Menteri Keuangan AS Bessent telah menimbulkan keraguan serius tentang apakah negara-negara Eropa dapat bersatu untuk melakukan respons yang efektif terhadap potensi tarif di Greenland. Komentar ini menyentuh ketegangan perdagangan yang sedang berkembang yang menarik perhatian pasar di seluruh dunia.
Situasi ini mencerminkan ketegangan yang lebih dalam seputar kebijakan perdagangan dan leverage geopolitik. Kesulitan historis Eropa dalam mengoordinasikan sikap yang bersatu pada isu ekonomi utama membuat skeptisisme Bessent patut diperhatikan. Apakah anggota UE benar-benar dapat menyelaraskan strategi tarif yang koheren—atau jika mereka akan pecah menjadi respons individual—dapat mengubah dinamika perdagangan.
Bagi mereka yang mengikuti tren makro, jenis ketegangan kebijakan ini biasanya menciptakan efek riak: volatilitas mata uang, pergeseran dalam selera risiko, dan ketidakpastian pasar yang lebih luas. Ketika blok ekonomi utama berjuang untuk berkoordinasi, hal ini sering menekan aset risiko dan menciptakan fluktuasi yang tidak dapat diprediksi dalam sentimen investor.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
19 Suka
Hadiah
19
9
Posting ulang
Bagikan
Komentar
0/400
rugged_again
· 5jam yang lalu
Uni Eropa akan kembali pecah, kali ini soal tarif, bikin saya ngakak
Lihat AsliBalas0
NFTRegretful
· 10jam yang lalu
UE lagi mau mengacau lagi, masih berharap mereka bersatu? Haha
---
Masalah tarif Greenland ini, Eropa seperti kacau balau, Bessent benar sekali
---
Aku cuma lihat saja, jika kali ini terjadi konflik di dalam EU, pasar mata uang akan kembali mengalami pembersihan
---
Setiap kali begitu, janji respons terpadu berakhir dengan kekacauan
---
Aset berisiko akan terkena dampaknya, aku sangat familiar dengan irama ini
Lihat AsliBalas0
down_only_larry
· 16jam yang lalu
Uni Eropa akan terpecah lagi, kali ini soal tarif. Bessent benar, mereka tidak pernah bersatu dalam hal apa pun
Lihat AsliBalas0
GasFeeCrying
· 16jam yang lalu
Eropa akan kembali berselisih, kali ini sepertinya benar-benar sulit untuk bersatu padu
Lihat AsliBalas0
QuietlyStaking
· 16jam yang lalu
Eropa kembali berselisih, akankah kali ini mereka bisa bersatu lagi? Saya rasa ini masih menggantung
Lihat AsliBalas0
digital_archaeologist
· 16jam yang lalu
Uni Eropa akan kembali berselisih, kali ini tentang tarif, lucu banget… Setiap kali bilang akan bersatu, tapi begitu ada masalah langsung masing-masing sendiri-sendiri, perkataan Bessent menyentuh titik sakitnya.
Lihat AsliBalas0
RamenStacker
· 16jam yang lalu
Eropa akan kembali berselisih, kali ini giliran tarif Greenland? Lucu sekali, memang tidak kompak.
Lihat AsliBalas0
BearMarketBarber
· 16jam yang lalu
Eropa akan kembali bersepakat, saya sudah melihatnya dengan jelas sejak lama
Menteri Keuangan AS Bessent telah menimbulkan keraguan serius tentang apakah negara-negara Eropa dapat bersatu untuk melakukan respons yang efektif terhadap potensi tarif di Greenland. Komentar ini menyentuh ketegangan perdagangan yang sedang berkembang yang menarik perhatian pasar di seluruh dunia.
Situasi ini mencerminkan ketegangan yang lebih dalam seputar kebijakan perdagangan dan leverage geopolitik. Kesulitan historis Eropa dalam mengoordinasikan sikap yang bersatu pada isu ekonomi utama membuat skeptisisme Bessent patut diperhatikan. Apakah anggota UE benar-benar dapat menyelaraskan strategi tarif yang koheren—atau jika mereka akan pecah menjadi respons individual—dapat mengubah dinamika perdagangan.
Bagi mereka yang mengikuti tren makro, jenis ketegangan kebijakan ini biasanya menciptakan efek riak: volatilitas mata uang, pergeseran dalam selera risiko, dan ketidakpastian pasar yang lebih luas. Ketika blok ekonomi utama berjuang untuk berkoordinasi, hal ini sering menekan aset risiko dan menciptakan fluktuasi yang tidak dapat diprediksi dalam sentimen investor.