Rupiah Indonesia baru saja mencatat kinerja terburuk dalam beberapa dekade, merosot ke level terendah dalam beberapa tahun terhadap dolar awal tahun ini. Ini adalah pengingat keras tentang seberapa cepat mata uang pasar berkembang dapat berputar ketika kepercayaan mulai goyah.
Masalah inti? Investor semakin merasa cemas tentang kesehatan fiskal Indonesia. Defisit anggaran, tekanan inflasi, dan ekspektasi suku bunga global semuanya mempengaruhi sentimen. Ketika ekonomi terbesar di dunia memperketat kebijakan, aliran modal pun bergeser—uang mencari keamanan dan hasil di tempat lain.
Mengapa Anda harus peduli? Krisis mata uang tidak terjadi dalam vakum. Ketika pasar berkembang utama tergelincir, itu menyebar ke komoditas, saham, dan ya, pasar kripto juga. Sentimen risiko-tinggi cenderung memukul semua kelas aset. Selain itu, ini menyoroti mengapa diversifikasi lintas geografi dan jenis aset penting untuk ketahanan portofolio.
Kisah rupiah kurang tentang Indonesia sendiri dan lebih tentang keseimbangan rapuh di pasar global ketika kekuatan dolar mendominasi scene.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
17 Suka
Hadiah
17
6
Posting ulang
Bagikan
Komentar
0/400
just_vibin_onchain
· 13jam yang lalu
Kembali disebabkan oleh kenaikan suku bunga dolar AS, pasar negara berkembang runtuh satu per satu
Lihat AsliBalas0
AirdropFatigue
· 13jam yang lalu
Kembali lagi dengan pola ini... negara besar yang memperketat kebijakan membuat negara kecil harus menanggung akibatnya, ini adalah drama hegemoni dolar AS yang khas
Lihat AsliBalas0
SnapshotDayLaborer
· 13jam yang lalu
Rupiah Indonesia jatuh tajam, secara sederhana ini adalah reaksi berantai dari kenaikan suku bunga dolar AS, pasar berkembang kembali akan mendapatkan pukulan.
Lihat AsliBalas0
BearMarketSurvivor
· 13jam yang lalu
Lubia runtuh lagi, kali ini benar-benar menyentuh dasar. Singkatnya, ini adalah pola lama kenaikan suku bunga dolar AS, jalur pasokan pasar berkembang diputus, modal semua mengalir ke aset aman. Mereka yang telah melewati beberapa siklus tahu bahwa ini bukan masalah satu negara Indonesia.
Lihat AsliBalas0
GasFeeVictim
· 13jam yang lalu
Kembali lagi dengan rupiah... Vampir dolar benar-benar tidak pernah berakhir
Lihat AsliBalas0
MoonWaterDroplets
· 13jam yang lalu
Astaga, rupiah ini benar-benar tidak bisa lagi bertahan... Di era dolar besar ini, semua orang harus tunduk
Rupiah Indonesia baru saja mencatat kinerja terburuk dalam beberapa dekade, merosot ke level terendah dalam beberapa tahun terhadap dolar awal tahun ini. Ini adalah pengingat keras tentang seberapa cepat mata uang pasar berkembang dapat berputar ketika kepercayaan mulai goyah.
Masalah inti? Investor semakin merasa cemas tentang kesehatan fiskal Indonesia. Defisit anggaran, tekanan inflasi, dan ekspektasi suku bunga global semuanya mempengaruhi sentimen. Ketika ekonomi terbesar di dunia memperketat kebijakan, aliran modal pun bergeser—uang mencari keamanan dan hasil di tempat lain.
Mengapa Anda harus peduli? Krisis mata uang tidak terjadi dalam vakum. Ketika pasar berkembang utama tergelincir, itu menyebar ke komoditas, saham, dan ya, pasar kripto juga. Sentimen risiko-tinggi cenderung memukul semua kelas aset. Selain itu, ini menyoroti mengapa diversifikasi lintas geografi dan jenis aset penting untuk ketahanan portofolio.
Kisah rupiah kurang tentang Indonesia sendiri dan lebih tentang keseimbangan rapuh di pasar global ketika kekuatan dolar mendominasi scene.