Hyundai Motor menyelesaikan uji coba “USDT untuk penyelesaian lintas negara”, transfer di jaringan Avalanche hanya memakan waktu 7 menit

里程碑 besar bagi stablecoin yang melangkah ke aplikasi level perusahaan! Menurut pengumuman resmi dari Tether, raksasa industri global Hyundai Motor Group (Hyundai) berhasil memanfaatkan Tether (USDT) dan blockchain Avalanche untuk menyelesaikan uji coba pertama pemindahan dana perusahaan lintas negara yang benar-benar nyata (POC). Transaksi ini tidak hanya memangkas proses settlement lintas negara yang biasanya memakan waktu berjam-jam menjadi hanya 7 menit, tetapi juga menunjukkan potensi besar teknologi blockchain dalam kepatuhan (compliance) serta efisiensi operasional.
(Pembuka: Uni Eropa berencana merevisi aturan MiCA! atau melonggarkan stablecoin non-UE seperti USDT, serta memperluas batas pasar tokenisasi DLT hingga 100 miliar euro)
(Tambahan latar: premi USDT di India melonjak hingga melewati 10%! Bursa: bukan manipulasi, melainkan ketidakseimbangan penawaran dan permintaan)

Daftar isi artikel

Toggle

  • Tinggalkan perbankan tradisional, selesai settlement USDT lintas negara dalam 7 menit
  • CEO Tether: tonggak kunci yang menjembatani keuangan tradisional
  • Langkah berikutnya: memperkenalkan pengujian USDC untuk mata uang lokal Eropa

Stablecoin melaju dengan kecepatan yang belum pernah terjadi sebelumnya, menembus inti sistem operasional lintas negara perusahaan tradisional dari pasar yang lahir dari kripto.

Pada 13 Juli 2026 menurut waktu Taiwan, penerbit stablecoin terbesar di dunia, Tether, merilis pengumuman penting, yang menyatakan bahwa raksasa industri Korea Hyundai Motor Group (Hyundai) telah berhasil menyelesaikan POC pertama untuk “konsep penyelesaian lintas batas perusahaan”. Uji coba yang bernilai historis ini bukan hanya berjalan di lingkungan nyata, tetapi juga langsung membuka arus dana antara anak usaha Amerika Hyundai Motor America (HMA) dan anak usaha Meksikonya (HMM).

Tinggalkan perbankan tradisional, selesai settlement USDT lintas negara dalam 7 menit

Pengumuman tersebut menyebutkan, uji coba kali ini dilakukan melalui infrastruktur settlement yang teregulasi Axiym, serta dieksekusi di blockchain Avalanche menggunakan Tether USD₮ (USDT). Pada tahap pertama dalam praktiknya, anak usaha Amerika Hyundai terlebih dahulu mengonversi 20.000 dolar AS menjadi USDT, lalu memindahkannya melalui jaringan Avalanche ke anak usaha Meksiko; terakhir, pihak Meksiko mengonversi kembali USDT menjadi dolar AS.

Yang mengesankan, seluruh proses transfer lintas negara dan verifikasi rata-rata hanya memakan waktu 7 menit. Dibandingkan dengan transfer lintas negara via perbankan tradisional yang biasanya menunggu 3 sampai 4 jam bahkan beberapa hari, teknologi blockchain menunjukkan keunggulan efisiensi yang sangat dominan. Selain itu, keseluruhan rancangan kerangka POC kali ini (termasuk tinjauan regulasi, pertimbangan kepatuhan, kerangka akuntansi perpajakan, dan kerangka operasional) dipimpin oleh Hyundai Card yang berada di bawah grup tersebut, menegaskan bahwa perusahaan lintas negara besar sedang menilai kepatuhan infrastruktur blockchain dengan sikap yang sangat ketat.

CEO Tether: tonggak kunci yang menjembatani keuangan tradisional

Keberhasilan uji coba ini dibangun di atas investasi strategis Tether sebelumnya pada Axiym, dengan tujuan menyediakan layanan pemindahan nilai hampir real-time untuk perusahaan. Menanggapi kemajuan besar ini, CEO Tether Paolo Ardoino memberikan penilaian tinggi dalam pernyataannya:

“Stablecoin sedang menjadi bagian kunci dari infrastruktur keuangan global generasi berikutnya. Langkah modern dari Hyundai ini menunjukkan bahwa kebutuhan akan infrastruktur keuangan yang bisa memindahkan nilai lintas batas lebih cepat, lebih efektif, dan lebih transparan terus meningkat. USD₮ membantu menjembatani keuangan tradisional dan infrastruktur blockchain, memberi perusahaan alat baru untuk menyederhanakan settlement dan mengelola operasi global secara efektif.”

Langkah berikutnya: memperkenalkan pengujian USDC untuk mata uang lokal Eropa

Uji coba perdana Hyundai ini, tanpa diragukan, menjadi dorongan kuat bagi pembayaran B2B global serta manajemen dana perusahaan (Treasury). Pihak resmi mengungkapkan, pada rencana tahap berikutnya, grup akan terus mengeksplorasi lebih banyak jalur lintas negara serta settlement langsung dengan mata uang lokal.

Yang lebih menarik, berdasarkan laporan terkait pasar, Hyundai diperkirakan akan memulai POC tahap kedua untuk anak usaha Eropa pada akhir bulan ini. Pada saat itu, diperkirakan akan memperkenalkan stablecoin besar lainnya, Circle dengan USDC, serta Visa, pemimpin pembayaran tradisional, untuk menguji interoperabilitas berbagai mata uang lokal sekaligus efisiensi biaya valuta asing secara menyeluruh. Adopsi global stablecoin untuk level perusahaan, jelas, telah resmi dimulai.

AVAX1,84%
USDC0,01%
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Disematkan