Ketika "emas digital" jatuh menembus garis biaya rata-rata institusi, apa yang sedang dialami pasar?
Dini hari tanggal 1 Februari, pasar mata uang kripto mengalami krisis likuiditas tingkat buku teks. Harga Bitcoin secara mendadak "menusuk" ke angka 75.719,9 dolar AS, angka ini seperti pisau bedah tajam yang secara tepat memotong saraf paling rapuh di pasar—ini adalah pertama kalinya sejak November 2024 harga turun di bawah 80.000 dolar AS, dan juga kali pertama dalam hampir setahun angka Bitcoin kembali ke angka "7".
Lebih menakutkan lagi, harga ini sudah menembus garis biaya rata-rata dari Strategy (sebelumnya MicroStrategy), institusi dengan kepemilikan Bitcoin terbesar di dunia.
Berdasarkan data terbaru yang diungkapkan, Strategy saat ini memegang 712.647 BTC dengan total biaya sekitar 54,19 miliar dolar AS, dan biaya rata-rata per keping adalah 76.037 dolar AS. Pada bulan Januari, perusahaan ini masih terus menambah posisi di kisaran 90.000 dolar, menunjukkan keyakinan "semakin turun, semakin beli".
Namun, penurunan ini menyebabkan buku keuangan dari para pengikut Bitcoin ini mengalami perubahan dramatis—keuntungan yang sebelumnya bernilai miliaran dolar dalam hitungan menit menguap habis, bahkan sempat mengalami kerugian teknis.
Ini bukan sekadar permainan angka. Strategy melalui strategi agresif menerbitkan saham baru dan meminjam dana, menjadikan biaya posisi mereka sebagai "benteng psikologis" penting di pasar. Ketika benteng ini ditembus, reaksi berantai pun terjadi: posisi leverage tinggi mengalami likuidasi beruntun, likuiditas dalam waktu singkat mengering, membentuk apa yang disebut sebagai "lingkaran kematian" (death spiral).
Namun, yang perlu diperhatikan adalah bahwa harga mampu dengan cepat rebound dari 75.719 dolar ke atas, menunjukkan bahwa permintaan mendalam dari pasar masih ada. Kejatuhan mendadak ini lebih tampak sebagai proses pembersihan pemain lemah, bukan perubahan tren secara menyeluruh.
### 2. Tiga Black Swan: Tali terakhir yang menjerat pasar
#### 1. Awan konflik geopolitik yang tebal
Video-video yang beredar di platform X menunjukkan ledakan di berbagai wilayah Iran. Meskipun AS dan Israel belum secara resmi mengumumkan posisi mereka, pasar sudah melakukan voting dengan uang nyata. Beberapa hari lalu, pergerakan kapal induk AS dan respons keras Iran sudah menyebabkan volatilitas tajam pada aset risiko seperti emas.
Dalam pasar Bitcoin yang bertransaksi nonstop 24 jam, ketidakpastian selalu yang pertama dihargai.
#### 2. Gagalnya pemerintah AS dan dampaknya terhadap likuiditas
Dini hari tanggal 31 Januari waktu setempat, pemerintah AS resmi memasuki status shutdown parsial. Karena anggota DPR harus menunggu hingga 2 Februari (Senin) untuk kembali ke Washington, shutdown jangka pendek ini sudah pasti terjadi.
Data historis menunjukkan bahwa selama shutdown, data ekonomi penting seperti laporan non-pertanian dan CPI tertunda rilisnya, sehingga pasar kehilangan acuan untuk menilai arah kebijakan Federal Reserve, dan volatilitas biasanya meningkat secara signifikan. Lebih parah lagi, ratusan miliar dolar likuiditas terkunci, dan ditambah likuiditas yang sudah tipis selama akhir pekan, menciptakan apa yang disebut sebagai "kekosongan likuiditas" (liquidity vacuum).
#### 3. Ketakutan kolektif menjelang hari Senin
Penurunan dramatis emas dan perak, serta kabar beredar bahwa bank-bank AS mulai mengalami masalah, semuanya menambah ketidakpastian yang sedang dihargai pasar. Apa yang akan terjadi pada 2 Februari? Pasar global menahan napas. Ketakutan akan "ketidakpastian yang tidak diketahui" ini seringkali lebih mematikan daripada risiko yang sudah diketahui.
