suara dan deepfake sudah mampu meniru karakter dan gaya ekspresi siapa saja dari publik figur. Jika disalahgunakan, aset merek pribadi akan menghadapi ancaman. Dari sudut pandang hak kekayaan intelektual, ini sebenarnya adalah topik yang tidak bisa dihindari di era Web3: ketika aset virtual dan identitas digital menjadi semakin berharga, mekanisme apa yang kita perlukan untuk melindunginya? Pendaftaran merek dagang hanyalah cara tradisional, tetapi di era di mana model AI dan sumber terbuka bertebaran, apakah itu cukup? Kasus ini mungkin dapat memicu pemikiran di industri—bagaimana seharusnya menyeimbangkan kebebasan inovasi dan perlindungan hak pribadi/merek.