Ketika Keberuntungan Berbalik Menjadi Kehancuran: Pemenang Lotere yang Kehilangan Segalanya

Mimpi memenangkan lotre memikat jutaan orang, namun kenyataannya bagi banyak pemenang jackpot menjadi kisah peringatan. Mereka yang beruntung menjadi pemenang lotre yang kehilangan semuanya berbagi benang merah: kekayaan mendadak tanpa perencanaan yang memadai mengubah mimpi menjadi mimpi buruk. Menurut Mega Millions, peluang menang adalah satu dalam 302.575.350—namun bagi para pemenang langka tersebut, taruhan nyata dimulai setelah mereka mengklaim hadiah mereka.

Pilihan yang Mengubah Segalanya

Ketika pemenang lotre mengklaim jackpot mereka, mereka menghadapi keputusan penting: menerima uang tunai sekaligus atau menerima cicilan tahunan. Sementara pembayaran tahunan dirancang untuk mempertahankan daya beli selama periode inflasi, sebagian besar klaim cenderung memilih pembayaran langsung, memungkinkan mereka untuk berinvestasi segera. Masalahnya? Tanpa disiplin keuangan, akses instan ke jutaan dolar menjadi bom waktu keuangan.

Kisah Kekayaan Mendadak, Keruntuhan Cepat

Kisah mereka yang menyia-nyiakan kekayaan mereka mengungkap pola yang dapat diprediksi: berlebihan dan pengambilan keputusan yang buruk. Pada tahun 2005, Lara dan Roger Griffiths mengklaim $2,76 juta, langsung menginvestasikan dalam rumah mewah, kendaraan kelas atas, dan liburan mewah. Namun malapetaka menimpa ketika kebakaran besar memaksa mereka membangun kembali rumah mereka dari awal. Keuangan mereka yang sudah tipis memburuk, dan Roger meninggalkan pernikahannya untuk wanita lain tak lama setelahnya, meninggalkan Lara tenggelam dalam utang pembangunan kembali.

Demikian pula, ketika Bud Post memenangkan $16,2 juta pada tahun 1988, dia mengarahkan dana tersebut ke bisnis keluarga—mengumpulkan utang sebesar $1 juta dalam satu tahun. Masalahnya bertambah ketika mantan pacarnya menuntut sepertiga dari kemenangan, dan saudaranya sendiri ditangkap karena mencoba menyewa seseorang untuk membunuhnya. Refleksi Post tentang pengalamannya menjadi legenda: “Saya berharap itu tidak pernah terjadi. Itu benar-benar mimpi buruk… Saya jauh lebih bahagia saat saya bangkrut.”

Kemenangan Sharon Tirabassi sebesar $10 juta (2004) menguap melalui kombinasi pengeluaran sembrono: properti mewah, pakaian desainer, pesta sering, perjalanan eksotis, dan pinjaman besar kepada kerabat. Dalam satu dekade, dia kembali miskin, bekerja paruh waktu dan menggunakan transportasi umum. Setidaknya dia menunjukkan wawasan dengan mendirikan dana trust untuk anak-anaknya.

Ketika Kecanduan Menguasai Kekayaan

Beberapa pemenang lotre yang kehilangan semuanya menjadi korban kebiasaan buruk daripada keputusan bisnis yang buruk. Evelyn Adams memenangkan lotre dua kali berturut-turut selama tahun 1980-an, mengumpulkan lebih dari $5 juta. Dia menghabiskan seluruh kekayaannya di kasino Atlantic City, menjadi contoh peringatan tentang kecanduan yang mengalahkan akal sehat. Sementara itu, Michael Carroll—yang baru berusia 19 tahun saat memenangkan $15 juta dalam lotre Inggris (2002)—menghamburkan kekayaannya yang terkorupsi untuk pesta, narkoba, pelacur, dan kendaraan mewah sebelum akhirnya kembali menjadi petugas kebersihan.

Pengkhianatan dan Konsekuensi Hukum

Beberapa pemenang lotre mengalami konsekuensi yang jauh lebih gelap daripada kehancuran keuangan. Ibi Roncaioli memenangkan $5 juta pada tahun 1991 tetapi membuat kesalahan yang menghancurkan: dia mendistribusikan bagian besar kepada keluarga dan teman tanpa berkonsultasi dengan suaminya. Ketika dia mengetahui uang tersebut digunakan untuk membiayai anak rahasia dari hubungan lain, tragedi pun terjadi—suaminya meracuni dia dan dihukum karena pembunuhan tidak sengaja. Dia kemudian menuntut keluarganya untuk menanggung biaya pemakaman.

Pola Universal

Kasus-kasus ini mengungkap tema yang konsisten: kurangnya literasi keuangan, konflik keluarga, penyalahgunaan zat, masalah hukum, dan ketidakmampuan menunda kepuasan. Tragedi ini melampaui geografis dan waktu—dari Atlantic City tahun 1980-an hingga ruang lotre Inggris tahun 2002, hasilnya tetap brutal dan konsisten.

Penawaran lotre modern seperti Powerball dan Mega Millions terus menghasilkan jackpot miliaran dolar (2023 melihat empat hadiah di atas $1 miliar), namun setiap keberuntungan baru tampaknya ditakdirkan untuk mengulangi sejarah. Pelajaran mendasar tetap sama: pemenang lotre yang kehilangan semuanya bukan karena kekayaan itu sendiri beracun, tetapi karena kekayaan mendadak tanpa kebijaksanaan, perencanaan, dan pengendalian akhirnya merusak keamanan finansial—tak peduli seberapa besar awalnya.

Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
0/400
Tidak ada komentar
  • Sematkan

Perdagangkan Kripto Di Mana Saja Kapan Saja
qrCode
Pindai untuk mengunduh aplikasi Gate
Komunitas
Bahasa Indonesia
  • 简体中文
  • English
  • Tiếng Việt
  • 繁體中文
  • Español
  • Русский
  • Français (Afrique)
  • Português (Portugal)
  • Bahasa Indonesia
  • 日本語
  • بالعربية
  • Українська
  • Português (Brasil)