### 3. Analisis teknikal: Pertarungan hidup-mati di level support utama
Partner VC Placeholder Chris Burniske sebelumnya mengemukakan level support utama yang kini sedang diuji satu per satu:
- **80.000 dolar**: Sebelumnya sekitar 127.000 BTC dibeli di kisaran ini, merupakan garis pertahanan psikologis penting. - **74.000 dolar**: Support yang lebih dalam, juga dianggap sebagai "zona bottom" oleh banyak institusi besar. - **70.000 / 58.000 / 50.000 dolar**: Rencana kontinjensi untuk skenario penurunan bertahap.
Trader Merlijn The Trader menunjukkan bahwa jika harga menembus di bawah 80.000 dolar, support di kisaran 73.000 dolar sangat tipis, berpotensi memicu penjualan panik yang lebih parah.
Dari sudut pandang analisis teknikal, RSI saat ini sudah memasuki wilayah oversold, dan dalam jangka pendek mungkin terjadi rebound teknikal ke sekitar 89.000 dolar, tetapi tren keseluruhan tetap lemah. Sebelum Bitcoin mampu kembali ke atas 90.000 dolar, kepercayaan pasar sulit pulih secara substantif.
### 4. Melodi sejarah: Apakah 70.000 dolar adalah akhir atau awal?
Satu data menarik adalah puncak pasar bullish besar tahun 2021 yang mencapai 69.000 dolar. Harga saat ini sudah sangat dekat dengan posisi tertinggi sejarah tersebut.
Melihat siklus sejarah Bitcoin, setiap kali mendekati level tertinggi sebelumnya, pasar cenderung mengalami gejolak hebat—ini adalah pertarungan antara para pengambil keuntungan dan masuknya dana baru. Tapi berbeda dari sebelumnya, struktur pasar saat ini telah mengalami perubahan fundamental:
- **Kedalaman institusional**: Pembelian berkelanjutan oleh institusi seperti Strategy dan BlackRock mengubah distribusi kepemilikan. - **Arus dana ETF**: ETF Bitcoin fisik kini menjadi penstabil harga yang penting. - **Lingkungan makro yang kompleks**: Kebijakan suku bunga Federal Reserve, konflik geopolitik, dan risiko resesi global saling berinteraksi.
### 5. Pelajaran untuk investor: Mencari peluang di tengah kepanikan
Dalam kondisi ekstrem seperti ini, keputusan emosional seringkali menjadi biaya terbesar.
- **Bagi pemilik**: Jika Anda percaya pada nilai jangka panjang Bitcoin, fluktuasi saat ini hanyalah bagian kecil dari perjalanan panjang. Strategi menambah posisi secara terus-menerus sebenarnya adalah penerapan filosofi "teman waktu" (time’s friend). - **Bagi yang menunggu**: Saran dari Placeholder VC patut dipertimbangkan—pergerakan jangka pendek bukan fokus utama. Jika harga rebound, pegang dan lakukan diversifikasi secara bertahap. Jika terjadi koreksi dalam, anggap sebagai peluang untuk menambah Bitcoin dan aset kripto berkualitas. - **Bagi trader leverage**: Saat volatilitas meningkat, kurangi leverage dan tetapkan stop-loss yang ketat adalah aturan utama bertahan hidup. Sejarah berulang kali membuktikan bahwa margin call sering terjadi sebelum saat paling gelap.
Pasar selalu memberi penghargaan kepada mereka yang tetap rasional saat orang lain panik. Bitcoin di angka 75.000 dolar adalah akhir dari pasar bullish atau awal siklus baru? Jawabannya mungkin baru akan terungkap beberapa bulan lagi. Tapi yang pasti, setiap kondisi ekstrem adalah ujian terhadap pemahaman dan ketahanan mental investor.
Bagaimana pandangan Anda tentang penurunan tajam ini? Di mana Anda memperkirakan dasar harga Bitcoin? Bagikan pendapat Anda di kolom komentar—ikuti, like, bagikan, dan tinggalkan pesan, mari kita saksikan bersama momen bersejarah berikutnya dari pasar kripto!
**Disclaimer**: Artikel ini hanya untuk berbagi informasi dan tidak merupakan saran investasi. Investasi dalam mata uang kripto memiliki risiko tinggi, lakukan penilaian secara mandiri sesuai kondisi Anda.
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
3 Suka
Hadiah
3
1
Posting ulang
Bagikan
Komentar
0/400
邢大运
· 10jam yang lalu
Saya telah membuka posisi long sebesar 7.6 dengan harga saat ini. Harga turun begitu tajam, menjadi 7.3. Apakah ini berarti saya melewatkan peluang terbaik untuk membeli di bawah?
