Asosiasi Olahraga Perguruan Tinggi Nasional (NCAA) telah meminta Komisi Perdagangan Berjangka Komoditas Amerika (CFTC) untuk menghentikan pasar prediksi terkait olahraga perguruan tinggi karena kekhawatiran risiko bagi atlet.
🔷 NCAA berargumen bahwa pasar prediksi (seperti Polymarket) sebenarnya adalah taruhan olahraga tetapi kekurangan perlindungan hukum seperti bandar judi tradisional.
🔷 Pasar ini diduga mengakali aturan untuk mengabaikan batas usia (yang diizinkan dari 18 tahun), pembatasan iklan, dan standar pengawasan integritas pertandingan.
🔷 NCAA sangat khawatir tentang kontrak yang terkait dengan keputusan pribadi atlet, yang dapat menyebabkan paksaan, pelecehan, dan menimbulkan risiko "bencana" bagi ekosistem olahraga.
🔷 Promosi produk ini sebagai "transaksi keuangan" dianggap menyesatkan pengguna, terutama ketika hasil olahraga sangat bergantung pada keberuntungan.
🔷 Asosiasi menyerukan pengendalian yang lebih ketat, termasuk penentuan lokasi geografis pemain, pembatasan jenis taruhan, dan permintaan pengawasan dari badan pengatur nasional.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Asosiasi Olahraga Perguruan Tinggi Nasional (NCAA) telah meminta Komisi Perdagangan Berjangka Komoditas Amerika (CFTC) untuk menghentikan pasar prediksi terkait olahraga perguruan tinggi karena kekhawatiran risiko bagi atlet.
🔷 NCAA berargumen bahwa pasar prediksi (seperti Polymarket) sebenarnya adalah taruhan olahraga tetapi kekurangan perlindungan hukum seperti bandar judi tradisional.
🔷 Pasar ini diduga mengakali aturan untuk mengabaikan batas usia (yang diizinkan dari 18 tahun), pembatasan iklan, dan standar pengawasan integritas pertandingan.
🔷 NCAA sangat khawatir tentang kontrak yang terkait dengan keputusan pribadi atlet, yang dapat menyebabkan paksaan, pelecehan, dan menimbulkan risiko "bencana" bagi ekosistem olahraga.
🔷 Promosi produk ini sebagai "transaksi keuangan" dianggap menyesatkan pengguna, terutama ketika hasil olahraga sangat bergantung pada keberuntungan.
🔷 Asosiasi menyerukan pengendalian yang lebih ketat, termasuk penentuan lokasi geografis pemain, pembatasan jenis taruhan, dan permintaan pengawasan dari badan pengatur nasional.