Defisit perdagangan India semakin melebar pada bulan Desember karena kebijakan tarif AS yang terus menekan daya saing ekspor. Kesenjangan yang membesar ini mencerminkan hambatan yang semakin meningkat bagi para eksportir yang menghadapi bea masuk yang lebih tinggi, dengan efek riak yang meluas ke seluruh rantai pasok global dan pasar aset berisiko. Perubahan makroekonomi ini menegaskan kekhawatiran yang lebih luas tentang ketegangan perdagangan dan potensi dampaknya terhadap lintasan pertumbuhan ekonomi—faktor yang perlu dipantau untuk memahami bagaimana mereka dapat mempengaruhi arus modal dan sentimen investor di bulan-bulan mendatang.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
10 Suka
Hadiah
10
6
Posting ulang
Bagikan
Komentar
0/400
CommunitySlacker
· 3jam yang lalu
Defisit perdagangan India kembali membesar, tarif AS benar-benar hebat... Rantai pasokan global pun ikut terkena dampaknya
Lihat AsliBalas0
RugpullSurvivor
· 11jam yang lalu
Defisit perdagangan India kembali membesar, tarif AS ini benar-benar hebat, seluruh rantai pasokan global ikut merasakan dampaknya...
Lihat AsliBalas0
FlashLoanKing
· 18jam yang lalu
Defisit perdagangan India kembali mencapai rekor tertinggi, tarif AS benar-benar keras, langsung membuat eksportir mati-matian.
Lihat AsliBalas0
LiquidityWhisperer
· 18jam yang lalu
Defisit perdagangan India kembali membesar, tarif AS benar-benar mengacau... seluruh rantai pasok global ikut berguncang
Lihat AsliBalas0
Degen4Breakfast
· 18jam yang lalu
Defisit perdagangan India kembali membesar, tarif AS kali ini benar-benar keras, rantai pasok global akan terganggu
Lihat AsliBalas0
GasFeeAssassin
· 18jam yang lalu
Defisit perdagangan India kembali memburuk, tarif AS benar-benar luar biasa, seluruh rantai pasokan global ikut menderita
Defisit perdagangan India semakin melebar pada bulan Desember karena kebijakan tarif AS yang terus menekan daya saing ekspor. Kesenjangan yang membesar ini mencerminkan hambatan yang semakin meningkat bagi para eksportir yang menghadapi bea masuk yang lebih tinggi, dengan efek riak yang meluas ke seluruh rantai pasok global dan pasar aset berisiko. Perubahan makroekonomi ini menegaskan kekhawatiran yang lebih luas tentang ketegangan perdagangan dan potensi dampaknya terhadap lintasan pertumbuhan ekonomi—faktor yang perlu dipantau untuk memahami bagaimana mereka dapat mempengaruhi arus modal dan sentimen investor di bulan-bulan mendatang.