Mengapa Circle (CRCL) Tetap Menjadi Roller Coaster Crypto Meskipun Ada Upgrade Analis

Circle (CRCL), penerbit stablecoin di balik USDC, baru saja mendapatkan peningkatan dari suara paling skeptis di Wall Street—tapi jangan harap perjalanan yang mulus. Ed Engel dari Compass Point, yang memegang target harga terendah di antara para analis, mengubah rekomendasinya dari Jual menjadi Netral pada 23 Maret, menyebut perubahan ini sebagai refleksi dari pergeseran sentimen pasar. Namun target barunya sebesar $60 tetap menjadi yang terendah di Wall Street, dan alasan di baliknya mengungkapkan mengapa Circle akan terus berperilaku seperti roller coaster kripto: perusahaan ini lebih diperdagangkan sebagai indikator pasar daripada sebagai fintech independen.

Dari Jual ke Netral—Apa yang Berubah bagi Bear Terbesar Circle?

Peningkatan rekomendasi Engel datang hanya beberapa hari setelah analis Mizuho, Dan Dolev, merevisi pandangannya yang bearish pada akhir Januari, menandakan bahwa banyak kekhawatiran yang sudah dihargai dalam valuasi Circle mulai mereda. Ketika Engel awalnya menurunkan peringkat Circle menjadi Jual pada Juli 2025, dia menyebut kompetisi stablecoin yang sengit sebagai kekhawatiran utamanya. Tapi pasar sudah memperhitungkan sebagian besar risiko ini, kata analis sekarang.

Sahamnya sendiri cukup volatil, turun 7,3% pada 23 Maret dan ditutup di $67,55 sebelum pulih sekitar 1% dalam perdagangan setelah jam pasar. Volatilitas ini mencerminkan ketegangan utama yang diidentifikasi Engel: meskipun disebut penerbit “stablecoin”, keberuntungan Circle tetap sangat bergantung pada pergerakan pasar kripto yang lebih luas.

Engel juga menyoroti potensi faktor pendukung: RUU CLARITY, yang diperkirakan memiliki peluang 60% untuk disahkan pada 2026. Legislasi ini bisa memberikan dasar regulasi yang lebih jelas untuk stablecoin dan berpotensi membuka pertumbuhan baru dalam adopsi USDC. Selain itu, peningkatan tokenisasi saham dan ETF AS di pasar keuangan terdesentralisasi—meskipun tanpa restu regulasi resmi—dapat mengurangi ketergantungan Circle terhadap sentimen kripto.

Masalah 75%—Mengapa USDC Tidak Bisa Lepas dari Siklus Kripto

Inilah kenyataan tidak nyaman di balik perjalanan roller coaster Circle: lebih dari 75% pasokan USDC saat ini digunakan di protokol DeFi berisiko tinggi dan platform perdagangan. Sejak koreksi pasar Oktober 2025, USDC bergerak hampir secara “lockstep” dengan Ether (ETH), menunjukkan korelasi sebesar 0,66 hingga pertengahan 2026. Secara praktis, ini berarti USDC diperdagangkan seperti aset kripto meskipun berlabel stablecoin—dan secara ekstensi, begitu juga saham Circle.

Pada harga pasar saat ini (BTC di $70.44K dan ETH di $2.14K per 24 Maret 2026), pasar kripto tetap rapuh. Analis melihat Circle sebagai investasi siklikal daripada posisi fintech defensif, yang memiliki implikasi harga. Pada valuasi saat ini, Engel berpendapat saham diperdagangkan dengan premi yang tidak mencerminkan kenyataan siklikal ini, menjelaskan mengapa target harga-nya tetap yang terendah di antara analis Wall Street.

Perang Stablecoin Semakin Memanas

Circle menghadapi tekanan kompetitif yang semakin intens dari berbagai pihak. Pasokan USDC telah menurun 9% sejak Desember 2025, dengan stablecoin baru seperti USDH, CASH, dan PYUSD dari PayPal (yang saat ini di $1,00) mendapatkan daya tarik, terutama di Solana (SOL, saat ini $90,16) dan Hyperliquid (HYPE, di $37,54). Platform dan koin alternatif ini sedang memecah pasar stablecoin.

Lebih mengkhawatirkan lagi: raksasa keuangan tradisional mulai masuk ke dalam permainan. JPMorgan, State Street, dan BNY Mellon semuanya meluncurkan “deposit coin” yang berpotensi bersaing langsung dengan USDC di pasar maju. Alternatif yang didukung bank ini memiliki keunggulan kepercayaan institusional dan kejelasan regulasi—keunggulan yang belum dimiliki USDC.

Engel juga memperingatkan bahwa pengeluaran operasional Circle mungkin akan lebih tinggi dari ekspektasi Wall Street pada 2026, karena banyak investasi perusahaan yang saat ini sedang berlangsung kemungkinan tidak akan menghasilkan pendapatan yang berarti dalam waktu dekat. Risiko leverage operasional ini menambah lapisan ketidakpastian pada tesis investasi.

Di Mana Potensi Keuntungan? Regulasi dan Tokenisasi

Meskipun menghadapi hambatan, Engel mengidentifikasi dua potensi perubahan besar. Yang pertama adalah kejelasan regulasi melalui RUU CLARITY, yang dapat menciptakan lingkungan yang lebih menguntungkan bagi stablecoin dan berpotensi mempercepat adopsi USDC. Yang kedua adalah meningkatnya tokenisasi aset tradisional seperti saham dan ETF AS di jaringan blockchain, yang dapat menciptakan kasus penggunaan baru untuk USDC di luar perdagangan spekulatif.

Namun, analis memperingatkan bahwa pendapatan Circle kemungkinan akan tetap sangat bergantung pada aktivitas spekulatif kripto selama bertahun-tahun. Pemisahan yang benar dari siklus kripto yang lebih luas—yang akan mengubah Circle dari investasi siklikal menjadi investasi defensif—masih bisa memakan waktu bertahun-tahun. Sementara itu, perjalanan roller coaster Circle tidak menunjukkan tanda-tanda berhenti, bahkan dengan peningkatan ke Netral.

USDC-0,01%
ETH0,47%
BTC0,91%
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan