Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Pre-IPOs
Buka akses penuh ke IPO saham global
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Kembali muncul perdebatan antara komunitas Cardano dan XRP, dan seperti biasa, Charles Hoskinson menjadi pusat perhatian. Kali ini, pendiri Cardano terlibat dalam diskusi tentang desentralisasi, menanggapi kritik dari kubu Ripple.
Semua dimulai dengan pertanyaan sederhana di media sosial: seberapa besar citra publik Hoskinson sendiri mempengaruhi minat institusional terhadap Cardano? Ada yang bahkan menarik paralel dengan Brad Garlinghouse dari Ripple. Tetapi Charles Hoskinson tidak setuju dengan logika tersebut. Argumennya sederhana: Cardano adalah jaringan yang terdesentralisasi, sehingga nilainya tidak bergantung pada reputasi satu orang, bahkan jika orang tersebut adalah penciptanya.
Diikuti dengan kritik terhadap XRP. Hoskinson menegaskan bahwa dia melihat tanda-tanda jelas sentralisasi dalam ekosistem Ripple, yang menurutnya menciptakan profil risiko yang berbeda sama sekali. Di situlah perbedaan utama antara kedua proyek tersebut.
Pertukaran pendapat ini bukan sekadar pertengkaran lain dalam komunitas kripto. Ini mencerminkan perbedaan yang lebih mendalam tentang bagaimana sistem desentralisasi harus diatur, siapa yang harus mengelolanya, dan bagaimana mereka harus berinteraksi dengan regulator. Partisipasi aktif Hoskinson dalam debat ini hanya memperkuat perhatian terhadap isu kepercayaan dan apa yang benar-benar menarik minat investor institusional ke industri kripto.
Menarik untuk diamati bagaimana narasi ini membentuk persepsi terhadap proyek-proyek tersebut. Bagi sebagian orang, desentralisasi adalah hal utama, bagi yang lain, hanya trik pemasaran. Charles Hoskinson jelas berada di posisi pertama.