Guncangan geopolitik mengguncang pasar kripto: minyak, konflik, dan aset berisiko

Pasar cryptocurrency sedang mengalami gelombang penjualan akibat meningkatnya ketegangan di Timur Tengah dan lonjakan tajam harga energi. Ledakan akhir pekan cepat menghilang saat pasar keuangan tradisional dibuka pada hari Senin, menularkan impuls ketidakpastian ke sektor aset digital yang diperdagangkan sebagai instrumen risiko murni dalam kondisi ketidakstabilan global yang meningkat.

Bitcoin dan Altcoin utama mundur akibat penyesuaian risiko

Bitcoin kehilangan sebagian besar kenaikan akhir pekannya, turun sekitar 1% ke sekitar $66.700 pada perdagangan awal Senin. Pemulihan harga berikutnya membawa aset ini ke level saat ini $70.520, namun tren mingguan tetap negatif dengan penurunan 6,83%.

Kryptocurrency besar lainnya menunjukkan hasil yang lebih buruk. Ethereum turun 2,5% ke $1.967 saat kejutan, dan Solana, yang paling sensitif terhadap volatilitas, kehilangan 4,1% ke $84. XRP turun 3,6% ke $1,36. Dalam minggu terakhir, Solana memimpin kerugian di antara aset teratas dengan minus 8,1%. Harga saat ini menunjukkan pemulihan parsial: ETH diperdagangkan di $2.140 (+3,43% dalam 24 jam), SOL di $90,37 (+4,06%), XRP di $1,41 (+1,65%).

Minyak, Selat Ormuz, dan transmisi kejutan ke pasar cryptocurrency

Penyebab utama ketidakstabilan adalah lonjakan harga minyak — Brent crude melonjak 13% saat pembukaan pasar, lalu stabil dengan kenaikan 6,4%, yang merupakan lonjakan harian terbesar sejak invasi Rusia ke Ukraina pada 2022. Penutupan Selat Ormuz, yang mengangkut sekitar seperlima produksi minyak dunia, menimbulkan risiko serius kekurangan energi.

Memahami mengapa minyak begitu penting bagi pasar cryptocurrency memerlukan analisis mekanisme transmisi kejutan. Kenaikan biaya energi langsung diubah menjadi ekspektasi inflasi, memaksa Federal Reserve menunda rencana penurunan suku bunga. Suku bunga yang lebih tinggi berarti penguatan kondisi likuiditas di pasar — modal menjadi lebih mahal, dan aset risiko seperti cryptocurrency mengalami tekanan meningkat saat beralih ke penempatan dana yang lebih hati-hati.

Secara paralel, saham dan futures juga merasakan dampaknya. Indeks saham Asia turun 1,4%, futures AS turun 0,7%, sementara aset safe haven, emas, naik ke $5.350 per ounce. Pasar secara umum menunjukkan meningkatnya ketidakpastian, dan cryptocurrency, sebagai kelas aset yang paling volatil, bereaksi sesuai.

Dua skenario: stabilisasi atau memperdalam krisis

Situasi tetap sangat tidak stabil. Pada hari Senin muncul laporan kontradiktif tentang niat pihak-pihak dalam konflik: Wall Street Journal melaporkan adanya sinyal untuk melanjutkan negosiasi, sementara penasihat keamanan nasional Iran, Ali Larijani, menyatakan menolak dialog. Trump sebelumnya menyebutkan bahwa serangan udara akan dilanjutkan sampai tujuan tercapai, meskipun The Atlantic menyebutkan sumber yang menyatakan kesiapan untuk negosiasi dengan pemerintahan Iran yang baru. Ketidakpastian ini sendiri menjadi faktor yang menahan aset dari kenaikan.

Analis BTSE berpendapat bahwa penurunan mungkin terbatas, mengingat isolasi Iran yang spesifik. Karena Iran sudah lama terputus dari sistem keuangan global, minyaknya sendiri tidak lagi memberi pengaruh sebesar dulu ke pasar dunia. Peningkatan pasokan dari OPEC dan AS mungkin cukup untuk mencegah spiral inflasi jangka panjang.

Namun, skenario optimis ini bergantung pada dua variabel tak diketahui: apakah Selat Ormuz akan tetap tertutup dan seberapa cepat Washington mencapai tujuannya. Jika selat dibuka dalam minggu ini dan negosiasi berkembang positif, harga minyak bisa cepat terkoreksi turun, memungkinkan pasar cryptocurrency menguji kisaran $74.000–$76.000.

Optimisme di ujung ketidakpastian

Terdapat tanda-tanda awal pemulihan setelah Trump mengumumkan jeda lima hari dalam operasi militer terhadap infrastruktur energi Iran. Bitcoin melewati angka psikologis penting di $70.000, mempertahankan sebagian besar rebound-nya. Altcoin, termasuk Ethereum, Solana, dan Dogecoin, melonjak sekitar 5%. Saham perusahaan penambangan kripto naik bersama rally pasar saham secara umum: S&P 500 dan Nasdaq naik sekitar 1,2%.

Namun, pasar cryptocurrency tetap rentan terhadap berita baru tentang perluasan konflik atau gangguan pelayaran. Arah berikutnya dari pergerakan harga akan bergantung pada stabilisasi sektor energi dan sinyal dari jalur diplomatik. Jika ketegangan mulai mereda, pasar bisa mendapatkan dukungan untuk menguji kembali batas atas kisaran. Jika krisis memburuk, harga bisa kembali ke pertengahan $60.000, di mana dukungan yang terkumpul cukup kuat.

BTC-2,67%
ETH-4,48%
SOL-5,44%
XRP-2,96%
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan