Coinbase Mengaktifkan Kembali Perdagangan Setelah Gangguan 4 Jam Akibat AWS

robot
Pembuatan abstrak sedang berlangsung

Coinbase, bursa kripto terkenal, baru-baru ini mengalami gangguan besar, yang menyebabkan mode pasar “Batal Hanya”. Segera setelah mendeteksi downtime parah terkait zona Amazon Web Services (AWS) US-EAST-1, Coinbase mengaktifkan mode “Batal Hanya”. Menurut pengumuman resmi Coinbase di media sosial, semua pesanan istirahat yang ada dibuat dapat dibatalkan selama insiden tersebut. Selain itu, baik pesanan batas maupun pasar sementara dinonaktifkan oleh bursa kripto tersebut. Namun, menurut pembaruan terbaru, semua layanan telah kembali normal setelah hampir 4 jam.

Semua pasar telah diaktifkan kembali untuk perdagangan di Coinbase Exchange.

— Coinbase Support (@CoinbaseSupport) 8 Mei 2026

Gangguan AWS Mendorong Coinbase Mengaktifkan Mode ‘Batal Hanya’

Insiden gangguan Amazon Web Services (AWS) telah mendorong Coinbase untuk mengaktifkan mode “Batal Hanya”. Secara khusus, wilayah AWS US-EAST-1 terdampak oleh insiden tersebut. Jadi, Coinbase menghentikan aktivitas perdagangan seperti biasa sebagai langkah pencegahan. Selain itu, tim Dukungan Coinbase kemudian mengungkapkan bahwa mereka terus bekerja secara bertahap untuk membuka kembali layanan perdagangan dalam waktu dekat.

Karena gangguan layanan, pengguna Coinbase mengalami ketidakmampuan untuk mentransfer dana di platform. Selain itu, beberapa pengguna lain menghadapi layanan yang sangat lambat setelah masalah overheating yang berkaitan dengan infrastruktur AWS, yang menyebabkan gangguan tersebut. Namun, perusahaan telah menjamin keamanan dana para pengguna. Perusahaan juga mengonfirmasi pemeriksaan menyeluruh terhadap masalah tersebut sekaligus berjanji akan memberikan pembaruan tambahan terkait hal ini.

$394M Penurunan Triwulan dan Pengurangan Tenaga Kerja 14% Menambah Kekhawatiran Pasar

Menurut laporan pasar, gangguan tersebut terjadi setelah pengumuman Coinbase tentang keputusan untuk mengurangi tenaga kerja. Secara khusus, Brian Armstrong menegaskan rencana perusahaan untuk mengurangi pekerja sebanyak 14%, sambil merujuk pada meningkatnya adopsi AI dan volatilitas pasar. Selain itu, bursa kripto tersebut mencatat kerugian total hampir $394M selama kuartal pertama tahun ini. Sekarang, menyusul gangguan AWS terbaru, para pelaku pasar secara tajam memantau langkah selanjutnya Coinbase di tengah pembatasan perdagangan.

Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan