Semalam CPI diumumkan, 2.6%, lebih rendah dari perkiraan. Secara teori ini adalah sinyal positif makroekonomi yang besar, tetapi hasilnya BTC malah turun, dengan penurunan lebih dari 2% dalam jangka pendek.
Banyak orang bingung, bertanya secara pribadi: "Pasarnya gila? Berita baik kok malah dijual? Haruskah cut loss?" Sejujurnya, ini adalah contoh pemikiran berita—hanya fokus pada berita, tidak memahami logika nyata di dalam pasar.
**Lalu mengapa berita baik malah turun?**
Kuncinya ada pada kata "perkiraan". Institusi di Wall Street sudah lama mencium sinyal penurunan inflasi, dan minggu lalu mereka mulai melakukan akumulasi posisi lebih awal, menaikkan harga. Ketika data benar-benar diumumkan, bagi mereka itu adalah momen paling sempurna untuk mengeluarkan posisi—pelaku ritel melihat berita dan masuk, tepat memberi mereka peluang untuk menutup posisi. Singkatnya, penurunan kali ini bukan pembalikan tren, melainkan proses pembersihan likuiditas yang diperlukan.
**Lalu apa peluang setelah pembersihan ini?**
Trading tidak bisa mengandalkan tebak-tebakan, harus belajar "menemukan". Yakni menemukan posisi yang bersedia dipertahankan oleh pemain utama.
Salah satu cara praktis adalah melihat area transaksi padat di grafik K—resistansi yang sebelumnya sulit ditembus Bitcoin, begitu ditembus akan menjadi support yang kuat. Titik rebound semalam seringkali tepat berada di area transaksi padat sebelumnya, ini adalah support kamu.
Alat yang lebih rinci lagi adalah Fibonacci retracement. Tarik garis dari kenaikan besar terakhir, perhatikan level 0.5 dan 0.618—dua level Fibonacci emas. Jika harga kembali ke level ini dan menunjukkan sinyal stabilisasi—misalnya garis bawah yang jelas memanjang—itu biasanya adalah waktu yang baik untuk masuk posisi. Masalahnya di sini: banyak orang tidak melihat detail ini, hanya mengikuti tren naik dan turun.
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
9 Suka
Hadiah
9
5
Posting ulang
Bagikan
Komentar
0/400
0xSherlock
· 5jam yang lalu
Itu lagi-lagi trik Wall Street untuk memanen keuntungan dari para investor ritel, yang selalu menjadi orang terakhir yang menanggung kerugian.
Lihat AsliBalas0
NFTArtisanHQ
· 6jam yang lalu
ngl seluruh "institusi mendahului siklus berita" ini seperti menyaksikan tesis reproduksi mekanis Benjamin berlangsung secara nyata... kecuali reproduksibilitas di sini adalah likuiditas algoritmik
Benar, trader ritel selalu bermain "memburu kenaikan dan menjual saat penurunan" dalam permainan ini, institusi sudah makan duluan
Kelompok di Wall Street memang licik, sebelum data keluar mereka sudah membagi-bagikan posisi
Ide tentang zona transaksi padat memang bagus, harus menemukan posisi utama yang benar-benar dilindungi oleh para pelaku pasar
Orang yang mahir bermain Fibonacci bisa menghasilkan uang, orang lain hanya bertaruh semata, saya juga begitu
Setiap kali berita baik menyebabkan harga turun, selalu ada yang dipotong, terlalu banyak orang bodoh sehingga pasar seperti ini
Melihat grafik jauh lebih menyenangkan daripada membaca berita, pola pikir berita bisa membunuh orang
Posisi 0.618 memang mudah rebound, tapi untuk membeli dasar harus bergantung pada keberuntungan
Semalam CPI diumumkan, 2.6%, lebih rendah dari perkiraan. Secara teori ini adalah sinyal positif makroekonomi yang besar, tetapi hasilnya BTC malah turun, dengan penurunan lebih dari 2% dalam jangka pendek.
Banyak orang bingung, bertanya secara pribadi: "Pasarnya gila? Berita baik kok malah dijual? Haruskah cut loss?" Sejujurnya, ini adalah contoh pemikiran berita—hanya fokus pada berita, tidak memahami logika nyata di dalam pasar.
**Lalu mengapa berita baik malah turun?**
Kuncinya ada pada kata "perkiraan". Institusi di Wall Street sudah lama mencium sinyal penurunan inflasi, dan minggu lalu mereka mulai melakukan akumulasi posisi lebih awal, menaikkan harga. Ketika data benar-benar diumumkan, bagi mereka itu adalah momen paling sempurna untuk mengeluarkan posisi—pelaku ritel melihat berita dan masuk, tepat memberi mereka peluang untuk menutup posisi. Singkatnya, penurunan kali ini bukan pembalikan tren, melainkan proses pembersihan likuiditas yang diperlukan.
**Lalu apa peluang setelah pembersihan ini?**
Trading tidak bisa mengandalkan tebak-tebakan, harus belajar "menemukan". Yakni menemukan posisi yang bersedia dipertahankan oleh pemain utama.
Salah satu cara praktis adalah melihat area transaksi padat di grafik K—resistansi yang sebelumnya sulit ditembus Bitcoin, begitu ditembus akan menjadi support yang kuat. Titik rebound semalam seringkali tepat berada di area transaksi padat sebelumnya, ini adalah support kamu.
Alat yang lebih rinci lagi adalah Fibonacci retracement. Tarik garis dari kenaikan besar terakhir, perhatikan level 0.5 dan 0.618—dua level Fibonacci emas. Jika harga kembali ke level ini dan menunjukkan sinyal stabilisasi—misalnya garis bawah yang jelas memanjang—itu biasanya adalah waktu yang baik untuk masuk posisi. Masalahnya di sini: banyak orang tidak melihat detail ini, hanya mengikuti tren naik dan turun.