7.5万美元惊魂一夜:比特币信仰危机还是深蹲起跳?
Ketika "emas digital" jatuh menembus garis biaya rata-rata institusi, apa yang sedang dialami pasar?
Dini hari tanggal 1 Februari, pasar mata uang kripto mengalami krisis likuiditas tingkat buku teks. Harga Bitcoin secara mendadak "menusuk" ke angka 75.719,9 dolar AS, angka ini seperti pisau bedah tajam yang secara tepat memotong saraf paling rapuh di pasar—ini adalah pertama kalinya sejak November 2024 harga turun di bawah 80.000 dolar AS, dan juga kali pertama dalam hampir setahun angka Bitcoin kembali ke angka "7".
Lebih menakutkan lagi, harga ini sudah menembus garis biaya rata-rata dari Strategy (sebelumnya MicroStrategy), institusi dengan kepemilikan Bitcoin terbesar di dunia.
### 一、巨头浮盈归零:Strategy的"至暗时刻"
### 1. Keuntungan besar raksasa menghilang: Saat-saat tergelap Strategy
Berdasarkan data terbaru yang diungkapkan, Strategy saat ini memegang 712.647 BTC dengan total biaya sekitar 54,19 miliar dolar AS, dan biaya rata-rata per keping adalah 76.037 dolar AS. Pada bulan Januari, perusahaan ini masih terus menambah posisi di kisaran 90.000 dolar, menunjukkan keyakinan "semakin turun, semakin beli".
Namun, penurunan ini menyebabkan buku keuangan dari para pengikut Bitcoin ini mengalami perubahan dramatis—keuntungan yang sebelumnya bernilai miliaran dolar dalam hitungan menit menguap habis, bahkan sempat mengalami kerugian teknis.
Ini bukan sekadar permainan angka. Strategy melalui strategi agresif menerbitkan saham baru dan meminjam dana, menjadikan biaya posisi mereka sebagai "benteng psikologis" penting di pasar. Ketika benteng ini ditembus, reaksi berantai pun terjadi: posisi leverage tinggi mengalami likuidasi beruntun, likuiditas dalam waktu singkat mengering, membentuk apa yang disebut sebagai "lingkaran kematian" (death spiral).
Namun, yang perlu diperhatikan adalah bahwa harga mampu dengan cepat rebound dari 75.719 dolar ke atas, menunjukkan bahwa permintaan mendalam dari pasar masih ada. Kejatuhan mendadak ini lebih tampak sebagai proses pembersihan pemain lemah, bukan perubahan tren secara menyeluruh.
### 2. Tiga Black Swan: Tali terakhir yang menjerat pasar
#### 1. Awan konflik geopolitik yang tebal
Video-video yang beredar di platform X menunjukkan ledakan di berbagai wilayah Iran. Meskipun AS dan Israel belum secara resmi mengumumkan posisi mereka, pasar sudah melakukan voting dengan uang nyata. Beberapa hari lalu, pergerakan kapal induk AS dan respons keras Iran sudah menyebabkan volatilitas tajam pada aset risiko seperti emas.
Dalam pasar Bitcoin yang bertransaksi nonstop 24 jam, ketidakpastian selalu yang pertama dihargai.
#### 2. Gagalnya pemerintah AS dan dampaknya terhadap likuiditas
Dini hari tanggal 31 Januari waktu setempat, pemerintah AS resmi memasuki status shutdown parsial. Karena anggota DPR harus menunggu hingga 2 Februari (Senin) untuk kembali ke Washington, shutdown jangka pendek ini sudah pasti terjadi.
Data historis menunjukkan bahwa selama shutdown, data ekonomi penting seperti laporan non-pertanian dan CPI tertunda rilisnya, sehingga pasar kehilangan acuan untuk menilai arah kebijakan Federal Reserve, dan volatilitas biasanya meningkat secara signifikan. Lebih parah lagi, ratusan miliar dolar likuiditas terkunci, dan ditambah likuiditas yang sudah tipis selama akhir pekan, menciptakan apa yang disebut sebagai "kekosongan likuiditas" (liquidity vacuum).
#### 3. Ketakutan kolektif menjelang hari Senin
Penurunan dramatis emas dan perak, serta kabar beredar bahwa bank-bank AS mulai mengalami masalah, semuanya menambah ketidakpastian yang sedang dihargai pasar. Apa yang akan terjadi pada 2 Februari? Pasar global menahan napas. Ketakutan akan "ketidakpastian yang tidak diketahui" ini seringkali lebih mematikan daripada risiko yang sudah diketahui.
