Bitcoin pada awal Januari terus mengalami volatilitas tinggi, dengan harga sempat mendekati level 90.000 dolar AS. Di balik gelombang fluktuasi ini, pasar derivatif sedang mengirimkan sinyal yang patut diperhatikan: tekanan dari posisi short sedang terkumpul. Analis menunjukkan bahwa adanya biaya dana negatif, peningkatan kontrak terbuka, dan leverage tinggi secara bersamaan sedang membangun struktur pasar yang tidak menguntungkan bagi posisi short. Jika sinyal ini memicu rebound, bisa terbentuk kondisi short squeeze yang khas.
Tiga Pergerakan Kunci di Pasar Derivatif
Biaya dana berbalik negatif, kekuatan short mendominasi namun struktur rapuh
Menurut analis Burak Kesmeci, biaya dana perpetual BTC di platform CEX utama telah berbalik menjadi negatif pada level harian (sekitar -0.002 saat ini), ini adalah yang pertama sejak akhir November 2025. Biaya dana negatif berarti kekuatan short mendominasi, tetapi ada detail penting di balik sinyal ini: biaya dana yang terus menerus negatif sementara harga tidak mengalami penembusan mendalam, biasanya menandakan posisi short mulai menjadi rapuh.
Data historis memberikan gambaran. Setelah biaya dana berbalik negatif terakhir kali, Bitcoin pernah rebound dari sekitar 86.000 dolar AS ke kisaran 93.000 dolar AS. Ini menunjukkan bahwa saat biaya dana mencapai nilai ekstrem negatif, pasar biasanya sudah mengumpulkan energi rebound yang cukup.
Kontrak terbuka meningkat, posisi short sedang terkonsentrasi
Sinyal kedua lebih langsung. Saat harga BTC mengalami penurunan baru-baru ini, kontrak terbuka (OI) di pasar futures justru terus meningkat. Kombinasi “penurunan harga disertai peningkatan OI” ini berarti apa? Posisi short baru sedang terkonsentrasi dibangun, bukan posisi long yang keluar dari pasar.
Struktur ini memiliki makna khusus secara teknikal. Begitu harga mengalami rebound, struktur short yang penuh sesak ini sangat rentan memicu penutupan posisi secara kolektif, yang akan memperbesar kenaikan harga. Ini adalah mekanisme pembentukan kondisi short squeeze yang khas.
Leverage naik ke level tertinggi bulan ini, risiko sebagai pemicu
Berdasarkan data CryptoQuant, estimasi leverage BTC telah mencapai level tertinggi dalam hampir sebulan. Dalam lingkungan leverage tinggi, bahkan rebound kecil pun bisa memicu likuidasi berantai. Setelah likuidasi dimulai, posisi short terpaksa membeli BTC untuk menutup posisi, yang selanjutnya mendorong harga lebih tinggi. Struktur risiko ini sangat terlihat di pasar derivatif.
Penilaian Struktur Pasar: Neraca Risiko Mengarah ke Short
Indikator
Kondisi Saat Ini
Referensi Sejarah
Makna
Biaya dana
-0.002 (berbalik negatif)
Pertama kali sejak akhir November 2025
Dominasi short tapi struktur rapuh
Kontrak terbuka
Terus meningkat
Saat harga turun, OI bertambah
Short terkonsentrasi dibangun
Leverage
Naik ke level tertinggi bulan ini
Lingkungan leverage tinggi
Rebound kecil mudah memicu likuidasi
Gabungan ketiga indikator ini menunjukkan bahwa pasar telah mengumpulkan kondisi yang cukup untuk potensi short squeeze. Biaya dana negatif mencerminkan kekuatan short, tetapi struktur short yang penuh sesak dan lingkungan leverage tinggi membuat kekuatan ini menjadi rapuh.
Kondisi dan Ekspektasi Pemicu Rebound
Harga BTC saat ini di sekitar 90.826,60 dolar AS, posisi ini sangat penting untuk memahami arah selanjutnya. Analisis menunjukkan bahwa rebound bukanlah hal yang pasti, melainkan membutuhkan faktor pendorong yang jelas. Kondisi pemicu yang mungkin meliputi:
Permintaan spot yang kembali menguat (institusi atau pembelian besar)
Katalis makroekonomi yang positif (kebijakan, data ekonomi, dll)
Jika kondisi ini terpenuhi, likuidasi berantai dalam lingkungan leverage tinggi bisa dengan cepat memperbesar kenaikan harga. Data historis menunjukkan bahwa sinyal serupa biasanya menghasilkan rebound sebesar 5-10% atau lebih.
Kesimpulan
Tiga sinyal pergerakan di pasar derivatif sedang membangun struktur yang tidak menguntungkan bagi posisi short. Biaya dana negatif, peningkatan kontrak terbuka, dan leverage tinggi secara bersamaan menunjukkan bahwa pasar telah mengumpulkan energi rebound yang cukup. Meski rebound bukan hal yang pasti dan membutuhkan pemicu yang jelas, neraca risiko pasar BTC saat ini secara bertahap condong ke sisi short. Bagi trader, hal utama adalah memperhatikan apakah ada faktor pendorong yang jelas dan bagaimana posisi harga di sekitar 90.000 dolar AS bertahan. Jika support tetap kokoh dan ada katalis positif, risiko rebound cepat memang patut diwaspadai.
