## Lego mengubah permainan: Smart Brick dengan rangkaian sirkuit canggih telah diluncurkan ke pasar
Apakah masa depan bermain adalah kombinasi antara klasik dan teknologi? Lego baru saja menjawab pertanyaan ini dengan memperkenalkan produk yang menarik perhatian industri mainan. Di pameran CES 2026, perusahaan memamerkan sebuah batu bata inovatif yang mengintegrasikan elektronik langsung ke dalam balok 2x4 tradisional.
### Bagaimana cara kerja inovasi terbesar dalam sejarah Lego
Inti dari setiap Smart Brick adalah **sirkuit terpadu ASIC** miniatur — chipset khusus yang lebih kecil dari satu tombol Lego. Komputer canggih ini dalam batu bata menggerakkan efek cahaya LED, speaker built-in dengan suara sintetis, serta sensor yang mampu mendeteksi gerakan, posisi, dan perubahan pencahayaan.
Teknologi penentuan posisi magnetik jarak dekat memungkinkan interaksi yang presisi antar komponen. Yang tak kalah penting, batu bata ini tidak memerlukan aplikasi, layar, atau perangkat tambahan. Mengisi daya secara nirkabel melalui induksi dan aktif secara otomatis setelah interaksi pertama.
Perangkat ini dapat beroperasi dalam jaringan mesh berkat protokol Bluetooth khusus — sistem BrickNet. Semua koneksi dienkripsi, menjamin keamanan data anak-anak. Perusahaan menegaskan bahwa mikrofon yang terpasang hanya digunakan untuk perintah suara dan tidak merekam isi audio.
### Bagaimana penggunaannya secara nyata
Produk baru ini bekerja bersama Smart Tags khusus — pengenal yang ditempatkan di minifigur dan aksesori yang kompatibel. Ketika elemen yang diberi label, misalnya figur Luke Skywalker, mendekati batu bata, batu bata tersebut memicu suara dan efek visual yang sesuai — dalam hal ini, dengungan dan nyala pedang cahaya.
Perubahan posisi model X-Wing menyinkronkan suara mesin dan tembakan laser dengan gerakan fisik. Ketika beberapa Smart Brick bekerja bersama, mereka dapat mengoordinasikan perilaku dalam seluruh konstruksi — menghitung waktu balapan, melacak tabrakan, atau menciptakan efek suara yang sinkron di seluruh panggung.
### Kapan dan berapa harganya?
Set pertama akan tersedia di pasar **1 Maret 2026**, namun pre-order dimulai **9 Januari**. Lego memilih waralaba Star Wars untuk peluncuran pertama di pasar. Penawaran awal meliputi:
- TIE Fighter seharga 69,99 dolar - Red Five X-Wing Luke seharga 99,99 dolar - Set Throne Room Duel dan A-Wing seharga 159,99 dolar
Semua set tersebut akan menawarkan pertarungan interaktif dengan pedang cahaya dan elemen dinamis lainnya. Namun, agar harga tetap wajar, model-model ini dirancang sedikit lebih kecil dari model standar dalam skala minifigure.
### Pendapat terbagi
Respon di dunia maya terbagi dua. Penggemar memuji Lego karena kombinasi cerdas antara nostalgia dan rekayasa modern. Analis teknologi melihat pendekatan ini sebagai keunggulan kompetitif — permainan yang menggabungkan dunia digital dan fisik tanpa menggantikan yang kedua.
Dave Filoni, direktur kreatif utama Lucasfilm, menekankan pentingnya kemitraan dengan Star Wars dalam menghidupkan elemen-elemen film.
Namun, skeptis menyampaikan kekhawatiran. Kritik berfokus pada kekhawatiran bahwa elektronik dapat membatasi imajinasi — mengubah permainan terbuka menjadi pengalaman yang sudah diprogram sebelumnya. Yang lain mempertanyakan komunikasi pemasaran, mengamati bahwa perusahaan lebih banyak berbicara tentang teknologi daripada kebahagiaan bermain. Di X, salah satu pembuat konten menulis: “Mengapa pesan-pesan ini ditulis seolah-olah dijual oleh orang dewasa?". Ada juga lelucon tentang harga — kekhawatiran bahwa Smart Brick akan “mengosongkan dompet” orang tua.
### Apa selanjutnya?
Lego bertekad dengan visinya. Perusahaan memiliki lebih dari 20 paten terkait sistem Smart Brick dan berencana memperluas di luar Star Wars ke seri lain — City dan Technic. Pembaruan di masa depan akan disediakan melalui aplikasi pendukung untuk orang tua, menambahkan suara dan perilaku baru seiring waktu.
Perusahaan menyebut Smart Brick sebagai perubahan terbesar dalam “System-in-Play” mereka sejak peluncuran minifigure pada tahun 1978.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
## Lego mengubah permainan: Smart Brick dengan rangkaian sirkuit canggih telah diluncurkan ke pasar
Apakah masa depan bermain adalah kombinasi antara klasik dan teknologi? Lego baru saja menjawab pertanyaan ini dengan memperkenalkan produk yang menarik perhatian industri mainan. Di pameran CES 2026, perusahaan memamerkan sebuah batu bata inovatif yang mengintegrasikan elektronik langsung ke dalam balok 2x4 tradisional.
### Bagaimana cara kerja inovasi terbesar dalam sejarah Lego
Inti dari setiap Smart Brick adalah **sirkuit terpadu ASIC** miniatur — chipset khusus yang lebih kecil dari satu tombol Lego. Komputer canggih ini dalam batu bata menggerakkan efek cahaya LED, speaker built-in dengan suara sintetis, serta sensor yang mampu mendeteksi gerakan, posisi, dan perubahan pencahayaan.
Teknologi penentuan posisi magnetik jarak dekat memungkinkan interaksi yang presisi antar komponen. Yang tak kalah penting, batu bata ini tidak memerlukan aplikasi, layar, atau perangkat tambahan. Mengisi daya secara nirkabel melalui induksi dan aktif secara otomatis setelah interaksi pertama.
Perangkat ini dapat beroperasi dalam jaringan mesh berkat protokol Bluetooth khusus — sistem BrickNet. Semua koneksi dienkripsi, menjamin keamanan data anak-anak. Perusahaan menegaskan bahwa mikrofon yang terpasang hanya digunakan untuk perintah suara dan tidak merekam isi audio.
### Bagaimana penggunaannya secara nyata
Produk baru ini bekerja bersama Smart Tags khusus — pengenal yang ditempatkan di minifigur dan aksesori yang kompatibel. Ketika elemen yang diberi label, misalnya figur Luke Skywalker, mendekati batu bata, batu bata tersebut memicu suara dan efek visual yang sesuai — dalam hal ini, dengungan dan nyala pedang cahaya.
Perubahan posisi model X-Wing menyinkronkan suara mesin dan tembakan laser dengan gerakan fisik. Ketika beberapa Smart Brick bekerja bersama, mereka dapat mengoordinasikan perilaku dalam seluruh konstruksi — menghitung waktu balapan, melacak tabrakan, atau menciptakan efek suara yang sinkron di seluruh panggung.
### Kapan dan berapa harganya?
Set pertama akan tersedia di pasar **1 Maret 2026**, namun pre-order dimulai **9 Januari**. Lego memilih waralaba Star Wars untuk peluncuran pertama di pasar. Penawaran awal meliputi:
- TIE Fighter seharga 69,99 dolar
- Red Five X-Wing Luke seharga 99,99 dolar
- Set Throne Room Duel dan A-Wing seharga 159,99 dolar
Semua set tersebut akan menawarkan pertarungan interaktif dengan pedang cahaya dan elemen dinamis lainnya. Namun, agar harga tetap wajar, model-model ini dirancang sedikit lebih kecil dari model standar dalam skala minifigure.
### Pendapat terbagi
Respon di dunia maya terbagi dua. Penggemar memuji Lego karena kombinasi cerdas antara nostalgia dan rekayasa modern. Analis teknologi melihat pendekatan ini sebagai keunggulan kompetitif — permainan yang menggabungkan dunia digital dan fisik tanpa menggantikan yang kedua.
Dave Filoni, direktur kreatif utama Lucasfilm, menekankan pentingnya kemitraan dengan Star Wars dalam menghidupkan elemen-elemen film.
Namun, skeptis menyampaikan kekhawatiran. Kritik berfokus pada kekhawatiran bahwa elektronik dapat membatasi imajinasi — mengubah permainan terbuka menjadi pengalaman yang sudah diprogram sebelumnya. Yang lain mempertanyakan komunikasi pemasaran, mengamati bahwa perusahaan lebih banyak berbicara tentang teknologi daripada kebahagiaan bermain. Di X, salah satu pembuat konten menulis: “Mengapa pesan-pesan ini ditulis seolah-olah dijual oleh orang dewasa?". Ada juga lelucon tentang harga — kekhawatiran bahwa Smart Brick akan “mengosongkan dompet” orang tua.
### Apa selanjutnya?
Lego bertekad dengan visinya. Perusahaan memiliki lebih dari 20 paten terkait sistem Smart Brick dan berencana memperluas di luar Star Wars ke seri lain — City dan Technic. Pembaruan di masa depan akan disediakan melalui aplikasi pendukung untuk orang tua, menambahkan suara dan perilaku baru seiring waktu.
Perusahaan menyebut Smart Brick sebagai perubahan terbesar dalam “System-in-Play” mereka sejak peluncuran minifigure pada tahun 1978.