### 3. Analisis teknikal: Pertarungan hidup-mati di level support utama
Partner VC Placeholder Chris Burniske sebelumnya mengemukakan level support utama yang kini sedang diuji satu per satu:
- **80.000 dolar**: Sebelumnya sekitar 127.000 BTC dibeli di kisaran ini, merupakan garis pertahanan psikologis penting.
- **74.000 dolar**: Support yang lebih dalam, juga dianggap sebagai "zona bottom" oleh banyak institusi besar.
- **70.000 / 58.000 / 50.000 dolar**: Rencana kontinjensi untuk skenario penurunan bertahap.
Trader Merlijn The Trader menunjukkan bahwa jika harga menembus di bawah 80.000 dolar, support di kisaran 73.000 dolar sangat tipis, berpotensi memicu penjualan panik yang lebih parah.
Dari sudut pandang analisis teknikal, RSI saat ini sudah memasuki wilayah oversold, dan dalam jangka pendek mungkin terjadi rebound teknikal ke sekitar 89.000 dolar, tetapi tren keseluruhan tetap lemah. Sebelum Bitcoin mampu kembali ke atas 90.000 dolar, kepercayaan pasar sulit pulih secara substantif.
### 4. Melodi sejarah: Apakah 70.000 dolar adalah akhir atau awal?
Satu data menarik adalah puncak pasar bullish besar tahun 2021 yang mencapai 69.000 dolar. Harga saat ini sudah sangat dekat dengan posisi tertinggi sejarah tersebut.
Melihat siklus sejarah Bitcoin, setiap kali mendekati level tertinggi sebelumnya, pasar cenderung mengalami gejolak hebat—ini adalah pertarungan antara para pengambil keuntungan dan masuknya dana baru. Tapi berbeda dari sebelumnya, struktur pasar saat ini telah mengalami perubahan fundamental:
- **Kedalaman institusional**: Pembelian berkelanjutan oleh institusi seperti Strategy dan BlackRock mengubah distribusi kepemilikan.
- **Arus dana ETF**: ETF Bitcoin fisik kini menjadi penstabil harga yang penting.
- **Lingkungan makro yang kompleks**: Kebijakan suku bunga Federal Reserve, konflik geopolitik, dan risiko resesi global saling berinteraksi.
### 5. Pelajaran untuk investor: Mencari peluang di tengah kepanikan
Dalam kondisi ekstrem seperti ini, keputusan emosional seringkali menjadi biaya terbesar.
- **Bagi pemilik**: Jika Anda percaya pada nilai jangka panjang Bitcoin, fluktuasi saat ini hanyalah bagian kecil dari perjalanan panjang. Strategi menambah posisi secara terus-menerus sebenarnya adalah penerapan filosofi "teman waktu" (time’s friend).
- **Bagi yang menunggu**: Saran dari Placeholder VC patut dipertimbangkan—pergerakan jangka pendek bukan fokus utama. Jika harga rebound, pegang dan lakukan diversifikasi secara bertahap. Jika terjadi koreksi dalam, anggap sebagai peluang untuk menambah Bitcoin dan aset kripto berkualitas.
- **Bagi trader leverage**: Saat volatilitas meningkat, kurangi leverage dan tetapkan stop-loss yang ketat adalah aturan utama bertahan hidup. Sejarah berulang kali membuktikan bahwa margin call sering terjadi sebelum saat paling gelap.
Pasar selalu memberi penghargaan kepada mereka yang tetap rasional saat orang lain panik. Bitcoin di angka 75.000 dolar adalah akhir dari pasar bullish atau awal siklus baru? Jawabannya mungkin baru akan terungkap beberapa bulan lagi. Tapi yang pasti, setiap kondisi ekstrem adalah ujian terhadap pemahaman dan ketahanan mental investor.
Bagaimana pandangan Anda tentang penurunan tajam ini? Di mana Anda memperkirakan dasar harga Bitcoin? Bagikan pendapat Anda di kolom komentar—ikuti, like, bagikan, dan tinggalkan pesan, mari kita saksikan bersama momen bersejarah berikutnya dari pasar kripto!
**Disclaimer**: Artikel ini hanya untuk berbagi informasi dan tidak merupakan saran investasi. Investasi dalam mata uang kripto memiliki risiko tinggi, lakukan penilaian secara mandiri sesuai kondisi Anda.