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Tiga data sinkronisasi yang tidak normal, tekanan jual Bitcoin semakin menumpuk, BTC mungkin mengalami rebound tajam
Bitcoin pada awal Januari terus mengalami volatilitas tinggi, dengan harga sempat mendekati level 90.000 dolar AS. Di balik gelombang fluktuasi ini, pasar derivatif sedang mengirimkan sinyal yang patut diperhatikan: tekanan dari posisi short sedang terkumpul. Analis menunjukkan bahwa adanya biaya dana negatif, peningkatan kontrak terbuka, dan leverage tinggi secara bersamaan sedang membangun struktur pasar yang tidak menguntungkan bagi posisi short. Jika sinyal ini memicu rebound, bisa terbentuk kondisi short squeeze yang khas.
Tiga Pergerakan Kunci di Pasar Derivatif
Biaya dana berbalik negatif, kekuatan short mendominasi namun struktur rapuh
Menurut analis Burak Kesmeci, biaya dana perpetual BTC di platform CEX utama telah berbalik menjadi negatif pada level harian (sekitar -0.002 saat ini), ini adalah yang pertama sejak akhir November 2025. Biaya dana negatif berarti kekuatan short mendominasi, tetapi ada detail penting di balik sinyal ini: biaya dana yang terus menerus negatif sementara harga tidak mengalami penembusan mendalam, biasanya menandakan posisi short mulai menjadi rapuh.
Data historis memberikan gambaran. Setelah biaya dana berbalik negatif terakhir kali, Bitcoin pernah rebound dari sekitar 86.000 dolar AS ke kisaran 93.000 dolar AS. Ini menunjukkan bahwa saat biaya dana mencapai nilai ekstrem negatif, pasar biasanya sudah mengumpulkan energi rebound yang cukup.
Kontrak terbuka meningkat, posisi short sedang terkonsentrasi
Sinyal kedua lebih langsung. Saat harga BTC mengalami penurunan baru-baru ini, kontrak terbuka (OI) di pasar futures justru terus meningkat. Kombinasi “penurunan harga disertai peningkatan OI” ini berarti apa? Posisi short baru sedang terkonsentrasi dibangun, bukan posisi long yang keluar dari pasar.
Struktur ini memiliki makna khusus secara teknikal. Begitu harga mengalami rebound, struktur short yang penuh sesak ini sangat rentan memicu penutupan posisi secara kolektif, yang akan memperbesar kenaikan harga. Ini adalah mekanisme pembentukan kondisi short squeeze yang khas.
Leverage naik ke level tertinggi bulan ini, risiko sebagai pemicu
Berdasarkan data CryptoQuant, estimasi leverage BTC telah mencapai level tertinggi dalam hampir sebulan. Dalam lingkungan leverage tinggi, bahkan rebound kecil pun bisa memicu likuidasi berantai. Setelah likuidasi dimulai, posisi short terpaksa membeli BTC untuk menutup posisi, yang selanjutnya mendorong harga lebih tinggi. Struktur risiko ini sangat terlihat di pasar derivatif.
Penilaian Struktur Pasar: Neraca Risiko Mengarah ke Short
Gabungan ketiga indikator ini menunjukkan bahwa pasar telah mengumpulkan kondisi yang cukup untuk potensi short squeeze. Biaya dana negatif mencerminkan kekuatan short, tetapi struktur short yang penuh sesak dan lingkungan leverage tinggi membuat kekuatan ini menjadi rapuh.
Kondisi dan Ekspektasi Pemicu Rebound
Harga BTC saat ini di sekitar 90.826,60 dolar AS, posisi ini sangat penting untuk memahami arah selanjutnya. Analisis menunjukkan bahwa rebound bukanlah hal yang pasti, melainkan membutuhkan faktor pendorong yang jelas. Kondisi pemicu yang mungkin meliputi:
Jika kondisi ini terpenuhi, likuidasi berantai dalam lingkungan leverage tinggi bisa dengan cepat memperbesar kenaikan harga. Data historis menunjukkan bahwa sinyal serupa biasanya menghasilkan rebound sebesar 5-10% atau lebih.
Kesimpulan
Tiga sinyal pergerakan di pasar derivatif sedang membangun struktur yang tidak menguntungkan bagi posisi short. Biaya dana negatif, peningkatan kontrak terbuka, dan leverage tinggi secara bersamaan menunjukkan bahwa pasar telah mengumpulkan energi rebound yang cukup. Meski rebound bukan hal yang pasti dan membutuhkan pemicu yang jelas, neraca risiko pasar BTC saat ini secara bertahap condong ke sisi short. Bagi trader, hal utama adalah memperhatikan apakah ada faktor pendorong yang jelas dan bagaimana posisi harga di sekitar 90.000 dolar AS bertahan. Jika support tetap kokoh dan ada katalis positif, risiko rebound cepat memang patut diwaspadai.