Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Pre-IPOs
Buka akses penuh ke IPO saham global
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Cuplikan Podcast Jack Neel mendadak viral setelah menampilkan pernyataan kontroversial dari Professor Jiang Xueqin yang menyebut Bitcoin (BTC) sebagai bagian dari operasi rahasia milik CIA, badan intelijen Amerika Serikat.
Dalam potongan video tersebut, Jiang yang dikenal sebagai edukator asal Kanada lewat kanal Predictive History mengaitkan penciptaan Bitcoin dengan lembaga intelijen Amerika seperti CIA, NSA, dan DARPA melalui analisis teori permainan.
Ia menyoroti kemampuan teknis, pihak yang diuntungkan, serta alasan di balik peluncuran sistem gratis sebagai dasar logika yang menurutnya mengarah pada keterlibatan deep state.
“Kalau dilihat dari semua kemungkinan lewat teori permainan, akhirnya akan mengarah ke aktor besar di balik layar, dan menurutnya itu merujuk pada CIA,” jelas Jiang dalam siniar tersebut, Rabu (15/04).
Namun, banyak analis crypto menilai klaim tersebut tidak sejalan dengan karakter Bitcoin yang bersifat open source, transparan, dan dikembangkan secara kolektif oleh komunitas global bertahun-tahun.
Ketiadaan bukti kuat seperti dokumen resmi atau bocoran internal membuat teori ini dipandang spekulatif, meski tetap ramai dibahas karena popularitas Jiang di kalangan penonton muda.
Jiang sendiri dikenal sebagai seorang ilmuwan yang pernah mengenyam bangku Yale College di AS. Ia juga terkenal akan prediksinya terkait perang Iran-AS sebelum berkecamuk.
Follow untuk berita menarik lainnya.
#GatePreIPOsLaunchesWithSpaceX
#Gate13thAnniversaryLive