Pernahkah Anda berpikir apa yang terjadi jika otoritas memutuskan untuk menyita kartu kredit Anda? Ini terdengar seperti skenario mimpi buruk, tetapi kekuasaan pemerintah atas infrastruktur keuangan tradisional lebih luas dari yang disadari kebanyakan orang.
Ketika Anda hanya mengandalkan sistem perbankan terpusat, Anda secara efektif menempatkan otonomi keuangan Anda di tangan orang lain. Perintah pemerintah—baik yang dibenarkan maupun tidak—secara teoretis dapat mengunci Anda dari uang Anda sendiri. Aset Anda menjadi dibekukan, transaksi Anda dihentikan, semua hanya dengan satu saklar.
Ini bukan hanya teori. Sejarah menunjukkan beberapa contoh pemerintah yang melakukan kontrol keuangan selama krisis, sengketa politik, atau penindasan regulasi. Warga di berbagai negara telah mengalami pembekuan rekening, penyitaan aset, dan pemblokiran transaksi.
Ini menimbulkan pertanyaan serius: Seberapa banyak kontrol keuangan yang seharusnya dimiliki oleh satu entitas terhadap uang Anda?
Inilah sebabnya mengapa banyak orang menjelajahi sistem keuangan alternatif. Aset digital dan keuangan terdesentralisasi menawarkan model berbeda—di mana Anda memegang langsung kendali atas dana Anda, jauh dari penjaga terpusat. Tanpa perantara, tanpa titik kegagalan tunggal.
Apakah Anda khawatir tentang overreach pemerintah, inflasi, atau sekadar ingin lebih banyak kendali atas kekayaan Anda, memahami risiko keuangan ini adalah langkah pertama menuju membangun strategi keuangan yang lebih tangguh.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
9 Suka
Hadiah
9
6
Posting ulang
Bagikan
Komentar
0/400
pvt_key_collector
· 4jam yang lalu
Benar, saat kartu bank dibekukan, hidup menjadi gelap
Jelas saja, itu seperti menyerahkan nyawa kepada orang lain, sangat tidak tenang
Baru mengerti apa arti pentingnya self-custody
Lihat AsliBalas0
StableGenius
· 4jam yang lalu
ya, secara empiris... narasi "kunci Anda koin Anda" dengan nyaman mengabaikan bahwa sebagian besar orang yang menggunakan defi masih mengalami likuidasi karena ketidakmampuan mereka sendiri, bukan penyitaan oleh pemerintah. sebenarnya biarkan saya jelaskan mengapa kerangka ini secara mendasar salah—kamu hanya menukar satu risiko lawan bicara dengan selusin risiko lainnya, tapi silakan lanjut saya rasa
Lihat AsliBalas0
UnruggableChad
· 4jam yang lalu
Wah, ini baru benar-benar sadar, aku sudah lama tidak percaya dengan sistem terpusat itu.
Lihat AsliBalas0
MoneyBurnerSociety
· 5jam yang lalu
Haha, inilah alasan mengapa saya setiap hari mengalami likuidasi, ketika bank membekukan akun saya saya masih bisa bangkit, tetapi jika kontrak langsung likuidasi, langsung kembali ke zaman sebelum kemerdekaan
Lihat AsliBalas0
RetailTherapist
· 5jam yang lalu
Sejujurnya, sistem bank itu sudah ketinggalan zaman, benar-benar
Lihat AsliBalas0
ForkLibertarian
· 5jam yang lalu
Kartu bank dibekukan memang bisa membuat orang terpaksa beralih ke crypto...
Tapi kembali lagi, masalah sebenarnya bukan pada risiko atau tidaknya, melainkan kebanyakan orang sama sekali tidak menyadari seberapa pasif mereka
Inilah mengapa saya selalu menekankan pentingnya diversifikasi portofolio
Sistem terpusat hanyalah bom waktu, hanya saja semua orang masih menunggu ledakannya
Pernahkah Anda berpikir apa yang terjadi jika otoritas memutuskan untuk menyita kartu kredit Anda? Ini terdengar seperti skenario mimpi buruk, tetapi kekuasaan pemerintah atas infrastruktur keuangan tradisional lebih luas dari yang disadari kebanyakan orang.
Ketika Anda hanya mengandalkan sistem perbankan terpusat, Anda secara efektif menempatkan otonomi keuangan Anda di tangan orang lain. Perintah pemerintah—baik yang dibenarkan maupun tidak—secara teoretis dapat mengunci Anda dari uang Anda sendiri. Aset Anda menjadi dibekukan, transaksi Anda dihentikan, semua hanya dengan satu saklar.
Ini bukan hanya teori. Sejarah menunjukkan beberapa contoh pemerintah yang melakukan kontrol keuangan selama krisis, sengketa politik, atau penindasan regulasi. Warga di berbagai negara telah mengalami pembekuan rekening, penyitaan aset, dan pemblokiran transaksi.
Ini menimbulkan pertanyaan serius: Seberapa banyak kontrol keuangan yang seharusnya dimiliki oleh satu entitas terhadap uang Anda?
Inilah sebabnya mengapa banyak orang menjelajahi sistem keuangan alternatif. Aset digital dan keuangan terdesentralisasi menawarkan model berbeda—di mana Anda memegang langsung kendali atas dana Anda, jauh dari penjaga terpusat. Tanpa perantara, tanpa titik kegagalan tunggal.
Apakah Anda khawatir tentang overreach pemerintah, inflasi, atau sekadar ingin lebih banyak kendali atas kekayaan Anda, memahami risiko keuangan ini adalah langkah pertama menuju membangun strategi keuangan yang lebih tangguh.